Diabetes

Diabetes Tipe 1 Bisa Menyerang Anak, Ini Gejala yang Patut Moms Waspadai!

September 13, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Diabetes tidak hanya menyerang orang dewasa saja, tetapi juga dapat terjadi pada anak-anak. Adapun diabetes yang lebih sering menyerang anak-anak adalah diabetes tipe 1. Moms, penyakit ini harus diwaspadai karena si kecil dapat mengalami beberapa gejala.

Meskipun diabetes tipe 1 biasanya lebih sering terjadi pada anak-anak maupun remaja, tetapi kondisi ini juga dapat berkembang pada usia berapapun.

Baca juga: Jangan Terkecoh, Simak 4 Mitos dan Fakta Seputar Penyakit Diabetes

Mengenal diabetes 1 pada anak

Diabetes tipe 1 atau yang juga dikenal dengan diabetes juvenile adalah kondisi di mana tubuh anak tidak lagi memproduksi hormon penting (insulin). Diabetes tipe 1 lebih jarang terjadi jika dibandingkan dengan diabetes tipe 2.

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention, diperkirakan sekitar 5-10 persen penderita diabetes memiliki tipe 1.

Penyebab pasti diabetes tipe 1 belum diketahui, namun diabetes tipe ini dapat disebakan oleh sistem kekebalan tubuh yang biasanya melawan bakteri atau virus secara tidak sengaja menghancurkan sel penghasil insulin di pankreas.

Proses ini dapat berlangsung selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun sebelum gejala muncul. Penyebab lain diabetes tipe 1 pada anak juga dapat termasuk:

  • Genetik
  • Paparan virus dan faktor lingkungan lainnya

Lalu, apa saja gejala diabetes tipe 1 pada anak yang perlu diwaspadai?

Moms, sama seperti penyakit pada umumnya, diabetes tipe 1 juga memiliki beberapa gejala yang harus diperhatikan. Gejala diabetes tipe 1 dapat berkembang hanya dalam waktu beberapa minggu atau bulan.

Beberapa gejala diabetes tipe 1 mirip dengan masalah kesehatan lainnya. Maka dari itu, sebaiknya kunjungilah dokter untuk memastikan gejala yang dialami si kecil.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah gejala diabete tipe 1 pada anak.

1. Rasa haus yang meningkat

Gejala ini merupakan gejala pertama yang sering dialami oleh penderita diabetes. Rasa haus yang meningkat juga dapat dibarengi dengan terlalu sering buang air kecil. Keduanya disebabkan oleh terlalu banyak gula (glukosa) dalam darah.

Ketika anak mengalami diabetes, tubuh tidak dapat menggunakan gula dari makanan dengan benar. Nah, hal ini menyebabkan gula terkumpul di dalam darah. Kadar gula darah yang tinggi memaksa ginjal untuk bekerja telalu keras dalam membuang kelebihan gula.

Karena hal ini dapat membuat anak-anak sering buang air kecil dan kehilangan begitu banyak cairan, mereka dapat merasa lebih haus dan minum lebih banyak untuk menjaga kadar air dalam tubuh tetap normal.

2. Rasa lapar yang ekstrim

Ketika ginjal menggunakan air ekstra untuk mencoba mengencerkan gula dalam aliran darah, sel-sel pada akhirnya dapat kehabisan energi. Nah, hal inilah yang menyebabkan penderita diabetes tipe 1 juga mengalami rasa lapar yang ekstrim.

Meskipun mengalami rasa lapar berlebih, tetapi penderita diabetes tipe 1 kesulitan menjaga berat badan mereka. Mereka bahkan dapat mengalami penurunan berat badan.

3. Kelelahan

Moms, gejala diabetes tipe 1 pada anak yang juga harus diwaspadai adalah kelelahan. Jika anak-anak terus-menerus merasa kelelahan, ini dapat menjadi tanda tubuh mereka mengalami kesulitan mengubah gula dalam aliran darah menjadi energi.

4. Perubahan perilaku

Gejala lain diabetes tipe 1 pada anak adalah perubahan perilaku. Perilaku seperti agresi, kenakalan, dan hiperaktif pada anak yang mengalami diabetes tipe 1, dapat disebabkan oleh kadar gula (glukosa) darah yang tinggi.

Dilansir dari Diabetes in Control, Dr. Fergus J Cameron, yang merupakan salah satu dokter dari Royal Children’s Hospital mengatakan bahwa sangat penting untuk mencoba menormalkan kadar glukosa darah untuk kesehatan jangka panjang serta untuk mengoptimalkan perilaku.

5. Nafas beraroma buah

Nafas beraroma buah adalah gejala diabetes tipe 1 pada anak yang juga harus Moms waspadai. Bau manis dapat berasal dari tubuh yang mencoba untuk melepaskan diri dari kelebihan aseton.

Aseton sendiri adalah sejenis keton, yang mana merupakan produk tubuh yang berguna untuk membakar lemak untuk energi. Jika tubuh tidak memiliki cukup insulin untuk memecah glukosa, memecah lemak adalah pilihan lain yang dapat dilakukan.

Tak hanya itu, nafas beraroma buah juga dapat menjadi tanda potensial ketoasidosis (komplikasi diabetes), dan hal ini merupakan kondisi yang sangat serius.

Moms, diabetes tipe 1 pada anak harus segera diobati. Jika diabetes dibiarkan, ini dapat mengancam jiwa si kecil. Selalu periksakanlah kondisi anak pada dokter. Dokter akan memberikan penanganan lebih lanjut dalam pengobatan diabetes pada anak.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter terkait dengan masalah kesehatan kamu di aplikasi Good Doctor. Dokter terpercaya kami akan membantu dengan layanan 24/7.

Reference

Centers for Disease Control and Prevention (2020). Diakses pada 11 September 2020. Type 1 Diabetes 

Diabetes in Control (2007). Diakses pada 11 September 2020. Sugar Levels Affects Behaviour of Children with Diabetes 

Health Day (2020). ). Diakses pada 11 September 2020. Type 1 Diabetes 

Healthline (2019). Diakses pada 11 September 2020. Diabetes Thirst: The Reason You Feel so Parched 

Healthline (2020). Diakses pada 11 September 2020. The Most Common Symptoms of Type 1 Diabetes in Children 

JDRF. Diakses pada 11 September 2020. Signs of Diabetes in Children 

Kids Health (2018). Diakses pada 11 September 2020. Type 1 Diabetes: What Is It? 

Mayo Clinic (2020). Diakses pada 11 September 2020. Type 1 Diabetes 

Mayo Clinic (2020). Diakses pada 11 September 2020. Type 1 Diabetes in Children 

Timesulin (2014). Diakses pada 11 September 2020. 4 Signs of Diabetes in Kids 

    register-docotr