Menyusui

Moms Wajib Tahu, Apa Itu Post Weaning Depression?

August 27, 2020 | Dewi Nurfitriyana | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Ada berbagai perubahan yang harus dihadapi seorang ibu saat memiliki anak. Bukan hanya fisik, mental juga tidak lepas dari keharusan untuk beradaptasi.

Salah satunya adalah depresi yang muncul setelah masa menyusui usai. Kondisi ini dikenal dengan istilah post weaning depression. Untuk mengenali hal ini lebih jauh, Moms dapat membaca ulasan di bawah ini.

Apa itu post weaning depression?

Menurut Parents, istilah ini dipakai untuk menjelaskan kondisi depresi yang terjadi pada perempuan setelah selesai menyusui. Situasi ini banyak dialami terutama oleh para ibu yang baru memiliki anak untuk kali pertama.

Penyebab terjadinya post weaning depression

Menyusui adalah kesempatan menguatkan ikatan batin antara Moms dan si Kecil. Sayangnya ada kalanya hal ini tidak terjadi semulus yang dibayangkan sebelumnya.

Selain kendala jumlah air susu ibu (ASI) yang tidak sesuai harapan, ternyata proses setelah berhenti menyusui pun bisa mendorong terjadinya depresi.

Adapun dilansir dari Very Well Family, beberapa penyebab terjadinya hal ini adalah:

1. Perubahan hormon

Saat menyusui, tubuh Moms akan menghasilkan hormon oksitosin dalam jumlah banyak. Salah satu fungsi dari hormon ini adalah merangsang munculnya perasaan tenang dan sikap keibuan.

Ketika Moms berhenti menyusui, produksi oksitosin akan menurun drastis dan membuat hormon tubuh jadi tidak seimbang. Inilah yang membuat terjadinya depresi pada seorang ibu selepas menyusui.

2. Kembalinya periode haid

Jika Moms tidak menstruasi selama menyusui, bisa jadi Moms akan segera mengalaminya setelah menyapih si Kecil.

Hal ini juga mendorong terjadinya perubahan hormon yang membuat gejala PMS menjadi semakin kuat, termasuk merasakan gejala-gejala post weaning depression.

3. Merasa kehilangan identitas

Perubahan rutinitas dari menyusui menjadi tidak, sedikit banyak akan mengubah pandangan Moms terhadap diri sendiri. Inilah yang membuat Moms merasakan beberapa gejala dari post weaning depression.

Cara mengatasi post weaning depression

Apabila sudah terlanjur mengalaminya, Moms bisa melakukan beberapa langkah ini untuk mengatasi gejala-gejala post weaning depression:

1. Makan dengan baik dan cukup istirahat

Mengingat tubuh Moms sedang mengalami gejolak hormon, ada baiknya Moms memberikan nutrisi terbaik untuk tubuh.

Makan makanan yang bergizi setiap hari, minum air putih dengan cukup, dan istirahat yang berkualitas juga dapat membantu Moms merasa lebih baik setelah menyapih.

2. Ganti aktivitas menyusui dengan memeluk

Menyusui adalah proses yang membuat hubungan Moms dengan si Kecil semakin lekat. Untuk menggantikannya, Moms bisa mencoba memeluk anak sesering mungkin.

Rutinitas baru ini dipercaya mampu mengisi ruang kosong yang ada di hati Moms selepas menyapih.

3. Mencari bantuan ahli

Terakhir, jika dirasa gejala yang timbul sudah semakin parah, tidak ada salahnya untuk mencari bantuan tenaga ahli untuk mengatasinya. Moms bisa datang ke dokter laktasi atau terapis pada umumnya.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

 

Why New Moms Need to Talk More About Post-Weaning Depression, https://www.verywellfamily.com/post-weaning-depression-4776237 diakses pada 26 Agustus 2020

Post-Weaning Depression Is a Thing, And It’s Time We Start Talking About It https://www.parents.com/baby/breastfeeding/weaning/post-weaning-depression-is-a-thing-and-its-time-we-start-talking-about-it/ diakses pada 26 Agustus 2020

    register-docotr