Kesehatan Anak

Ternyata Ini Hal yang Memicu Amandel Anak Membengkak, Simak Juga Cara Mengatasinya

October 17, 2020 | Arianti Khairina | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Penyakit amandel adalah salah satu yang paling sering menyerang anak-anak. Agar tidak mengalaminya, yuk ketahui beberapa hal berikut ini yang memicu amandel bengkak pada anak. 

Sementara untuk mengatasinya, Moms bisa memilih pengobatan medis maupun alami di rumah.

Baca Juga: Kamu Sakit Tenggorokan, Bisa Jadi Itu Ciri-ciri Radang Amandel

Apa itu amandel? 

Dilansir dari WebMD, penyakit amandel ini adalah terjadinya infeksi di bagian jaringan belakang tenggorokan. 

Amandel ini yang bertindak sebagai filter, menjebak kuman agar tidak bisa masuk ke saluran udara dan menyebabkan infeksi. Mereka juga membuat antibodi untuk melawan infeksi. Tapi terkadang, mereka kewalahan oleh bakteri atau virus. Ini bisa membuatnya bengkak dan meradang.

Bengkaknya amandel ini sering terjadi, terutama pada anak-anak. Itu bisa terjadi sesekali atau berulang kali dalam waktu singkat.

Anak-anak usia 5 – 15 tahun sangat rentan terhadap pembengkakan amandel.

Kenapa bisa begitu? Karena di usia tersebut, amandel anak tengah berperan sangat aktif dalam melawan infeksi. Nah, saat amandel itu sendiri yang justru terinfeksi, ia akan meradang dan bengkak.

Pemicu amandel bengkak

Infeksi bakteri dan virus menyebabkan amandel mengalami pembengkakan. Penyebab umumnya adalah bakteri Streptococcus (strep), yang juga bisa menyebabkan radang tenggorokan.

Tak hanya itu saja ada juga penyebab lainnya seperti: 

  • Adenovirus
  • Virus influenza
  • Virus Epstein-Barr
  • Virus parainfluenza
  • Enterovirus
  • Virus herpes simpleks.

Namun ada juga beberapa hal yang dapat membuat kamu berisiko terkena penyakit amandel: 

1. Usia

Anak-anak cenderung lebih sering terkena penyakit amandel bengkak dibandingkan orang dewasa. Anak-anak yang berusia antara 5 dan 15 tahun pada umumnya terkena penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri. 

2. Paparan kuman

Anak-anak pasti menghabiskan lebih banyak waktu bermain di luar rumah. Oleh sebab itu kamu lebih berhati-hati dan segera membersihkan diri setelah dari luar rumah.

Tujuannya agar tidak menyebarkan berbagai macam bakteri yang dapat memicu adanya infeksi di bagian amandel. 

Baca juga: Hati-hati! Konsumsi Makanan Ini, Bisa Jadi Penyebab Amandel Bengkak

Cara mengobati penyakit amandel 

Demi menyembuhkan penyakit ini pada umumnya orang-orang melakukan 2 cara pengobatan. Kamu bisa mengobatinya dengan melakukan pemeriksaan ke dokter, namun ada juga pengobatan di rumah yang bisa dilakukan. 

1. Pengobatan medis

Jika hasil tes kamu menemukan bakteri, tentu saja sebagai langkah utama akan dilakukan pemberian obat antibiotik. Dokter mungkin memberikan obat ini dalam sekali suntikan atau dalam pil telan selama beberapa hari. Kamu akan mulai merasa lebih baik dalam 2 atau 3 hari, tetapi penting untuk meminum semua obat. 

2. Pengobatan rumahan

Jika kamu terkena virus, antibiotik tidak akan membantu, dan tubuh akan melawan infeksi dengan sendirinya. Sementara itu, kamu juga dapat mencoba pengobatan rumahan lainnya seperti:

Banyaklah beristirahat

Minumlah cairan hangat atau sangat dingin untuk membantu meredakan sakit tenggorokan. Makan makanan yang lembut, seperti bubur. Gunakan vaporizer atau pelembap udara. 

Berkumurlah dengan air garam hangat

Isap tablet hisap dengan benzokain atau obat lain untuk membuat tenggorokan berkurang rasa nyerinya. Kamu bisa mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti asetaminofen atau ibuprofen. 

Operasi tonsilektomi

Amandel adalah bagian penting dari sistem kekebalan, jadi dokter akan berusaha membantu, dia pasti akan menjaganya.

Tetapi jika pembengkakan terus muncul kembali atau tidak kunjung sembuh, atau jika amandel yang membengkak membuat sulit bernapas atau makan, kamu mungkin perlu mengeluarkan amandel. Operasi ini disebut tonsilektomi.

Tonsilektomi dulunya adalah perawatan yang sangat umum. Tapi sekarang, dokter hanya menganjurkan tindakan jika terus kambuh. 

Biasanya, dokter akan menggunakan alat tajam yang disebut pisau bedah untuk mengeluarkan amandel. Tetapi opsi lain tersedia, termasuk laser, gelombang radio, energi ultrasonik, atau elektrokauter untuk menghilangkan amandel yang membesar.

Jika amandel masih terus membesar atau alami pembengkakan, tak ada salahnya segera melakukan pemeriksaan ke dokter ya.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Kidshealth.org (2019) diakses pada 16 Oktober 2020. Tonsillitis
  2. Webmd.com (2020) diakses pada 16 Oktober 2020. Tonsillitis
  3. Familydoctor.org  (2018) diakses pada 16 Oktober 2020. Tonsillitis  
    register-docotr