Kesehatan Anak

Gejala-gejala Tumor Otak pada Anak: Sakit Kepala hingga Masalah Keseimbangan

September 17, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Disaat sel-sel otak tumbuh secara tidak normal, tumor atau massa sel dapat terbentuk. Jika tumor tersebut menekan area tertentu di otak, dampaknya bisa memengaruhi fungsi tubuh. Penyakit tumor otak tak hanya terjadi pada orang dewasa saja, tetapi juga dapat terjadi pada anak-anak.

Tumor otak pada anak adalah pertumbuhan sel abnormal yang terjadi di otak anak atau jaringan dan struktur di sekitarnya. Moms, penyakit ini harus diobati sedini mungkin, jika tidak diobati dengan melakukan perawatan yang benar tumor otak dapat mengancam jiwa.

Sama seperti penyakit lainnya, tumor otak pada anak juga memiliki gejala yang harus diwaspadai. Lalu, apa saja gejala tumor otak pada anak? Simak penjelasanya di bawah ini!

Baca juga: Tumor Otak: Jenis, Gejala, dan Penyebabnya yang Perlu Dikenali

Gejala tumor otak pada anak

Penyebab tumor otak sendiri belum diketahui secara pasti, namun peneliti berfikir bahwa tumor otak disebabkan oleh genetik dan faktor lingkungan.

Terdapat jenis tumor otak yang berbeda, beberapa bersifat non-kanker (jinak) dan beberapa lainnya bersifat kanker (ganas).

Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah gejala tumor otak pada anak yang harus diwaspadai:

Sakit kepala

Moms, banyak anak-anak yang mengidap tumor otak mengalami sakit kepala sebelum didiagnosis. Meskipun demikian, anak-anak yang mengalami sakit kepala belum tentu mengidap tumor otak.

Satu hal yang harus diperhatikan adalah sakit kepala yang terjadi semakin parah di pagi hari dan berlangsung secara terus menerus, hal ini harus diwaspadai sebagai gejala tumor otak. Ini dapat terjadi dikarenakan tekanan di otak meningkat saat berbaring dan tumor dapat memperburuknya.

Mual dan muntah

Gejala selanjutnya yang perlu Moms waspadai adalah mual dan muntah. Ada beberapa penyakit yang dapat menyebabkan penderitanya mengalami mual atau bahkan muntah.

Pada kasus yang jarang terjadi, gejala ini dapat disebabkan oleh tumor otak yang menyebabkan peningkatan tekanan di dalam otak. Jika kedua gejala ini terus-menerus terjadi yang disertai dengan sakit kepala yang parah, sebaiknya segeralah periksakan si Kecil pada dokter.

Sering mengantuk

Anak yang mengantuk sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan. Tetapi jika si Kecil merasa lesu atau merasa sangat mengantuk tanpa alasan yang jelas, Moms harus mewaspadai hal ini karena ini dapat menjadi tanda tumor otak.

Perubahan pada indra penglihatan dan pendengaran

Moms, tumor otak pada anak juga dapat memengaruhi penglihatan dan pendengaran pada anak. Tumor yang berada di dekat saraf optik dapat menyebabkan penglihatan kabur, penglihatan ganda, atau kehilangan penghlihatan di bagian tepi.

Tak hanya itu, tumor juga dapat memengaruhi cara anak berkomunikasi. Setiap bagian atau lobus otak bertanggung jawab untuk fungsi yang berbeda, di antaranya adalah untuk berkomunikasi.

Misalnya saja lobus frontal yang terlibat dalam produksi bahasa dan lobus temporal yang bertanggung jawab untuk memahami bahasa. Jika tumor berada pada salah satu bagian tersebut, ini dapat memengaruhi cara berkomunikasi anak.

Perubahan kepribadian

Perubahan kepribadian yang dialami anak sebagai bagian dari pola pengasuhan merupakan hal yang normal. Akan tetapi, pada kasus yang jarang terjadi, hal ini dapat disebabkan oleh tumor otak yang memengaruhi korteks serebral.

Jika anak mengalami perubahan suasana hati maupun perilaku yang bersifat parah, sebaiknya segeralah hubungi dokter.

Masalah keseimbangan

Jika tumor berada di dekat batang otak, ini dapat menyebabkan masalah keseimbangan. Adapun beberapa gejala yang juga harus Moms perhatikan adalah:

  • Balita maupun anak kecil mungkin berhenti berjalan dan mulai merangkak kembali
  • Anak menjadi goyah saat berjalan
  • Anak mungkin dapat tersandung atau jatuh dan perlu untuk berpegangan pada dinding dan tangan

Jika si Kecil mulai mengalami masalah keseimbangan, koordinasi, atau masalah dalam berjalan, Moms harus mewaspadai hal ini dan segeralah hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kejang

Gejala lain yang dapat disebabkan oleh tumor otak adalah kejang. Kejang dapat terjadi jika tumor berada di permukaan otak. Kejang merupakan kondisi yang harus selalu diperiksa secara berkala, maka dari itu sangat penting untuk membawa anak ke dokter jika ia mengalami kejang.

Perubahan ukuran kepala

Ketika bayi masih kecil, tulang tengkoraknya belum menyatu sepenuhnya. Karena tulang-tulang ini masih dapat dibentuk, tumor otak dapat menyebabkan kepala si Kecil tumbuh secara tidak normal.

Jika Moms melihat adanya tonjolan di satu sisi atau perubahan parah lainnya pada bentuk kepala anak, segeralah bawa periksakan ke dokter karena ini dapat menjadi salah satu gejala tumor otak pada anak.

Moms, diagnosis sejak dini pada tumor otak merupakan hal yang penting. Maka dari itu, jika Moms melihat gejala yang sudah disebutkan di atas sebaiknya segeralah kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

John Hopkins Medicine. Diakses pada 16 September 2020. Brain Tumors in Children 8 Warning Signs You Should Know 

Kids Health (2016). Diakses pada 16 September 2020. Brain Tumors 

Mather Hospital Northwell Health. Diakses pada 16 September 2020. 6 Brain Tumor Warning Signs You Should Know 

Mayo Clinic (2020). Diakses pada 16 September 2020. Pediatric Brain Tumors 

The Brain Tumor Charity. Diakses pada 16 September 2020. Balance Problems 

The Brain Tumor Charity. Diakses pada 16 September 2020. Communication Difficulties 

    register-docotr