Kesehatan Anak

Gagap pada Anak: Penyebab dan Solusi Penanganan yang Perlu Diketahui!

September 7, 2020 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Ario W. Pamungkas
feature image

Gagap adalah gangguan bicara yang melibatkan masalah kefasihan dan kelancaran bicara secara normal. Orang yang gagap tahu apa yang ingin dikatakan, namun sulit untuk mengungkapkannya dengan jelas.

Masalah gangguan kefasihan atau gagap ini sering terjadi pada anak kecil sebagai bagian dari belajar berbicara.

Nah, untuk mengetahui lebih lanjut yuk simak penyebab umum dan penanganan terhadap gagap pada anak berikut, Moms!

Baca juga: Saat Siklus Menstruasi Wanita pun Berpotensi Hamil, Yuk Kenali Tanda-Tanda Kamu sedang Berovulasi

Penyebab umum terjadinya gagap pada anak

Anak kecil gagap ketika kemampuan bicara dan bahasa tidak cukup berkembang untuk mengikuti apa yang ingin dikatakan. Namun, terkadang gagap merupakan kondisi kronis yang berlanjut hingga dewasa sehingga dapat berdampak pada harga diri dan interaksi dengan orang lain.

Stroke, cedera otak, traumatis, atau gangguan otak lainnya bisa mengakibatkan bicara lambat atau memiliki jeda sehingga disebut dengan gagap neurogenik.

Gagap bisa juga terjadi ketika memiliki gangguan dalam konteks tekanan emosional. Karena itu, pembicara yang tidak memiliki riwayat gagap bisa mengalami gangguan kefasihan saat gugup atau merasa tertekan.

Beberapa faktor risiko yang mungkin memicu gagap pada anak, meliputi:

Perkembangan masa kecil yang terlambat

Salah satu faktor pemicu gagap pada anak adalah perkembangan masa kecil yang terhambat. Biasanya, anak-anak yang mengalami keterlambatan perkembangan atau masalah bicara lainnya lebih cenderung gagap.

Memiliki riwayat keluarga yang gagap

Selain perkembangan masa kecil yang terlambat, faktor seorang anak bisa mengalami gagap adalah karena memiliki riwayat keluarga yang gagap. Ya, perlu diketahui jika gagap cenderung diturunkan dalam keluarga.

Mengalami stres berlebih

Gagap dapat juga terjadi karena mengalami stres atau tekanan dalam keluarga. Ekspektasi orang tua terlalu tinggi atau adanya tekanan lain bisa memperburuk gagap yang sudah ada sehingga hal ini harus disadari sejak awal.

Bagaimana penanganan tepat terhadap gagap pada anak?

Setelah evaluasi komprehensif oleh ahli wicara , keputusan tentang pendekatan pengobatan terbaik dapat segera dibuat. Terdapat beberapa pendekatan berbeda yang tersedia untuk mengobati gagap pada anak.

Masalah dan kebutuhan individu berbeda-beda sehingga perawatan hanya efektif menyembuhkan beberapa orang.

Perawatan mungkin tidak akan menghilangkan gagap sepenuhnya, namun dapat mengajarkan keterampilan untuk membantu meningkatkan kefasihan berbicara serta mengembangkan komunikasi. Nah, beberapa perawatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah gagap pada anak antara lain:

Terapi bicara

Terapi wicara dapat mengajari anak memperlambat bicara dan belajar memerhatikan saat gagap terjadi. Cara bicara akan diperlambat saat memulai terapi sehingga penderitanya bisa mengembangkan pola bicara yang lebih alami.

Perangkat elektronik

Beberapa perangkat elektronik tersedia untuk membantu meningkatkan kelancaran berbicara. Perangkat elektronik berukuran kecil perlu dikenakan selama aktivitas sehari-hari. Minta ahli patologi wicara bahasa untuk panduan dalam memilih perangkat.

Terapi perilaku kognitif

Jenis psikoterapi ini dapat membantu seseorang yang gagap untuk belajar mengidentifikasi dan mengubah cara berpikir. Hal ini juga bisa mengatasi stres, kecemasan, atau masalah harga diri yang terkait dengan gagap.

Interaksi orang tua dan anak

Keterlibatan orang tua dalam mempraktikkan teknik di rumah di rumah adalah bagian penting dalam membantu anak mengatasi gagap. Ikuti panduan ahli patologi wicara-bicara untuk menentukan pendekatan terbaik.

Baca juga: Awas Happy Hypoxia, Gejala Baru dari Covid-19 yang Mematikan!

Apa yang bisa dilakukan orang tua?

Ada beberapa teknik berbeda untuk mengurangi tekanan pada anak dalam situasi berbicara. Mengulang pertanyaan sebagai komentar bisa menjadi salah satu pendekatan yang efektif. Orang tua juga bisa melakukan hal terbaik mengurangi situasi yang memicu gagap pada anak.

Ketika anak-anak menyadari kegagapannya yang bisa dilakukan adalah terbuka dan membicarakannya dengan cara positif. Jika seorang anak tampaknya tidak menyadari masalahnya, tidak perlu mengungkitnya sampai kamu menemui ahli patologi wicara-bahasa.

Tak hanya itu, beri anak waktu untuk menyelesaikan apa yang ingin dikatakan. Jangan beri tahu anak untuk memperlambat atau memikirkan apa yang ingin dikatakan karena umumnya tidak membantu.


Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Mayo Clinic (2017), diakses pada 4 September 2020. Stuttering
  2. Healthychildren.org (2016), diakses pada 4 September 2020. Stuttering in Toddlers & Preschoolers: What’s Typical, What’s Not?
    register-docotr