Kesehatan Anak

Apakah Anak Ibu Cacingan? Yuk, Kenali Ciri-cirinya Berikut Ini

October 8, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Moms, saat ini cacingan masih menjadi penyakit paling umum yang mengintai anak-anak. Cacing sendiri adalah parasit yang hidup di usus dan mendapatkan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi si kecil.

Mengetahui ciri-ciri anak cacingan merupakan hal yang penting lho Moms. Hal ini berguna agar anak mendapatkan penanganan sejak dini.  

Baca juga: Memahami Stunting: Penyebab hingga Langkah Pencegahannya

Apa saja ciri-ciri anak cacingan?

Moms, ketika cacingan tidak diobati ini dapat menganggu tumbuh kembang anak serta dapat memengaruhi kualitas hidup.

Infeksi parasit usus sendiri merupakan salah satu masalah kesehatan di negara berkembang, khususnya di daerah yang memiliki sanitasi buruk dan tidak memiliki air bersih yang mencukupi.

Ketika infeksi cacing menyerang anak, ini dapat membuat si kecil merasakan gejala yang tidak nyaman lho Moms.

Ciri-ciri anak cacingan dapat diketahui berdasarkan jenis cacing yang menginfeksinya. Agar lebih jelas, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Cacing kremi

Infeksi cacing usus kremi adalah penyakit usus yang sangat umum terjadi pada anak-anak usia sekolah dasar. Cacing kremi merupakan cacing berukuran kecil, tipis, serta berwarna putih yang dapat hidup di usus besar dan rektum manusia.

Cacing kremi sebenarnya tidak berbahaya, pengobatannya pun dapat dengan mudah dilakukan, akan tetapi infeksi cacing ini dapat menyebar dengan mudah.

Cacing kremi dapat masuk ke dalam tubuh si kecil ketika ia menelan telur cacing kremi. Telur ini dapat ditemukan di tangan dan permukaan yang terkontaminasi, seperti seprai, handuk, pakaian, toilet, makanan, peralatan makan dan minum, atau bahkan mainan.

Ciri-ciri anak cacingan akibat cacing kremi

  • Anus terasa gatal, terutama pada malam hari
  • Tidur menjadi terganggu
  • Nafsu makan berkurang
  • Kemerahan di sekitar area bokong

Ciri-ciri yang kurang umum, dapat termasuk:

  • Sakit perut
  • Vulvovaginitis (peradangan pada vagina)
  • Mual dan muntah

Cacing pita

Cacing pita merupakan cacing berbentuk datar yang dapat hidup di saluran perncernaan. Moms, cacing pita dapat masuk ke dalam tubuh ketika si kecil mengonsumsi makanan atau minuman yang terinfeksi cacing atau telurnya.

Ketika masuk ke dalam tubuh, kepala cacing pita menempel pada dinding bagian dalam usus dan memakan makanan yang dicerna si kecil. Kebanyakan anak yang mengalami kondisi ini tidak menyadarinya.

Hal tersebut karena diperlukan waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun untuk munculnya gejala. Ketika gejala muncul, beberapa gejala dapat dirasakan anak yang dapat membuatnya tidak nyaman.

Ciri-ciri anak cacingan akibat cacing pita

  • Mual
  • Diare
  • Sakit perut
  • Penurunan berat badan

Cacing pita yang berada di usus dalam waktu yang lama dapat tumbuh membesar dan menyumbat usus buntu atau organ lain. Hal ini dapat menyebabkan radang usus buntu atau masalah lainnya. Maka dari itu, sangat penting untuk segera mengobati kondisi ini.

Baca juga: Jangan Sembarangan! Kenali Jenis Obat Cacing yang Aman untuk Anak

Cacing gelang

Infeksi cacing selanjutnya yang perlu Moms ketahui adalah infeksi cacing gelang. Telur cacing gelang hidup di tanah yang terkontaminasi oleh kotoran. Telur bisa masuk ke dalam tubuh ketika si kecil mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh telur cacing gelang.

Kebanyakan orang, mengalami infeksi ini karena mereka memasukan tangan yang kotor ke dalam mulut, serta makan buah atau sayuran yang tidak dikupas, dicuci, atau dimasak dengan benar.

Ciri-ciri anak cacingan akibat cacing gelang

  • Sakit perut
  • Batuk
  • Kehilangan nafsu makan
  • Penurunan berat badan
  • Demam
  • Cacing yang terdapat pada feses

Cacing tambang

Infeksi cacing tambang paling umum terjadi di daerah beriklim tropis dan subtropis. Infeksi ini dapat berkambang setelah anak bersentuhan dengan tanah yang terkontaminasi kotoran manusia.

Anak-anak berisiko tinggi terkena infeksi ini karena seringkali bermain tanpa alas kaki, terlebih lagi jika mereka bermain di daerah yang tanahnya tercemar.

Moms, kebanyakan anak yang terinfeksi cacing tambang tidak memiliki ciri-ciri atau gejala. Akan tetapi, jika infeksinya berlangsung lebih lama ini dapat menyebabkan beberapa gejala.

Ciri-ciri anak cacingan akibat cacing tambang

  • Diare
  • Kram perut
  • Ruam kulit yang berwarna merah dan terasa gatal pada area tempat larva masuk
  • Anemia
  • Kehilangan nafsu makan
  • Penurunan berat badan
  • Infeksi kronis dapat menyebabkan gizi buruk

Itulah beberapa informasi mengenai ciri-ciri anak cacingan yang perlu Moms ketahui. Moms, kondisi ini tidak boleh disepelekan, pengobatan dini pada cacingan sangat diperlukan. Maka dari itu, jika si kecil memiliki gejala cacingan sebaiknya segeralah hubungi dokter ya Moms.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Firstcry.com (2019). Diakses pada 06 Oktober 2020. Worm Infection in Babies – Causes, Symptoms & Treatment 

Healthychildren.org (2015). Diakses pada 06 Oktober 2020. Hookworms 

Kids Health (2017). Diakses pada 06 Oktober 2020. Pinworm Infections 

Kids Health (2019). Diakses pada 06 Oktober 2020. Tapeworm 

Kids Health (2019). Diakses pada 06 Oktober 2020. Ascariasis 

Raisingchildren.net.au (2020). Diakses pada 06 Oktober 2020. Worms 

The Royal Children’s Hospital Melbourne (2020). Diakses pada 06 Oktober 2020. Worms 

University of Rochester Medical Center. Diakses pada 06 Oktober 2020. Roundworm Infection in Children 

Webmd (2020). Diakses pada 06 Oktober 2020. Pinworm Infection 

 

    register-docotr