Kesehatan Anak

Catat Moms, Ini Bahaya Minuman Kemasan jika Dikonsumsi Balita dan Anak

August 17, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Minuman kemasan memang selalu menggoda. Rasanya yang manis dan segar membuat minuman ini dikonsumsi oleh banyak orang, termasuk balita dan anak-anak. Namun, ada bahaya yang dapat ditimbulkan oleh minuman kemasan jika dikonsumsi oleh balita maupun anak-anak lho.

Moms, sebelum si kecil ketagihan minuman kemasan, sebaiknya perhatikan dulu yuk apa saja bahaya yang dapat ditimbulkan.

Baca juga: Daftar Makanan Tidak Sehat untuk Anak yang Perlu Moms Perhatikan, Yuk Simak Apa Saja!

Bahaya minuman kemasan bagi balita dan anak-anak

Balita maupun ank-anak cenderung lebih suka untuk mengonsumsi minuman manis atau bahkan soda. Minuman kemasan memang dapat menyegarkan tubuh, terutama jika dikonsumsi saat cuaca panas.

Meskipun demikian jika dikonsumsi terlalu sering, terdapat bahaya yang dapat mengintai balita dan anak-anak.

Dilansir dari berbagai sumber berikut adalah bahaya yang harus Moms waspadai.

1. Menimbulkan berat badan berlebih

Minuman manis dalam kemasan seringnya mengandung kandungan gula yang berlebih. Minuman manis bisanya memiliki energi yang tinggi tetapi sedikit nutrisi untuk tubuh. Jika dikonsumsi secara terus-menerus efeknya dapat menyebabkan penambahan berat badan berlebih.

2. Kerusakan gigi

Balita maupun anak-anak yang mengonsumsi minuman manis dalam kemasan, seperti soda dan jus terlalu sering berisiko mengalami kerusakan gigi.

Anak-anak biasanya minum dengan menggunakan botol susu yang sering menempel di mulut saat dia akan tidur, nah hal ini membuat gula yang terkandung di minuman dapat menempel di gigi dan gusi sehingga menyebabkan kerusakan gigi.

Anak-anak cenderung lebih sering mengonsumsi minuman manis dibandingkan dengan susu, hal ini dapat menyebabkan kurangnya pemenuhan kalsium dalam tubuh untuk pertumbuhan gigi dan tulang, seperti yang dilansir dari Webmd.

Padahal sejatinya kalsium sangat penting bagi tubuh. Untuk menghindari kerusakan gigi, sebaiknya selalu pastikan anak-anak rajin menggosok gigi. Moms juga harus membiasakan menggosok gigi si kecil saat gigi pertama ia tumbuh.

3. Kurangnya nafsu makan

Minuman kemasan dapat menambah energi dalam tubuh serta dapat membuat anak – anak kenyang sehingga menyebabkan mereka tidak mau makan.

Bagi anak-anak yang memiliki nafsu makan yang kurang atau pemilih terhadap makanan, menghentikan atau membatasi minuman manis adalah cara tepat membantu untuk mendorong nafsu makan.

Pada bayi dan balita sendiri, masalah seperti anemia defisiensi besi dan pertumbuhan buruk mungkin saja dapat terjadi jika mengganti ASI, susu formula, atau makanan padat dengan minuman kemasan.

4. Masalah pencernaan

Balita maupun anak-anak mungkin saja mengalami masalah dalam mencerna beberapa gula dalam minuman kemasan. Hal ini dapat menyebabkan mereka diare.

Jika hal itu terjadi, tentu saja dapat memengaruhi pertumbuhan, karena energi dan nutrisi dapat hilang dari tubuh. Akan tetapi, ketika minuman kemasan tidak dikonsumsi oleh anak-anak, permasalahan buang air besar tersebut dapat membaik.

Mengonsumsi minuman kemasan soda secara teratur juga dapat menganggu keseimbangan asam basa lambung, yang mana menciptakan asam berkelanjutan. Ketidakseimbangan asam ini dapat menyebabkan radang lambung dan lapisannya, yang mana dapat menyakitkan.

Baca Juga: 5 Nutrisi Paling Dibutuhkan dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan Anak

Lalu, sebaiknya apa yang harus diminum oleh bayi, balita dan anak-anak?

Dilansir dari The Royal Children’s Hospital Melbourne, ASI merupakan minuman terbaik bagi bayi. Untuk anak-anak yang memiliki usia kurang dari 12 bulan, ASI atau susu formula harus menjadi minuman utama yang mereka konsumsi.

Setelah usia 12 bulan, yakni di mana konsumsi ASI atau susu formula balita berkurang, susu sapi serta air mineral direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh balita.

Susu sapi memiliki kandungan kalsium yang penting untuk tubuh. Tetapi jangan memberikan si kecil susu sapi terlalu banyak ya Moms, karena hal ini dapat membuat anak malas makan karna sudah merasa kenyang dengan minum susu saja.

Untuk perkembangan anak yang sehat, diperlukan setidaknya sekitar 2 cangkir makanan olahan susu setiap harinya, termasuk susu. Sementara balita dan anak yang lebih besar, air mineral adalah minuman yang paling baik. Maka dari itu, sebaiknya perbanyaklah konsumsi air mineral.

Moms, minuman kemasan memiliki efek yang dapat membahayakan balita maupun anak-anak. Agar terhindar dari bahaya tersebut, sebaiknya hindarilah konsumsi minuman kemasan, baik minuman manis maupun soda terhadap si kecil ya Moms.

Agar kesehatan anak tetap terjaga, sebaiknya berikanlah air mineral dibandingkan dengan minuman kemasan pada anak-anak ya Moms!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

The Royal Children’s Hospital Melbourne. Diakses pada 14 Agustus 2020. Why No Sweet Drinks for Children 

Webmd (2007). Diakses pada 14 Agustus 2020. Children and Sweetened Drinks: What’s a Parent Do? 

    register-docotr