Kesehatan Anak

Benarkah Berbahaya Jika Melewatkan Tahap Merangkak Pada Bayi? Ini Faktanya!

November 19, 2020 | Arianti Khairina
feature image

Merangkak merupakan salah satu tahap dalam tumbuh kembang anak. Sebelum belajar berjalan, umumnya anak akan memulainya dengan merangkak terlebih dahulu.

Namun bagaimana jika buah hati melewatkan tahap ini? Apakah perlu dikhawatirkan? 

Apa akibatnya jika bayi melewatkan tahap merangkak? 

Tahap merangkak merupakan salah satu proses yang dilalui dalam tumbuh kembang anak. Tetapi saat ini, sepertinya semakin banyak anak yang melewatkan tahap merangkak. Tentu saja hal itu menjadi perdebatan banyak pihak orang tua. 

Banyak yang bertanya-tanya, apakah sebenarnya tahap merangkak itu begitu penting dan tidak boleh dilewatkan?

Dilansir Integrated Learning Strategies Learning Corner, untuk beberapa anak merangkak sangat penting dan bahkan menjadi hal utama dalam perkembangan awal mereka. 

Ini bisa berarti perbedaan antara mereka yang memegang pensil di sekolah, memiliki kekuatan tubuh bagian atas yang tepat untuk menarik diri dari lantai, atau mendapatkan gerakan lateral yang pada akhirnya dibutuhkan otak untuk membaca, menulis, dan memahami. 

Melansir penjelasan dari laman Integrated Learning Strategies Learning Corner, beberapa bayi yang melewati fase merangkak, hasilnya akan baik-baik saja tanpa masalah.

Sebagai orang tua ada hal yang perlu dipahami bahwa sebagian bayi memiliki kemampuan motorik yang sangat baik, sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk belajar berjalan dengan cara merangkak.

Lain halnya jika tubuh bayi terlihat sangat lemah atau memiliki gerakan yang sangat kaku, sehingga menghalanginya untuk dapat merangkak.

Manfaat merangkak bagi anak

Percaya atau tidak, anak dapat membuat langkah besar setelah belajar dari membangun kekuatan otot dan keterampilan motorik kasar dan halusnya. Berikut adalah beberapa manfaat merangkak saat anak masih kecil:

Manfaat secara fisik

Jika anak melewati tahap merangkak ini manfaat untuk kesehatan fisiknya sangat banyak. Merangkak meningkatkan keterampilan motorik kasar dan halus (gerakan besar dan halus), keseimbangan, koordinasi tangan-mata, dan kekuatan keseluruhan hanyalah beberapa di antaranya. 

Pengembangan dan penyempurnaan keterampilan ini akan membantu anak di kemudian hari dengan aktivitas seperti berlari, melompat, menulis, mengencangkan pakaian, dan melempar bola.

Kekuatan yang mereka bangun juga meningkatkan postur tubuh dan mempersiapkan mereka untuk berjalan.

Manfaat spasial

Siapa yang mengira bahwa merangkak dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah anak? Saat seorang anak bermanuver, mereka menemukan jarak dan penempatan objek. 

Melalui trial and error, mereka juga akan belajar bahwa perlu mengarahkan diri sendiri di sekitar rintangan yang tidak dapat diskalakan atau ditebak. Jadi mereka membuat jalan baru dan dari tahap inilah anak belajar untuk mengembangkan dan menerapkan keterampilan dasar pemecahan masalah.

Manfaat visual

Menemukan jarak dan penempatan objek juga membantu penglihatan anak.

Memeriksa objek yang jauh dan kemudian memfokuskan kembali pada tangan mereka untuk mencapai objek tersebut memaksa mata mereka untuk menyesuaikan dengan jarak yang bervariasi dan mendorong mata untuk bekerja sama. 

Perkembangan ini membantu dengan keterampilan di kemudian hari seperti menangkap, mengemudi, atau menyalin kata-kata dari papan tulis.

Baca juga: Bikin Makin Pintar, Ini Manfaat Belajar Musik untuk Tumbuh Kembang Anak!

Manfaat bagi mental

Pernahkah kamu mendengar otak sisi kanan dan kiri? Nah, agar berfungsi sebaik mungkin, kedua belah pihak ini perlu berkomunikasi penuh satu sama lain dan kemampuan mereka untuk berkomunikasi bukanlah keterampilan bawaan sepenuhnya. 

Ada hal-hal yang harus kita lakukan untuk mendorong kedua sisi ini bekerja sama dan merangkak adalah langkah besar. Gerakan yang diperlukan untuk merangkak menyebabkan kedua sisi otak berinteraksi yang pada gilirannya meningkatkan koordinasi.

Manfaat mental lainnya adalah kepercayaan diri. Seorang anak belajar tentang mengambil risiko dan kegagalan serta kesuksesan yang berasal dari risiko tersebut. Mereka juga belajar membuat keputusan tentang tujuan dan kecepatan, serta kesenangan dalam mencapai tujuan.

Ini adalah manfaat yang mudah untuk disaksikan saat anak-anak tumbuh lebih rumit dan bertekad dalam gerakan mereka. Senyuman dan tepuk tangan setelah meraih mainan atau orang favorit mereka juga tidak merugikan.

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar kesehatan anak? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Ilslearningcorner.com  (2015) diakses pada 18 November 2020. Why Babies Should Not Skip the Crawling Phase
  2. Todaysparent.com (2018) diakses pada 18 November 2020. Why some babies skip the crawling stage 
    register-docotr