Kesehatan Anak

Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan, Ini Penyebab Bayi saat Lahir Tidak Menangis

November 14, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Menangis bisa dikatakan satu aktivitas wajib yang dilakukan bayi saat lahir. Karenanya, wajar kalau kamu khawatir jika bayi saat lahir tidak menangis, karena ada beberapa penyebab yang perlu mendapat penanganan khusus.

Meskipun seiring berjalannya waktu tangisan bayi akan membuat kamu susah tidur, tapi mendengar bayi menangis saat lahir memberikan nilai dan kebahagian tersendiri. Tangisan menjadi satu tanda bahwa bayi hidup saat dilahirkan.

Baca Juga: Memberi Susu Kolostrum Sebelum ASI, Ini Dia Manfaat Luar Biasa yang Diperoleh Bayi

Apa arti tangisan bayi saat dilahirkan?

Selama masa kehamilan, suplai oksigen yang dibutuhkan oleh bayi diberikan langsung di dalam rahim lewat plasenta. Itu sebabnya dalam perkembangan tubuh mereka, paru-paru merupakan organ yang matang terakhir.

Ketika dilahirkan, bayi seperti menyadari bahwa suplai oksigen tidak lagi datang dari plasenta seperti biasa, kondisi ini akan membuat paru-paru mulai bekerja. Mulai bekerjanya paru-paru ini pun ditandai dengan tangisan yang menandakan bayi membutuhkan napas pertama mereka.

Tangisan juga menjadi upaya dari bayi untuk mengeringkan cairan amniotic yang selama ini menyelimuti mereka saat di dalam rahim. Karena saat dilahirkan, cairan ini memang mengering, tapi ada beberapa yang masih tinggal di dalam saluran udara, paru-paru, rongga hidung hingga mulut.

Bagaimana dengan bayi saat lahir tidak menangis, apa penyebabnya?

Sebagaimana yang sudah diterangkan, tangisan merupakan tanda bahwa bayi sedang berupaya bernapas dan menggunakan paru-paru mereka untuk pertama kali. Karenanya apabila bayi saat lahir tidak langsung menangis, maka wajar kalau kamu khawatir.

Faktanya, memang tidak semua bayi menangis pada saat dilahirkan. Lewis First, MD, MS, dalam laman AAP News & Journals menyebut ada kemungkinan bayi tidak menangis namun bernapas ataupun tidak menangis dan tidak bernapas.

Oleh karena itu, bayi yang tidak menangis namun masih bernapas tetap harus diawasi karena bisa saja merupakan tanda kelainan yang serius. Di antaranya:

Apnea

Apnea merupakan jeda pernapasan yang berlangsung selama 20 detik atau lebih lama. Apabila jeda pernapasan berlangsung kurang dari 20 detik tapi bayi menjadi lebih berdebar dan menjadi pucat, itu juga bisa digolongkan sebagai apnea.

Bayi yang saat lahir tidak menangis harus diawasi karena bisa saja itu pertanda dari adanya penyakit ini. Secara umum, beberapa penyebab apnea adalah:

  • Otak yang belum matang
  • Masalah neurologis
  • Penyakit jantung
  • Masalah pada gastrointestinal
  • Infeksi dan masalah genetik.

Asphyxia neonatorum

Kondisi ini juga disebut sebagai newborn asphyxia atau asphyxia yang terjadi pada bayi yang baru lahir. Kondisi ini terjadi karena adanya kegagalan pernapasan di awal-awal kelahiran.

Bayi yang saat lahir tidak menangis bisa saja mengalami kondisi berbahaya ini. Karena menangis adalah tanda bahwa bayi berupaya untuk bernapas, asphyxia neonatorum akan didiagnosis diidap pada bayi yang pernapasannya tidak stabil setelah dilahirkan.

Asphyxia neonatorum dapat menyebabkan kematian bayi, laman healthofchildren.com sendiri mencatat adanya 14,4 kematian per 100.000 kelahiran di Amerika Serikat karena penyakit ini.

Berikut ini adalah beberapa penyebab umum asphyxia neonatorum:

  • Umur ibu saat hamil kurang dari 16 tahun dan lebih dari 40 tahun
  • Mengkonsumsi alkohol dan merokok saat hamil
  • Kelahiran prematur
  • Perawatan prenatal yang tidak paten

Baca Juga: Bukan Cengeng Moms, Tapi Ini Makna Tangisan Bayi

Tindakan dokter pada bayi saat lahir tidak menangis

Tidak selamanya bayi saat lahir tidak menangis menunjukkan adanya masalah kesehatan serius. Karena bisa saja bayi tersebut hanya menjeda tangisan, sementara seluruh bagian tubuh lainnya hadir dengan kondisi yang baik.

Dokter biasanya akan melakukan tindakan tambahan pada bayi yang tidak langsung menangis atau menunjukkan tanda kesehatan yang tidak baik. Di antaranya adalah:

  • Menggunakan pompa pengisap untuk melegakan saluran udara atau sumbatan yang ada dalam saluran pernapasan bayi
  • Menggunakan metode klasik seperti memberikan pukulan di pantat bayi untuk menghadirkan sedikit nyeri dan membuat mereka menangis
  • Melakukan pijatan pada bayi.

Jika seluruh metode itu tidak membuahkan hasil, bayi akan dibawa ke ICU dan memasangkan selang buatan untuk menyuplai oksigen pada bayi. Setelahnya, dokter akan melakukan diagnosis untuk melihat masalah lain yang mengganggu pernapasan bayi.

Demikianlah penjelasan tentang bayi saat lahir tidak menangis yang perlu kamu ketahui. Selalu waspada dan perhatikan kondisi bayi sejak kehamilan, ya!

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar info sehat lainnya? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Firstcry Parenting, diakses 05 November 2020. Your Baby’s First Cry – What Does It Signify?
  2. Healthofchildren, diakses 05 November 2020. Asphyxia neonatorum
  3. AAP News & Journals, diakses 05 November 2020. “Non-crying” Babies at Birth: A Worrisome Sign to Consider
  4. Nationwide Children’s, diakses 05 November 2020. Apnea
    register-docotr