Kesehatan Anak

Balita Sulit BAB? Moms, Ini Lho Penyebab dan Cara Mencegahnya!

August 27, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Moms, seringkali balita mengalami kesulitan buang air besar (BAB). Sebenarnya ini merupakan hal yang umum, namun kondisi tersebut dapat membuat si kecil tidak nyaman. Lantas, apa penyebab anak balita sulit BAB dan adakah tips untuk mencegahnya? Yuk simak di sini!

Konstipasi (sembelit) pada balita terjadi ketika mereka mengeluarkan kotoran keras atau kesulitan dalam BAB. Seorang anak mungkin saja dapat mengalami nyeri saat BAB atau bahkan tidak dapat mengeluarkan kotoran sama sekali setelah mereka berusaha untuk mengeluarkannya.

Baca Juga: BAB dan BAK Kerap Berdarah, Apa Penyebabnya?

Lalu, apa saja faktor penyebab anak balita sulit BAB?

Moms, kondisi ini tidak terjadi begitu saja karena disebabkan oleh beberapa faktor tertentu. Ketika si kecil mengalami kondisi ini, ada baiknya Moms mencari tahu penyebab si kecil sulit BAB.

Mengetahui faktor penyebab sulitnya BAB pada balita, dapat membantu Moms untuk memberikan penanganan yang tepat untuk mengatasi kondisi ini.

Dilansir dari Mayo Clinic, berikut adalah faktor penyebab balita sulit BAB.

1. Sering menahan BAB

Seringnya menahan keinginan untuk BAB merupakan faktor pertama yang dapat menyebabkan sembelit pada balita. Si kecil mungkin saja menahan keinginannya untuk BAB karena mereka takut untuk pergi ke toilet atau tidak ingin beristirahat dari bermain.

Beberapa anak dapat menahan BAB ketika mereka sedang tidak berada di rumah karena mereka merasa tidak nyaman untuk menggunakan toilet umum.

2. Perubahan pola makan

Pola makan yang salah merupakan faktor utama penyebab terjadinya sulit BAB pada balita. Tidak mengonsumsi buah dan sayuran yang kaya akan serat atau tidak tercukupinya asupan cairan dapat menyebabkan mereka mengalami sembelit.

Salah satu waktu yang lebih umum bagi anak-anak untuk mengalami sembelit adalah ketika mereka beralih dari mengonsumsi makanan cair ke makanan padat.

3. Perubahan rutinitas

Moms, perubahan rutinitas juga dapat menjadi faktor terjadinya sembelit pada si kecil lho! Setiap perubahan dalam rutinitas anak, seperti melakukan perjalanan, cuaca panas, atau bahkan stres dapat memengaruhi fungsi usus.

Anak-anak juga lebih mungkin untuk mengalami sembelit saat mereka pertama kali mulai bersekolah di luar rumah.

4. Obat-obatan

Beberapa obat-obatan tertentu  seperti antidepresan atau berbagai obat-obatan lainnya juga dapat menyebakan sembelit.

5. Alergi susu sapi

Selain telur, anak-anak juga lebih rentan mengalami alergi terhadap susu sapi. Alergi susu sapi atau mengonsumsi terlalu banyak produk susu, misalnya saja keju terkadang dapat menyebabkan anak kesulitan untuk BAB.

Jika anak mengalami alergi susu sapi, ada baiknya jika Moms mencari alternatif susu lainnya untuk memenuhi nutrisi si kecil.

Baca juga: Catat! Ini 6 Makanan yang Sering Menyebabkan Alergi

6. Faktor keluarga

Moms, sulitnya buang air besar pada balita ternyata bukan hanya dapat disebabkan beberapa faktor yang sudah disebutkan di atas saja. Tetapi mereka juga dapat mengalami kondisi tersebut karena faktor keluarga.

Anak-anak yang memiliki anggota keluarga yang pernah mengalami sembelit lebih mungkin untuk mengalami sembelit juga. Ini dapat disebabkan karena faktor genetik atau lingkungan bersama.

7. Kondisi medis

Dalam kasus yang jarang, sembelit pada balita juga dapat menunjukkan kelainan anatomi, masalah sistem metabolisme atau pencernaan, atau bahkan kondisi gangguan kesehatan lainnya.

Bagaimana cara mencegah sulit BAB pada balita?

Sulitnya BAB yang terjadi pada balita memang dapat disebabkan oleh beberapa faktor tertentu. Tetapi Moms tidak perlu khawatir, karena tips berikut ini bisa Moms terapkan untuk mencegah sembelit pada si kecil.

Berikan anak makanan berserat tinggi

Menerapkan pola makan pada anak yang kaya akan kandungan serat dapat membantu terbentunya feses yang lembut. Moms dapat memberikan si kecil makanan berserat tinggi, seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, sereal, serta roti dari gandum utuh.

Mendorong anak untuk minum banyak cairan

Memenuhi cairan pada si kecil juga penting dilakukan lho Moms untuk mencegah sembelit. Air mineral memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh, maka dari itu air mineral merupakan pilihan yang paling baik.

Ingatkan anak untuk BAB

Beberapa anak terlalu asik bermain sehingga mereka mengabaikan keinginan untuk buang air besar. Jika hal tersebut sering terjadi, hal ini dapat menyebabkan sembelit. Oleh karenanya, sangat penting untuk mengingatkan si kecil untuk BAB.

Memerhatikan obat-obatan yang dikonsumsi

Jika si kecil mengonsumsi obat-obatan tertentu yang menyebabkan mereka kesulitan buang air besar. Sebaiknya bertanyalah pada dokter mengenai pilihan obat lain.

Moms, itulah beberapa faktor penyebab dan tips mencegah anak balita sulit BAB yang perlu Moms ketahui. Memenuhi asupan gizi si kecil tak hanya dapat mencegahnya dari sembelit saja, tetapi juga dapat membantu menjaga kesehatannya. Maka dari itu, selalu penuhi gizi si kecil ya Moms!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Mayo Clinic (2019). Diakses pada 26 Agustus 2020. Constipation in Children

Medline Plus (2018). Diakses pada 26 Agustus 2020. Constipation in Infant and Children 

    register-docotr