Kesehatan Anak

8 Tips untuk Merangsang Pertumbuhan Rambut Si Kecil yang Mudah dan Alami

November 17, 2020 | Muhammad Hanif S. | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Rambut adalah salah satu bagian tubuh yang memainkan peran penting dalam urusan penampilan, termasuk pada anak. Rambut yang sehat, indah, dan berkilau bisa membuat si Kecil terlihat lebih atraktif. Namun, bagaimana jika pertumbuhan rambut anak sangat lambat?

Tenang, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menstimulasi pertumbuhan rambut si Kecil. Bagaimana caranya? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Tips merangsang pertumbuhan rambut anak

Ada banyak cara yang bisa Moms terapkan untuk merangsang pertumbuhan rambut si Kecil. Mulai dari yang mudah seperti rutin menyisir dan memijat kulit kepala hingga menggunakan bahan-bahan alami bermanfaat seperti minyak kelapa dan lidah buaya.

Berikut delapan tips untuk merangsang pertumbuhan rambut si Kecil yang bisa Moms lakukan:

1. Gunakan minyak kelapa

Moms bisa menggunakan bantuan minyak kelapa untuk menstimulasi pertumbuhan rambut si Kecil. Minyak kelapa kaya akan vitamin E yang merupakan nutrisi dengan sifat antioksidan.

Tak hanya bermanfaat bagi kulit, minyak kelapa juga bisa merangsang pertumbuhan rambut dengan cara meningkatkan sirkulasi darah ke kulit kepala.

Untuk hasil maksimal, oleskan minyak kelapa dengan lembut ke kulit kepala si Kecil beberapa kali dalam seminggu. Biarkan selama 20 menit, lalu bilas dengan air hangat.

Agar terhindar dari paparan zat kimia tambahan, gunakan minyak kelapa organik atau extra-virgin (belum diproses).

2. Sikat, sisir, dan pijat kulit kepala

Menyisir, memijat, dan menyikat dengan lembut kulit kepala si Kecil dapat merangsang pertumbuhan rambutnya. Hal tersebut bisa melonggarkan atau menghilangkan cradle cap atau kerak di kulit kepala anak.

Saat kulit kepala tertutup kerak, pori-pori menjadi terhalang. Akibatnya, pertumbuhan rambut akan terganggu. Selain itu, menyikat juga dapat mendorong sirkulasi darah ke kulit kepala dan folikel.

Moms bisa memadukannya dengan minyak kelapa. Setelah mengoleskan minyak, pijat lembut kulit kepala si Kecil selama beberapa menit.

Baca juga: Kulit Kepala Bayi Berkerak? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

3. Pola makanan sehat

Stimulasi pertumbuhan rambut bisa diberikan dengan memerhatikan asupan makan si Kecil. Hal ini dapat Moms lakukan saat buah hati tercinta mulai memasuki usia 6 bulan. Sediakan makanan yang kaya zat besi, vitamin A, B, dan D, seng, serta protein.

Vitamin A mudah dijumpai pada labu, wortel, dan mangga. Sedangkan vitamin B, terdapat pada kacang-kacangan, daging, telur, kentang, dan biji-bijian.

Pertimbangkan pula memberikan sayuran berdaun hijau, karena kaya akan zat besi yang dapat membantu membawa darah dan oksigen ke folikel.

4. Gunakan handuk yang lembut

Handuk memainkan peran penting dalam proses pertumbuhan rambut si Kecil. Mengutip dari Healthline, kain handuk yang memiliki tekstur keras dan kasar berpotensi merusak folikel muda di bawah lapisan terluar kulit kepala.

Jika folikel rusak, tentu saja ini akan berpengaruh pada proses pertumbuhan rambut. Sebab, folikel merupakan kantong kecil yang berada di lapisan kulit tengah (epidermis) tempat akar rambut berada.

Gunakan handuk bertekstur halus atau lembut setiap kali mengeringkan kulit kepala si Kecil setelah keramas.

5. Rutin keramas

Rutin keramas ternyata bisa membantu mengoptimalkan pertumbuhan rambut si Kecil, lho. Penggunaan sampo khusus anak-anak dapat membantu membersihkan kerak dan sel kulit mati di kepala.

Jika dibiarkan menumpuk, pori-pori akan tertutup sehingga pertumbuhan rambut menjadi terganggu. Cuci rambut si Kecil menggunakan sampo khusus anak-anak yang lembut setiap 2 atau 3 hari.

Jika memungkinkan, gunakan air hangat saat membilas untuk memberi efek menenangkan pada kulit.

6. Gunakan kondisioner

Sama seperti orang dewasa, kondisioner dapat memberi manfaat untuk anak-anak. Kondisioner adalah cairan yang bisa menggantikan kelembapan kulit kepala yang hilang karena penggunaan sampo, serta membantu melindungi dan memperkuat akar rambut.

Oleskan kondisioner ke kulit kepala si Kecil setelah keramas, lalu bilas menggunakan air hangat. Sebelum membeli produknya, pilih kondisioner ramah anak yang lembut.

Kondisioner menjadi sesuatu yang wajib digunakan jika rambut si Kecil bertekstur atau keriting, karena rentan kering.

7. Hindari mengikat rambut

Khusus anak perempuan, kebanyakan orangtua biasanya memilih untuk mengikat atau menguncir rambut si Kecil jika panjangnya telah mencapai bahu. Padahal, hal tersebut dapat merusak folikel, lho.

Mengikat dan menguncir secara kencang dapat menyebabkan rambut tertarik, lalu akarnya lepas dari folikel.

8. Gunakan tanaman lidah buaya

Banyak orang tahu bahwa lidah buaya memiliki khasiat ajaib untuk kulit. Tak hanya itu, aloevera juga bisa digunakan untuk merangsang pertumbuhan rambut.

Lidah buaya mengandung vitamin A, C, dan E, berkontribusi pada pergantian sel dan juga pertumbuhannya. Belum lagi, vitamin B12 dan asam folat yang dimiliki juga dapat mencegah kerontokan.

Moms bisa langsung mengoleskan gel yang terdapat pada tanaman lidah buaya ke permukaan kulit kepala si Kecil. Cara lainnya, campurkan aloevera dengan sampo dan kondisioner untuk hasil yang lebih baik.

Nah, itulah beberapa tips untuk merangsang pertumbuhan rambut si Kecil yang perlu Moms tahu. Moms bisa kombinasikan lebih dari satu cara di atas untuk hasil akhir yang lebih optimal. Selamat mencoba!

Jangan ragu untuk konsultasikan masalah kesehatan si Kecil bersama dokter anak terpercaya melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Healthline, diakses 16 November 2020, 10 Hacks for Baby Hair Growth.
  2. Healthline, diakses 16 November 2020, Aloe Vera for Your Hair: What Are the Benefits?
  3. Firstcry Parenting, diakses 16 November 2020, 10 Tips for Baby Hair Growth.

    register-docotr