Info Parenting

Tips Anak Mau Tidur di Kamarnya Sendiri dan Waktu Tepat Pisah dari Orangtua

November 24, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Memastikan si Kecil tidur dalam kamar yang sama menjadi semacam keharusan bagi orangtua. Hal ini dimaksudkan supaya saat si Kecil terbangun di malam hari, orangtua dapat dengan cepat menenangkannya.

Akan tetapi, kondisi ini tentu tidak bisa berlangsung selamanya. Biar bagaimanapun, anak harus memiliki kamar sendiri dan orangtua harus bisa membuat si Kecil tidur di kamarnya sendiri.

Manfaat anak tidur di kamar terpisah

Pada awalnya, si Kecil memang harus tidur di ruangan yang sama dengan orangtua (tapi bukan di kasur yang sama), hingga setidaknya selama 6 bulan pertama masa kehidupan mereka. 

American Academy of Pediatrics menyebut hal itu bertujuan untuk mengurangi sindrom kematian anak tiba-tiba (sudden infant death syndrome/SIDS) hingga 50 persen. Setiap tahunnya, SIDS dan kematian tiba-tiba saat tidur menimpa 3.500 anak di Amerika Serikat.

Setelah itu, anak harus mulai diajarkan untuk tidur di ruang terpisah. Hal ini karena orangtua bisa mendapatkan tidur yang lebih berkualitas ketika si Kecil berada di ruang yang terpisah.

Hal itu dikonfirmasi sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Developmental Psychology pada 2016 serta penelitian di Israel pada 2017.

Kapan anak harus tidur di kamarnya sendiri?

Sayangnya, belum ada waktu yang pasti mengenai kapan si Kecil harus tidur di ruangannya sendiri. Situs kesehatan keluarga The Bump menyebut kalau waktu terbaik untuk memulai transisi ini biasanya dilakukan saat si Kecil menginjak usia 12 bulan

Dalam laman tersebut, S. Daniel Ganjian, seorang pakar pediatri menyebut kalau ikatan orangtua dengan anak akan semakin menguat ketika anak dibiarkan tidur di kamar orangtua hingga 12 bulan awal kehidupannya.

Meskipun demikian, transisi agar anak mau tidur di kamarnya sendiri bisa dilakukan sebelum itu, lho! Asalkan kamu memerhatikan beberapa hal, mulai dari berkurangnya waktu bangun mereka untuk minta ASI di malam hari hingga kemampuan si Kecil berguling.

Bagaimana cara membuat si Kecil tidur di kamar mereka?

Terkadang, si Kecil tidak mudah untuk diminta tidur sendiri di kamarnya. Mereka bisa saja merengek atau bahkan merangkak kembali ke kasur orangtua sebagai bentuk ketidaksukaan mereka tidur terpisah.

Meskipun demikian, ada beberapa kiat dari situs kesehatan keluarga VeryWellFamily yang bisa kamu terapkan di rumah agar si Kecil mau tidur di kamarnya yaitu:

Buat kamar si Kecil nyaman

Sebelum kamu memaksa si Kecil untuk tidur di ruangan pribadi mereka. Pastikan kamar mereka nyaman, dengan demikian mereka tidak perlu takut akan gelap malam dan tidur menjadi berkualitas.

Lakukan transisi secara perlahan

Menghilangkan kebiasaan lama memang tidak mudah. Karena itu, kamu harus mulai melakukan transisi agar si Kecil mau tidur di kamar yang berbeda.

Caranya, bisa dengan kamu menemani mereka terlebih dahulu di kamar tersebut hingga mereka terlelap. Lakukan ini sampai si Kecil terbiasa untuk tidak ditemani saat tidur.

Ciptakan kebiasaan sebelum tidur yang menyenangkan

Buat momen sebelum tidur menjadi menyenangkan. Misalnya dengan ajak si Kecil mandi air hangat, membacakan cerita dari buku atau sekadar berpelukan di kasur, kegiatan kecil ini bisa membuat si kecil menjadi nyaman di kasur dan kamarnya sendiri.

Tetaplah konsisten

Terkadang si Kecil suka menyelinap kembali ke kamar dan kasur orangtua mereka di malam hari. Namun, hal ini jangan kamu biarkan, tetaplah konsisten larang mereka dan berikan pesan yang jelas kalau mereka harus tidur di kamar sendiri.

Berikan penghargaan 

Memberikan hadiah dan penghargaan atas keberhasilan mereka tidur di kamar sendiri bisa jadi satu hal yang kamu terapkan. Misalnya, dengan berikan apa yang mereka sukai atau sekadar buat kamar menjadi lebih meriah dengan boneka dan mainan baru.

Demikianlah berbagai cara dan kapan waktu yang tepat untuk membuat si Kecil mau tidur sendiri di kamarnya. Memang hal ini tidak mudah, tapi jika kamu bisa membiasakannya, maka si Kecil bisa mandiri di kamarnya.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kami yang sedia 24/7 di Good Doctor, ya! Caranya, buka aplikasi Grab dan pilih fitur Grab Health, atau langsung klik di sini!

Reference
  1. The New York Times, diakses 23 November 2020. How to Move Your Child to a Separate Room
  2. American Psychological Association, diakses 23 November 2020. Sleep arrangements, parent-infant sleep during the first year, and family functioning
  3. Oxford Academy, diakses 23 November 2020. Mother–infant sleep patterns and parental functioning of room-sharing and solitary-sleeping families: a longitudinal study from 3 to 18 months
  4. The Bump, diakses 23 November 2020. How to Transition Baby to His Own Room
  5. American Academy of Pediatrics, diakses 23 November 2020. Safe Sleep: Recommendations
  6. VeryWellFamily, diakses 23 November 2020. How to Get Your Kid to Sleep on Their Own Bed
    register-docotr