Info Parenting

6 Tahap Perkembangan Anak yang Wajib Diketahui Orangtua

September 6, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Ario W. Pamungkas
feature image

Moms, anak-anak berubah dengan cepat saat mereka tumbuh lho. Perubahan ini dapat termasuk bersifat fisik dan kognitif. Hal ini tentu saja memengaruhi cara berpikir anak. Tahap perkembangan anak terjadi secara bertahap, ini merupakan hal penting yang perlu orangtua ketahui.

Anak-anak tumbuh dari bayi hingga menjadi dewasa. Melihat perkembangan anak tentu saja hal yang menyenangkan bagi orangtua. Seiring dengan perkembangan yang terjadi, orangtua harus mengajari anak sesuai dengan usia mereka.

Baca juga: Dukung Perkembangan si Kecil, Moms Harus Terapkan Makanan Sehat Ini untuk Anak

Tahap perkembangan anak

Usia dan tahapan adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan periode penting dalam garis waktu perkembangan manusia. Dalam setiap tahap, pertumbuhan dan perkembangan anak terjadi, ini termasuk perkembangan fisik, intelektual, bahasa, dan sosial-emosional.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah tahap perkembangan anak yang perlu orangtua ketahui.

1. Bayi dan infant (baru lahir-2 tahun)

Selama bulan pertama kehidupannya, bayi yang baru lahir menunjukkan respons otomatis terhadap rangsangan eksternal, misalnya saja mereka akan menoleh ke arah tangan orangtua ketika mereka mengelus pipi bayi.

Bayi baru lahir dapat melihat objek dari dekat, mengenali bau tertentu, tersenyum atau menangis ketika mereka menginginkan sesuatu, serta menggerakkan kepalanya dari sisi ke sisi.

Bayi yang lebih dewasa mengembangkan kemampuan baru dengan cepat di tahun pertama kehidupan mereka. Pada usia 3 hingga 6 bulan, bayi dapat mengontrol gerakan kepalanya dan menyatukan kedua tangannya.

Sedangkan pada usia 6 hingga 9 bulan, bayi dapat duduk tanpa penyangga, mengoceh, dan menanggapi ketika dipanggil namanya. Antara usia 9 hingga 12 bulan, bayi dapat mengambil benda, merangkak, serta berdiri dengan dibantu penyangga.

3. Balita (18 bulan-3 tahun)

Ketika anak membuat langkah pertamanya, fase baru dalam tahap perkembangan anak dimulai. Ini adalah waktu yang sebaiknya digunakan untuk membuat mereka aktif di lingkungannya.

Perkembangan bahasa pun tumbuh secara signifikan, yang dapat membuat mereka belajar mengenai nama benda yang membuat mereka tertarik.

Ini merupakan tahap perkembangan fisik dan intelektual yang pesat. Pada tahap ini, orang tua sebaiknya memberikan dorongan, dukungan, serta bimbingan yang seimbang. Karena, tahap ini orang tua harus mempersiapkan anak untuk memulai sekolah.

4. Prasekolah(3-6 tahun)

Anak-anak prasekolah dapat mempelajari angka, huruf, membaca, serta mempelajari matematika sederhana. Mereka dapat mengembangkan keterampilan motorik, yang membuat mereka tertarik pada seni atau kerajinan tangan.

Pembelajaran yang paling penting pada tahap perkembangan anak ini adalah bermain. Moms, sebaiknya pastikanlah semua permainan itu dapat mendorong perkembangan bahasa, sosial, serta kreativitas anak ya.

Mereka biasanya juga menyukai untuk membuat suatu benda dari barang-barang di sekitar rumah, misalnya saja dari lego atau balok.

5. Usia sekolah (6-12 tahun)

Pada tahap ini mereka mampu untuk melakukan sesuatu, memiliki kepercayaan diri, mandiri, serta bertanggung jawab. Berteman dengan teman sebaya merupakan hal yang penting bagi anak pada usia ini.

Belajar membuat pilihan yang baik serta melatih disiplin pada anak bukanlah sesuatu yang mudah. Maka dari itu, orangtua harus menanamkan kode moral secara bertahap yang bisa dipelajari oleh anak.

Ketika anak mengalami kesulitan dalam belajar, orangtua sebaiknya harus selalu memberikan dukungan dan berikanlah penghargaan ketika mereka berhasil menyelesaikannya. Tak hanya itu, orangtua juga harus mengajari anak untuk belajar dari kesalahan.

6. Remaja (13-18 tahun)

Masa remaja menghadirkan tantangan bagi orangtua serta anak. Pada masa Sekolah Menengah Pertama (SMP), anak-anak akan merasakan perubahan fisik pada mereka. Mereka juga dapat memiliki perilaku pasif-agresif, kesadaran diri, keraguan diri, atau bahkan kepercayaan diri.

Sedangkan masa Sekolah Menengah Atas (SMA), merupakan waktu di mana anak mulai mendefinisikan diri sendiri dan berpikir tentang masa depan. 

Keterampilan sosial mereka juga diasah, dan pada masa ini mereka juga dapat memiliki hubungan yang lebih serius. Moms, selama masa remaja anak-anak membutuhkan orang tua lebih daripada sebelumnya lho.

Lingkungan keluarga yang positif, komunikasi orangtua dengan anak yang terbuka, serta dorongan untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang positif dapat membuat mereka menjalani masa ini dengan mudah.

Itulah tahap perkembangan anak yang perlu orangtua ketahui. Moms, sebaiknya selalu berikanlah dukungan dan ajari mereka hal-hal positif ya, agar anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Child Development Institute. Diakses pada 03 September 2020. The Ages and Stages of Child Development 

Rise. Diakses pada 03 September 2020. What Are The 5 Stages of Child Development 

    register-docotr