Info Parenting

Anak 2 Tahun Idealnya Sudah Bisa Apa Saja? Yuk Moms Simak Perkembangannya

June 23, 2020 | Nanda Hadiyanti | dr. Ario W. Pamungkas
feature image

Ketika anak memasuki usia 2 tahun atau 24 bulan, maka ia masih berada dalam kategori toddler (usia 12 hingga 36 bulan). Meski begitu, sudah banyak perkembangan anak 2 tahun dibandingkan di satu tahun pertama ia dilahirkan.

Beberapa kemampuan yang mengalami perubahan signifikan adalah kemampuan pergerakannya. Jika di satu tahun menuju dua tahun, anak baru mulai belajar melangkah, kini ia sudah berani berjalan lebih jauh.

Selain itu, kemampuan lainnya pun ikut berkembang, termasuk kemampuan bahasa, kemampuan sosial dan juga kognitifnya. Apa saja perkembangan tersebut? Berikut penjelasan selengkapnya tentang perkembangan anak 2 tahun.

Baca juga: Anak Picky Eater? Jangan Khawatir, Ikuti Tips Berikut Ini

Tahapan perkembangan anak 2 tahun yang ideal

Orang tua akan memasuki fase yang menantang, karena si kecil kini lebih berani bereksplorasi. Di usia 2 tahun, toddler biasanya akan mengalami perkembangan seperti berikut:

Keterampilan fisik

Di usia 2 tahun anak sudah berani melakukan banyak gerakan. Seperti berjalan lebih jauh dan juga berjinjit. Si kecil juga sudah bisa diajak melakukan permainan yang membutuhkan gerakan seperti menendang bola.

Di tahap ini si kecil juga akan merasa sudah menguasai keseimbangan dirinya. Sehingga mulai berani melakukan berbagai gerakan seperti berjalan mundur, berdiri dengan satu kaki dan juga berani memanjat barang-barang di rumah.

Keseruan si kecil akan bertambah meski hanya di dalam rumah. Karena di usia ini dia mulai berani mencoba hal yang lebih menantang. Seperti mencoba menaiki tangga atau turun dari tangga rumah.

Aktivitas ini tentunya membutuhkan pengawasan orang tua. Karena anak sedang asyiknya mengeksplor keterampilan motoriknya. Termasuk mengeksplorasi gerakan tangan. Seperti mulai mencoret-coret sesukanya dan bermain permainan yang butuh keterampilan menyusun benda.

Kemampuan bahasa

Si kecil sudah mulai bisa menghubungkan dua kata menjadi satu. Anak juga mulai berbicara dengan cukup jelas sehingga orang tua atau pengasuh mengerti, setidaknya setengah dari yang disampaikan.

Selain itu, anak sudah bisa mengikuti instruksi sederhana. Ia juga suka mengulang kata-kata yang tak sengaja didengarnya dalam percakapan. Hal lain yang biasanya sudah dapat dilakukan adalah mengenali keluarga, mengetahui nama orang tua dan juga saudara kandungnya.

Namun perlu diingat jika setiap anak memiliki kecepatan berbicara yang berbeda-beda. Anak perempuan cenderung lebih cepat lancar berbicara ketimbang anak laki-laki.

Orang tua tidak perlu khawatir dengan kemampuan anak jika tidak sama dengan teman sebayanya. Orang tua dapat membantu mengasah kemampuan bahasanya dengan cara rajin mengajaknya berbicara atau rutin membacakan buku.

Keterampilan sosial

Pada keterampilan sosial, perkembangan anak 2 tahun terlihat dari rasa kemandirian yang mulai tumbuh. Ia mulai nyaman bermain bersama dengan teman-temannya dan hanya diawasi dalam jarak tertentu oleh orang tua.

Anak juga terlihat mampu berbaur dalam kelompok bermain. Mampu berkomunikasi dengan teman sebaya. Sementara pada orang yang lebih dewasa, anak akan memerhatikan dan meniru.

Terkadang anak menirukan cara bicara orang yang lebih dewasa dan mempraktekkannya dengan boneka miliknya. Itulah sebabnya orang tua atau keluarga di sekitarnya perlu berhati-hati dalam bertutur, karena si kecil kini dalam fase suka memerhatikan dan meniru.

Kemampuan kognitif atau kemampuan belajar

Anak mulai tertarik melakukan permainan sederhana. Misalnya menemukan benda-benda tersembunyi. Si kecil juga sudah mengerti konsep bentuk benda sederhana. Serta bisa membedakan warna. Fase ini akan berlanjut pada pengenalan dan pemahaman konsep angka.

Orang tua juga sudah bisa memberikan instruksi menggunakan waktu. Misalkan, “kita akan membaca buku setelah minum susu.” atau “Sebelum tidur kita harus menyikat gigi terlebih dahulu.”

Baca Juga: Berhubungan Seks saat Hamil? Boleh, asal Perhatikan Hal-Hal Penting Ini

Durasi Layar

Di usia 2 tahun, anak-anak dapat belajar melalui beragam program edukasi secara daring atau menggunakan smartphone. Namun, penggunaan gawai tidak boleh melebihi 1 jam dalam sehari.

American Academy of Pediatrics merekomendasikan bahwa para orang tua harus menemani anak menonton (televisi, smartphone, tablet, atau laptop). Disarankan anak-anak untuk tidak menonton dari beragam gawai ini sendirian.

Merasa perkembangan anak 2 tahun tidak maksimal?

Setiap orang tua pasti ingin anaknya mendapatkan yang terbaik, termasuk melihat perkembangan dan pertumbuhannya yang maksimal. Namun seringkali ada hal yang dirasa kurang dan membuat khawatir.

Tentu saja orang tua dapat melakukan konsultasi pada dokter anak. Namun perlu diingat bahwa setiap anak mungkin saja mengalami keterlambatan perkembangan.

Namun jika anak mengalami hal-hal seperti:

  • Belum berjalan dengan lancar
  • Belum bisa merangkai dua atau tiga kata
  • Tidak berminat menirukan orang lain
  • Tidak bisa menangkap atau mengabaikan instruksi sederhana
  • Serta tidak menunjukkan perkembangan keterampilan sama sekali

Orang tua bisa melakukan konsultasi pada dokter. Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan pada si kecil, termasuk pemeriksaan autis pada anak.

Jika memiliki pertanyaan seputar perkembangan anak, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kami melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Mayoclinic.org diakses 18 Juni 2020 Child development: Know what’s ahead 
  2. Webmd diakses 18 Juni 2020 Your Child at 2: Milestones 
  3. Medlineplus diakses 18 Juni 2020 Developmental milestones record – 2 years
    register-docotr