Gizi Anak

Jangan Anggap Sepele, Ini Pentingnya Mengukur LILA (Lingkar Lengan Atas) Anak

December 12, 2020 | Anisya Fitrianti | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Pernahkah Moms mendengar istilah pengukuran LILA untuk si Kecil? LILA merupakan singkatan dari lingkar lengan atas. Pengukuran LILA seringkali dilakukan oleh dokter, perawat atau bahkan langsung oleh para orangtua secara berkala pada anak. 

Pengukuran ini merupakan cara sederahana yang perlu dilakukan untuk memantau tumbuh kembang anak. Lantas apa pentingya mengukur LILA? Ketahui jawabannya lewat ulasan di bawah ini yuk! 

LILA pendeteksi status gizi anak yang mudah dan murah

Mengukur lingkar lengan atas atau LILA adalah salah satu cara yang dapat digunakan untuk menentukan status gizi anak.

Dalam ilmu kedokteran yang disebut antropometri, tolak ukur status gizi kesehatan anak juga dapat dilihat dari usia, berat badan, panjang atau tinggi badan, indeks massa tubuh, hingga tebal lipatan kulit.

Ukuran lingkar lengan atas menggambarkan cadangan lemak keseluruhan dalam tubuh. Besarnya ukuran lingkar lengan atas menunjukkan persediaan lemak tubuh cukup banyak, sebaliknya ukuran yang kecil menunjukkan persediaan lemak sedikit. 

Pengukuran lingkar lengan atas ini dapat menggambarkan apakah anak mengalami kondisi KEP (kurang energi dan protein) atau tidak. Khususnya pada anak berusia bayi hingga balita. 

Dilansir dari Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, kondisi KEP atau Protein Energy Malnutrition (PEM) pada anak tersebut bertalian erat dengan marasmus, kwashiorkor, dan kwashiorkor marasmus (busung lapar). 

Ketiga penyakit tersebut merupakan penyakit yang mengindikasikan gangguan gizi pada tubuh anak dan menjadi masalah kesehatan di Indonesia hingga saat ini.

Dengan melakukan pengukuran LILA, Moms bisa melakukan deteksi dini serta mencegah terjadinya penyakit KEP pada anak. Sehingga tumbuh kembang anak dapat terjaga dan tidak terhambat. 

LILA dianggap sebagai cara yang relatif mudah, cepat, dan murah. Pengukurannya tidak memerlukan data usia anak sehingga cocok digunakan dalam kondisi darurat. 

Baca juga: MPASI Tunggal atau 4 Bintang, Manakah yang Lebih Baik untuk Bayi? 

Cara mengukur LILA 

Untuk mengukur lingkar lengan atas bayi, Moms akan membutuhkan pita khusus pengukur LILA. Pita ini akan dilengkapi indikator warna berupa merah, jingga, kuning dan hijau. 

Pengukuran LILA dengan pita tersebut dilakukan pada lengan kiri atau lengan yang tidak aktif. Titik pengukuran pun harus ditentukan terlebih dahulu yakni pada pertengahan antara pangkal lengan atas dan ujung siku, dalam ukuran sentimeter (cm).

Cara mengukur lingkar lengan atas adalah sebagai berikut:

  • Buatlah posisi bahu dan siku lurus 
  • Ambil titik tengah antara bahu dan siku 
  • Lingkarkan pita LILA pada bagian tengah tersebut
  • Pastikan pita tidak terlalu kencang 
  • Baca hasil pengukuran dengan ketelitian 0,1 cm

Penting diingat, sebelum mengukur lingkar lengan atas, pastikan pita LILA tidak kusut atau sudah dilipat-lipat sehingga permukaannya sudah tidak rata. 

Pengukuran LILA bisa dilakukan di rumah maupun saat berkonsultasi dengan dokter. Moms bisa mendapatkan pita LILA yang sudah sesuai dengan standar Kementerian Kesehatan RI di apotek atau membelinya melalui platform daring. 

Baca juga: Jangan Buru-buru, Ini Rekomendasi Usia yang Tepat untuk Bayi Bisa Minum Air putih

Cara membaca hasil pengukuran LILA

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pita LILA memiliki indikator warna. Mulai dari merah, jingga, kuning dan hijau. Nah, berikut ini adalah cara membaca hasil dari pengukuran pita LILA:

  • Bila hasil pengukuran berwarna merah, artinya si Kecil mengalami malnutrisi parah dan perlu segera ke dokter untuk mendapat perawatan. 
  • Bila hasil pengukuran berwarna jingga, artinya anak mengalami malnutrisi sedang. Kondisi ini juga perlu segera ditangani oleh dokter. 
  • Bila hasil pengukuran berwarna kuning, artinya anak berisiko mengalami malnutrisi di kemudian hari. Segeralah berkonsultasi ke dokter untuk melakukan langkah-langkah pencegahan. 
  • Sementara, bila hasil pengukuran berwarna hijau, artinya anak sudah memiliki kondisi gizi yang baik dan perlu dipertahankan. 

Setelah melakukan pengukuran LILA, tahap selanjutnya adalah melakukan pencatatan. Perhatikan apakah anak mengalami peningkatan atau justru penurunan lingkar lengan atas. Catatan ini juga dapat membantu Moms saat berkonsultasi dengan dokter. 

Bila Moms kesulitan mengukur LILA si Kecil, sebaiknya cobalah minta bantuan dokter. Dengan begitu, Moms juga bisa berkonsultasi soal hasil pengukuran LILA si Kecil. Dokter juga dapat langsung memberikan perawatan atau saran terkait perbaikan gizi yang harus dilakukan pada anak. 

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

   

Reference
  1. Bppsdmk kemenkes. (2017). Diakses pada 2 Desember 2020. Penilaian Status Gizi
  2. Who.Diakses pada 2 Desember 2020.  Arm circumference-for-age
  3. Kemkes.go.id. (2020). Diakses pada 2 Desember 2020.  Infodatin Anak Balita
    register-docotr