Gizi Anak

Moms, Penuhi Nutrisi Berikut untuk Dukung 1.000 Hari Pertama Kehidupan Anak

September 22, 2020 | Putri Prima Soraya
feature image

Moms pasti pernah mendengar 1000 hari pertama kehidupan, periode ini juga sering disebut dengan window of opportunities atau periode emas anak.

Pada periode emas ini terjadi tumbuh kembang anak yang sangat cepat yang tidak terjadi pada periode lainnya. Masa ini sangat memengaruhi perkembangan otak, tubuh, metabolisme, hingga sistem kekebalan anak.

Lalu sebagai orang tua, apa yang bisa kita lakukan untuk memaksimalkan periode emas anak di 1000 hari pertama kehidupan ini? Simak penjelasannya di bawah ya, Moms!

Apa itu 1000 hari pertama kehidupan?

1000 hari pertama kehidupan adalah periode emas anak yang mulai dihitung dari 270 hari di dalam kandungan dan 730 hari setelah ia lahir.

Pada periode emas anak ini, otak bayi sudah mengandung 10 miliar sel dan sel-sel ini berkembang dengan gizi dari ibu. Apabila bayi tidak mendapat cukup nutrisi beresiko mengalami cacat lahir.

Jika bayi menerima nutrisi berlebih dalam 1000 hari pertama, dia berpotensi mengalami obesitas setelah lahir. Tak hanya itu, masalah kesehatan jantung juga sangat mungkin dialami bayi dengan nutrisi berlebih.

Otak bayi terus berkembang setelah dia lahir, terutama selama beberapa tahun pertama kehidupan. Bahkan, otak membuat 700 koneksi saraf per detik dalam tahun pertama. Kemudian  mencapai sekitar 80 persen ukuran otak orang dewasa pada usia dua tahun.

Peran orang tua dalam 1000 hari pertama kehidupan

Moms perlu tahu loh, orang tua memegang peran penting dalam 1000 hari pertama kehidupan buah hati. Salah satu caranya adalah dengan memberikan nutrisi penuh.

Nutrisi yang buruk dalam 1.000 hari pertama dapat menyebabkan kerusakan permanen pada pertumbuhan otak anak, memengaruhi kemampuannya secara akademis hingga dewasa.

Namun, di Indonesia masih banyak anak, yang mengalami kekurangan gizi, Menkes mencatat sebesar 17,9 persen balita mengalami kekurangan gizi. Selain itu juga masalah stunting, sekitar 35 persen anak Indonesia punya tinggi badan yang tidak sesuai dengan berat badannya.

Nutrisi penting untuk golden period 1000 hari pertama kehidupan anak

Kalori dan protein sangat dibutuhkan bayi sejak dalam kandungan maupun setelah lahir. 

Berikut asupan nutrisi yang harus diterima bayi dalam masa 1000 hari pertama kehidupan:

1. Zat besi

Seorang bayi dilahirkan dengan sejumlah zat besi. Namun, secara alami zat besi akan habis di usia 4 sampai 6 bulan. Maka, penting untuk memberi makan makanan bayi yang tinggi zat besi.

Anak – anak yang tidak menerima cukup zat besi di masa 1000 kehidupan pertamanya akan mengalami gangguan perilaku sosial. Dia juga memiliki sifat pemarah, mudah depresi, ketidakmampuan belajar, dan efek samping lainnya.

Tak hanya itu, kekurangan zat besi juga akan menimbulkan efek kognitif yang bertahan hingga dewasa. Oleh karena itu, penting untuk mencukupi asupan zat besi anak pada golden period sejak kehamilan hingga anak berusia dua tahun.

2. Yodium

Yodium sangat penting untuk perkembangan otak anak. Jika anak tidak mendapat asupan yodium yang tercukupi, anak akan mengalami gangguan fungsi otak.

Namun Moms tak perlu khawatir, kebutuhan yodium ini bisa dipenuhi dengan menambahkan garam ke makanan anak.

3. Folat

Folat adalah nutrisi utama saat bayi masih di dalam kandungan hingga ia lahir. Ini diperlukan untuk pembentukan sel otak dan sumsum tulang belakang anak.

Sumber folat dapat ditemukan di sayuran hijau, buah – buahan dan biji – bijian.

4. Asam lemak tak jenuh

Jenis lemak yang tepat untuk masa 1000 hari pertama kehidupan adalah asam lemak tak jenuh.

Nutrisi ini berfungsi untuk meningkatkan kesehatan dan kekebalan otak. Inilah mengapa wanita hamil dianjurkan untuk mengonsumsi ikan segar rendah merkuri selama kehamilan

5. Vitamin

Pembentukan sel serta perkembangan organ di dalam tubuh sangat dipengaruhi asupan vitamin. Meski demikian, kekurangan asupan vitamin jarang menimbulkan masalah kesehatan. 

Adapun, vitamin yang diperlukan anak dalam 1000 hari kehidupan pertama yaitu vitamin A, vitamin B12. Kemudian vitamin B6, vitamin D, dan Vitamin K.

Makanan untuk 1000 hari pertama kehidupan

Selama golden period anak, artinya sejak ia lahir hingga 2 tahun kebutuhan nutrisi mereka harus dicukupi dengan baik.

Berikut rekomendasi makanan untuk 1000 hari pertama kehidupan pada golden period anak:

1. Makanan bernutrisi tinggi untuk bumil

Sejak di dalam kandungan, bayi juga butuh asupan nutrisi. Ya siapa lagi kalau bukan dari ibunya. Apa yang Moms makan turut berpengaruh pada perkembangan bayi.

Jadi sangat penting untuk mengawali 1000 hari pertama kehidupan bayi dengan memilih makanan bernutrisi tinggi untuk ibu hamil.

Moms bisa pelajari apa saja makanan yang baik untuk ibu hamil lewat artikel di bawah ini:

Baca Juga : Ini Daftar Makanan Sehat untuk Kesehatan Ibu Hamil

2. ASI sebagai makanan utama

Bayi sangat disarankan diberikan ASI secara eksklusif sejak lahir hingga minimal 6 bulan lamanya. Dalam hal pertumbuhan otak anak selama periode emas, ASI adalah makanan super utama.

ASI mengandung berbagai nutrisi, faktor pertumbuhan dan hormon yang sangat penting untuk perkembangan dini otak anak.

Kandungan ASI tidak dapat direplikasi dalam formula bayi, manfaatnya terhadap pertumbuhan otak anak selama periode emas tidak tertandingi.

Memberikan ASI tanpa makanan pendamping lainnya selama setidaknya 3 bulan telah meningkatkan perkembangan materi putih di beberapa daerah otak, terkait dengan fungsi eksekutif, perencanaan, fungsi emosional sosial dan bahasa.

3. Makanan Pendamping ASI (MPASI)

Setelah anak menginjak usia 6 bulan, mereka baru boleh diberikan makanan padat. Sangat tidak disarankan memberikan makanan atau minuman apapun selain ASI sebelum anak berusia 6 bulan ya Moms.

Setelah menginjak 6 bulan, anak boleh mulai diberikan Makanan Pendamping ASI atau MPASI.

Pilihan MPASI untuk 1000 hari pertama kehidupan anak ini juga ada banyak ragamnya. Moms bisa pelajari apa saja resep MPASI lewat artikel di bawah ini ya:

Baca Juga : Moms, Tak Perlu Bingung, Ini Inspirasi Menu MPASI 6 Bulan

Tonggak tumbuh kembang anak usia dini

Tumbuh kembang anak usia usia dini yang sehat (sejak lahir hingga 3 tahun) menjadi landasan yang penting bagi kehidupan anak di masa depan.

Mulai dari pencapaian pendidikan, produktivitas ekonomi, kewarganegaraan yang bertanggung jawab, kesehatan seumur hidup, komunitas yang kuat, dan pengasuhan yang berhasil bagi generasi berikutnya. 

CDC mencantumkan tonggak tumbuh kembang umum pada anak kecil bersama dengan rentang usia di mana perubahan ini biasanya terjadi. 

Jika Moms memiliki gambaran kasar tentang apa yang diharapkan dari anak-anak saat mereka mencapai pencapaian ini, Moms akan lebih siap untuk bekerja dengan anak-anak dan mengawasi pertumbuhan yang sehat.

Berikut tonggak tumbuh kembang anak usia dini dikategorikan pada usianya

Anak usia 2–4 ​​bulan:

  • Cobalah untuk melihat orang tua; mulai tersenyum
  • Salin beberapa gerakan dan ekspresi wajah
  • Memutar kepala ke arah suara
  • Melacak gerakan dengan mata mereka
  • Mulai mengoceh
  • Pegang kepala, bisa push up sambil tengkurap

Anak usia 6–9 bulan:

  • Kenali wajah
  • Duduk tanpa dukungan
  • Punya mainan favorit
  • Dapat mengambil benda di antara ibu jari dan jari telunjuk
  • Tarik diri untuk berdiri sambil berpegangan pada benda

Anak usia 1 tahun:

  • Sering malu atau gugup dengan orang asing
  • Gunakan gerakan sederhana; ucapkan “mama” dan “dada”
  • Ikuti petunjuk sederhana seperti, “Ambil mainan itu.”
  • Temukan item tersembunyi dengan mudah
  • Mungkin berdiri atau mengambil beberapa langkah tanpa dukungan

Anak usia 18 bulan:

  • Mulailah bermain dengan menyerahkan sesuatu kepada orang lain
  • Tunjukkan apa yang mereka inginkan
  • Ucapkan beberapa kata
  • Ketahui bagaimana benda biasa (telepon, sendok) digunakan
  • Makan dengan sendok dan minum dengan cangkir

Anak usia 2 tahun:

  • Tunjukkan kegembiraan di sekitar anak-anak lain
  • Ulangi kata atau kalimat yang sering terdengar
  • Mulailah mengurutkan bentuk dan warna
  • Mulailah berlari, memanjat, melempar, dan berjinjit

Anak usia 3 tahun:

  • Tunjukkan berbagai macam emosi
  • Tunjukkan perhatian pada orang lain
  • Ikuti instruksi dengan dua atau tiga langkah
  • Main-main
  • Berpakaian dan buka baju sendiri

Jadi Moms jangan abaikan kebutuhan nutrisi si kecil di golden period perkembangannya agar si kecil jadi anak yang sehat dan juga cerdas, ya. Moms bisa juga bertanya pada dokter anak untuk saran seputar nutrisi yang sesuai untuk anak.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Kementrian Kesehatan (2012). Diakses pada 12/07/20. PENUHI KEBUTUHAN GIZI PADA 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN

Parents (n.d). Diakses pada 12/07/20. Why The First 1,000 Days Really Matter

Thousandday (n.d). Diakses pada 12/07/20. NUTRITION IN THE FIRST 1,000 DAYS

Unicef (n.d). Diakses pada 12/07/20. The first 1,000 days of life: The brain’s window of opportunity

Rasmussen College. Diakses pada 22 September 2020. Early Childhood Development: Understanding the Milestones

    register-docotr