Kesehatan Wanita

6 Penyebab Kanker Payudara yang Perlu Diketahui, Salah Satunya Akibat Radiasi!

September 13, 2020 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Penyebab kanker payudara bisa dikarenakan oleh berbagai faktor, terhadap gaya hidup yang buruk lho! Nah, kanker sendiri muncul ketika perubahan atau disebut juga dengan mutasi terjadi pada gen yang mengatur pertumbuhan sel.

Mutasi inilah yang kemudian membuat sel membelah dan berkembang biak secara tidak terkendali. Untuk mengetahui lebih lengkap, yuk simak berikut beberapa penyebab kanker payudara secara umum.

Baca juga: Alergi Buah: Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasinya yang Tepat

Sel kanker tak terkontrol menyerang jaringan sehat payudara

Dilansir dari Healthline, kanker payudara adalah kanker yang berkembang di sel payudara dan biasanya terbentuk di lobulus atau kelenjar penghasil susu. Selain itu, kanker juga bisa terjadi di jaringan lemak atau jaringan ikat fibrosa di dalam payudara.

Sel kanker yang tidak terkontrol sering menyerang jaringan payudara sehat lainnya sehingga dapat berjalan ke kelenjar getah bening di bawah lengan. Hal ini dikarenakan kelenjar getah bening merupakan jalur utama yang membantu sel kanker berpindah ke bagian tubuh lainnya.

Beberapa penyebab kanker payudara yang perlu diketahui

Penyebab kanker payudara belum bisa dipahami sepenuhnya sehingga sulit untuk mengatakan mengapa seseorang berisiko mengembangkan kanker. Namun, ada beberapa penyebab kanker payudara secara umum, yakni sebagai berikut:

Usia

Risiko seseorang terkena kanker payudara akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Kondisi ini paling sering terjadi pada wanita di atas usia 50 tahun yang telah melalui masa menopause.

Setidaknya, sekitar 8 dari 10 kasus kanker payudara terjadi pada wanita yang berada di usia 50 tahun ke atas. 

Karena itu, semua wanita yang berusia 50 hingga 70 tahun harus di skrining untuk kanker payudara setiap 3 tahun. Wanita di atas usia 70 tahun yang masih memenuhi syarat untuk diskrining bisa mengatur waktu pemeriksaan dengan dokter.

Riwayat keluarga

Jika kamu memiliki kerabat dekat yang pernah menderita kanker payudara atau ovarium, maka berisiko lebih tinggi untuk menderita kanker juga.

Namun, karena kanker payudara ini adalah penyakit yang umum terjadi pada wanita maka kemungkinan besar bisa diderita oleh lebih dari satu anggota keluarga secara kebetulan.

Sebagian besar kasus kanker payudara tidak diturunkan dalam keluarga, tetapi gen yang dikenal sebagai BRCA1 dan BRCA2 bisa meningkatkan risiko terkena kanker.

Karena itu, bicaralah dengan dokter jika kanker payudara atau ovarium terjadi dalam keluarga dan kamu khawatir juga akan mengalaminya.

Pernah menderita kanker payudara sebelumnya

Apabila kamu sebelumnya pernah menderita kanker payudara atau perubahan sel kanker non-invasif dini maka berisiko tinggi menderita kembali di tempat yang sama.

Benjolan payudara jinak tidak berarti kamu menderita kanker, namun jenis benjolan tertentu dapat sedikit meningkatkan risiko terkena kanker payudara.

Beberapa perubahan jinak pada jaringan payudara, seperti sel yang tumbuh tidak normal di saluran atau dalam sel abnormal dapat membuat kanker lebih mungkin terjadi. Nah, jika kanker muncul kembali segera periksakan dengan dokter ahli untuk mencegah masalah kesehatan lebih serius.

Jaringan payudara padat

Payudara sendiri terdiri dari ribuan kelenjar kecil atau lobulus yang menghasilkan susu.

Jaringan kelenjar ini mengandung konsentrasi sel payudara yang lebih tinggi daripada jaringan payudara lainnya, sehingga lebih padat. Nah, wanita dengan jaringan payudara padat mungkin berisiko tinggi terkena kanker karena ada lebih banyak sel.

Jaringan payudara yang padat juga bisa membuat pemindaian atau mammogram menjadi sulit dibaca karena terdapat gumpalan. Wanita yang lebih muda cenderung memiliki payudara lebih padat sehingga harus diwaspadai sejak dini.

Baca juga: Sering Sulit BAB? Ini 5 Jenis Obat Pencahar yang Tersedia di Apotek

Penyebab kanker payudara akibat radiasi

Penyebab kanker payudara lainnya yang perlu kamu ketahui adalah prosedur medis berupa radiasi. Beberapa prosedur medis tertentu yang menggunakan radiasi, seperti sinar-X dan CT Scan dapat sedikit meningkatkan risiko terkena kanker payudara.

Jika kamu akan menjalani radioterapi di area dada untuk Hodgkin limfoma, maka ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan spesialis guna mengurangi risiko terkena kanker payudara.

Biasanya, dokter akan memberikan pilihan lain untuk pemeriksaan payudara salah satunya pemindaian dengan MRI.

Pola hidup yang buruk

Memiliki pola hidup yang buruk menjadi salah satu penyebab kanker payudara, terutama jika sudah menderita obesitas. Hal ini diduga terjadi karena jumlah estrogen dalam tubuh meningkat dan menyebabkan munculnya risiko kanker payudara.

Selain obesitas, mengonsumsi alkohol terlalu sering juga bisa meningkatkan risiko terkena kanker payudara. Perlu diketahui, orang yang minum alkohol dalam jumlah kecil namun dilakukan secara teratur berisiko lebih tinggi menderita kanker payudara. 

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter terkait dengan masalah kesehatan kamu di aplikasi Good Doctor. Dokter terpercaya kami akan membantu dengan layanan 24/7.

Reference
  1. Healthline (2019), diakses 10 September 2020. A Comprehensive Guide to Breast Cancer
  2. NHS (2019), diakses 10 September 2020. Breast cancer in women
    register-docotr