Kesehatan Wanita

Yuk Cek ke Dokter, Kenali 11 Penyebab Haid Tidak Teratur Ini!

May 24, 2020 | Putri Prima Soraya | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Siklus haid yang tidak teratur menjadi salah satu keluhan yang umum dialami wanita. Nah, apa yang penyebab haid tidak teratur, ya?

Haid yang berlangsung lebih lambat atau cepat bisa disebabkan akibat penyakit tertentu. Bisa juga disebabkan karena kondisi lain.

Lalu apa saja ya penyebab haid tidak teratur? Yuk, simak ulasannya di bawah ini!

Serba-serbi siklus haid tidak teratur

Siklus haid normal dapat berkisar dari 21 hari hingga 35 hari. Dengan lamanya haid berlangsung 4-7 hari.

Haid dikatakan tidak teratur jika siklusnya berubah-ubah. Volume darah yang tidak sama, kadang banyak, dan juga sedikit.

Hal ini biasa terjadi saat masa awal haid pertama, yaitu masa pubertas. Tapi jika haid tidak teratur bukan terjadi di masa awal, bisa jadi kamu memiliki haid tidak teratur.

Kondisi ini dapat digolongkan ke dalam beberapa tipe, seperti:

  • Polymenorrhea: siklus haid yang terjadi kurang dari 21 hari
  • Amenorrhea: kondisi di mana haid tidak terjadi dalam waktu 3 bulan berturut-turut
  • Oligomenorrhea: kondisi ketika haid bisa lebih panjang atau juga jarang

Penyebab haid tidak teratur

Ada banyak penyebab yang membuat haid kita menjadi tidak teratur. Berikut ini beberapa penyebab yang menjadi pemicu haid tidak teratur, antara lain:

Hormon tidak seimbang

Ketidakseimbangan hormon bisa membuat haid tidak teratur. Ada dua hormon yang punya peran dalam siklus haid, yaitu hormon estrogen dan progesteron.

Hormon estrogen memengaruhi kesuburan dan sikus haid, sementara hormon progesteron mengatur sistem reproduksi.

Perubahan siklus haid biasa dialami ketika kamu memasuki masa pubertas. Dalam masa ini, tubuh kamu banyak mengalami perubahan. Dibutuhkan waktu bagi bagi kedua hormon ini untuk dapat seimbang dengan perubahan yang terjadi.

Inilah alasannya mengapa pada masa awal-awal, siklus haid kamu mungkin akan sering tidak teratur. 

Perimenopause

Ketika kamu memasuki masa-masa transisi menuju menopause, yang dapat berlangsung selama 10 tahun, siklus haid akan menjadi tidak menentu.

Diperkirakan bahwa 70 persen wanita mengalami penyimpangan menstruasi dalam pendekatan untuk menopause.

Polycystic ovarian syndrome (PCOS)

PCOS merupakan suatu kondisi di mana sejumlah kantung kecil berisi cairan yang dikenal sebagai kista berkembang di ovarium.

Keberadaan kista ini membuat hormon tidak seimbang. Testosteron dapat meningkat melebihi batas normal.

Selain itu, seorang wanita dengan PCOS seringkali tidak mengalami ovulasi, dan tidak melepaskan sel telur setiap bulan. Ini menyebabkan haid tidak terjadi atau siklusnya jadi tidak teratur.

Penggunaan alat kontrasepsi

Penggunaan alat kontrasepsi seperti pil KB, IUD (spiral), atau juga KB suntik, memang dapat membuat siklus haid tidak teratur. Terkadang juga memunculkan flek di antara siklus haid.

IUD bisa menyebabkan darah keluar lebih banyak daripada biasanya dan rasa nyeri pada perut saat haid.

Selain itu, pada penggunaan pil KB haid umumnya juga akan keluar dalam jumlah sedikit pada awal-awal, tapi ini akan berhenti setelah penggunaan beberapa bulan.

Menyusui

Buat kamu yang sedang menyusui, kamu mungkin juga akan mengalami siklus haid tidak teratur. Tapi ini adalah kondisi yang alami dan wajar.

Saat menyusui, ada hormon yang disebut prolaktin. Prolaktin bertanggung jawab untuk proses produksi ASI. Hormon ini menekan hormon reproduksi sehingga menghasilkan periode haid yang sangat sedikit atau tidak sama sekali saat menyusui.

Tenang saja, umumnya setelah periode menyusui selesai, siklus haid akan kembali normal.

Endometriosis

Endometriosis adalah suatu kondisi di mana jaringan yang biasanya melapisi rahim, tumbuh di luar rahim.

Endometriosis menyebabkan kram menstruasi yang sangat menyakitkan, bahkan sering membuat lemah. Endometriosis juga menyebabkan pendarahan hebat, haid yang lama, dan flek di antara siklus haid.

Penyebab haid tidak teratur karena obesitas

Obesitas diketahui menyebabkan ketidakteraturan haid. Penelitian menunjukkan bahwa kelebihan berat badan berdampak pada kadar hormon dan insulin, yang dapat mengganggu siklus haid.

Gangguan pola makan

Buat kamu yang mengalami gangguan makan, kemungkinan akan mengalami penurunan berat badan yang berlebihan. Ini dapat menjadi penyebab haid tidak teratur, bahkan berhenti.

Hal ini karena kamu tidak mengonsumsi kalori yang cukup. Padahal kalori dibutuhkan untuk memproduksi hormon yang dibutuhkan untuk ovulasi.

Stres penyebab haid tidak teratur

Penelitian yang dipublikasikan di Journal of Clinical Diagnostic Research menunjukkan bahwa stres dapat mengganggu siklus haid.

Ini karena saat stres, ada bagian otak yang mengontrol hormon terganggu. Jika kamu mampu mengatur stres, siklus haid nantinya juga dapat kembali normal.

Olahraga berlebihan

Sesuatu yang berlebihan itu memang tidak baik, termasuk juga olahraga. Olahraga yang intens atau berlebihan dapat mengganggu hormon yang menyebabkan siklus haid tidak teratur.

Ini biasanya umum dialami oleh para atlet wanita atau juga mereka yang mengikuti pelatihan fisik yang insentif. Biasanya siklus haid pada atlet menjadi tidak teratur.

Untuk mengatasinya, kamu bisa mengurangi latihan dan meningkatkan konsumsi kalori, guna membantu memulihkan siklus haid.

Gangguan tiroid 

Haid yang tidak teratur juga bisa disebabkan karena adanya gangguan tiroid. Salah satu studi menemukan bahwa 44 persen dari peserta studi dengan periode haid tidak teratur juga memiliki masalah tiroid.

Kelenjar tiroid sendiri punya peran untuk mengatur metabolisme dalam tubuh. Jika tiroid terganggu dan tidak bekerja dengan baik, salah satu yang akan terpengaruh adalah siklus haid.

Nah, itulah beberapa penyebab haid tidak teratur yang umum terjadi. Apabila siklus haid tidak teratur terjadi dalam jangka panjang, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter.

Hindari sembarangan meminum obat pelancar haid dan membuat diagnosis sendiri, ya.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Medical News Today (2020). Diakses pada 20/05/20. 14 possible causes for irregular periods

Online Library (2012). Diakses pada 20/05/20. Obesity and Menstrual Irregularity: Associations With SHBG, Testosterone, and Insulin

Cleveland Clinic (2019). Diakses pada 20/05/20. Abnormal Menstruation (Periods)

Everyday Health (2020). Diakses pada 20/05/20. What Are Irregular Periods?

Medical News Today (2017). Diakses pada 20/05/20. What you need to know about irregular periods

Baylor College of Medicine. Diakses pada 20/05/20. Menstrual Disorders

Summa Health. Diakses pada 20/05/20. Menstrual Disorders

Spinger (2015). Diakses pada 20/05/20. Role of Thyroid Dysfunction in Patients with Menstrual Disorders in Tertiary Care Center of Walled City of Delhi

    register-docotr