Kesehatan Wanita

Daftar Obat Pelancar Haid untuk Mengatasi Siklus Mens Tak Teratur

August 20, 2020 | Dewi Nurfitriyana | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Menstruasi adalah proses yang dilakukan organ reproduksi perempuan untuk menjaga kesehatan tubuhnya. Meski umum terjadi sebulan sekali. Namun ada sebagian orang yang perlu obat pelancar haid agar siklus menstruasi mereka jadi teratur.

Ragam obat pelancar haid sendiri ada begitu banyak beredar di pasaran. Jika kamu merasa memerlukannya, ada baiknya untuk mengetahui beberapa hal di bawah ini terlebih dulu.

Obat pelancar haid alami

Sebelum mencoba obat-obatan kimiawi, tak ada salahnya mendahulukan buah dan rempah-rempah alami ini untuk memperlancar siklus haidmu.

Nanas

Obat pelancar haid
Nanas dapat dikonsumsi untuk memperlancar haid secara alami. Sumber foto: Unsplash.com

Dilansir dari medicalnewstoday.com, buah nanas mengandung enzim bromelain yang dipercaya dapat memengaruhi produksi hormon estrogen. Para ahli juga sepakat bahwa enzim tersebut bisa mengurangi sakit akibat peradangan karena siklus haid yang tidak teratur.

Jahe

Jahe juga menjadi salah satu rempah-rempah yang dianggap ampuh memperlancar siklus haid. Dilansir dari healthline.com, jahe bisa merangsang rahim kontraksi yang pada akhirnya menyebabkan menstruasi.

Mengingat rasanya pedas jika dimakan mentah, maka kamu bisa mengonsumsinya dengan diolah menjadi teh.

Caranya didihkan air sampai matang, masukkan jahe yang telah diiris selama 5 sampai 7 menit, lalu celupkan teh sampai tercampur merata.

Kunyit

Rempah lain yang konon berkhasiat sebagai obat pelancar haid adalah kunyit.

Kandungan di dalamnya dipercaya bisa memengaruhi kadar hormon estrogen dan progesteron. Konsumsi kunyit secara rutin, diketahui bisa turut berdampak pada kelancaran siklus mentruasi seseorang.

Obat pelancar haid kimiawi

Apabila setelah mengonsumsi buah serta rempah tradisional di atas, siklus menstruasi kamu belum juga teratur. Mungkin sudah saat mencoba beberapa obat di bawah ini.

Klomifen

Telah lama obat yang satu ini dipercaya untuk membantu memperlancar siklus menstruasi perempuan.

Dilansir dari pacificfertilitycenter.com, klomifen umum digunakan untuk menangani gangguan haid. Cara kerjanya adalah dengan meningkatkan kadar hormon progesterone di paruh kedua siklus menstruasi.

Tujuannya adalah agar periode haid menjadi lebih panjang dari yang diperkirakan. Hal ini penting untuk memperluas kesempatan terjadinya proses pembuahan secara alami maupun buatan.

Injeksi hormon

Selain melalui pemberian obat, upaya memperlancar siklus haid juga bisa dilakukan dengan suntikan hormon.

Tujuannya kurang lebih adalah untuk mendorong tubuh melakukan proses pelepasan sel-sel telur untuk dibuahi. Beberapa jenis injeksi yang umum digunakan di antaranya adalah:

Human Menopausal Gonadotropin

Human Menopausal Gonadotropin (hMG) adalah hormon buatan yang terdiri dari follicle stimulating hormone (FSH) dan leutinizing hormone (LH).

Ia digunakan untuk mendorong terjadinya pelepasan sel-sel telur bagi perempuan yang tidak bisa melakukan proses pembuahan secara alami. Selain itu ia juga bisa meningkatkan jumlah sel telur pada perempuan yang hanya menghasilkan sedikit sel-sel telur.

Hormon ini dapat dimasukkan ke dalam tubuh melalui prosedur pembuahan buatan maupun proses bayi tabung.

Follicle Stimulating Hormone

Hormon ini digunakan untuk merangsang perkembangan sel-sel telur selama kamu berada dalam fase siap untuk dibuahi.

Hormon yang umum dikenal dengan istilah FSH ini juga bisa dipakai secara tunggal maupun dikombinasikan dengan hMG. Tujuannya adalah agar menghasilkan sel-sel telur dalam jumlah yang sangat banyak.

Human Chorionic Gonadotropin (hcG)

Ini merupakan hormon alami yang dapat membantu proses pematangan sel-sel telur di fase akhir. Cara kerjanya adalah dengan mendorong indung telur melepaskan sel telur yang matang untuk dibuahi.

Hormon hCG juga mampu merangsang jaringan kuning di dalam rahim untuk menghasilkan progesteron. Tujuannya adalah agar rahim bersiap untuk ditanami sel-sel telur yang telah berhasil dibuahi.

Proses pembuahan umumnya terjadi sekitar 36 jam setelah pemberian hormon hCG.

Efek samping obat pelancar haid

Perlu diingat bahwa meski obat pelancar haid alami seperti nanas, jahe dan kunyit diklaim bisa melancarkan siklus haid, namun hal ini masih memerlukan penelitian yang lebih mendalam lagi.

Namun sebagai langkah awal, tidak ada salahnya mengonsumsi ketiga obat alami tersebut karena khasiatnya bagi tubuh sudah terbukti secara ilmiah.

Begitu juga dengan pemberian obat pelancar haid yang bersifat kimiawi. Meski relatif aman, namun pemakaian obat-obatan di atas tetap bisa menimbulkan efek samping.

Beberapa yang umum terjadi di antaranya adalah penglihatan menjadi buram, perubahan suasana hati, mual, payudara menjadi keras, sakit kepala, dan vagina menjadi kering.

Jika kamu memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan lainnya jangan ragu untuk bertanya lebih lanjut kepada dokter profesional di layanan konsultasi Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

register-docotr