Kesehatan Wanita

Payudara Sakit saat Ditekan? Mungkin Ini Penyebabnya

June 19, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Pernahkah kamu mengalami nyeri payudara saat ditekan? Jika pernah kamu tidak sendirian karena sebagian besar wanita pernah mengalaminya. Payudara yang sakit umumnya sering timbul saat menjelang menstruasi dan ini tidak terjadi begitu saja. Lalu apa penyebab payudara sakit saat ditekan?

Nyeri payudara atau mastalgia merupakan keluhan umum di kalangan wanita. Rasa sakit tersebut mungkin dapat terjadi konstan atau hanya sesekali saja.

Penyebab payudara sakit saat ditekan

Payudara yang sakit saat ditekan tidak timbul begitu saja, namun dapat disebabkan oleh beberapa hal. Akan tetapi yang perlu diingat adalah nyeri payudara tidak hanya terjadi pada saat menjelang menstruasi saja, tapi disebabkan oleh beberapa faktor lainnya.

Dilansir dari Healthline, berikut adalah penyebab payudara sakit saat ditekan yang perlu kamu ketahui.

1. Fluktuasi hormon

Siklus menstruasi wanita dapat menyebabkan fluktuasi hormon estrogen dan progesteron. Dua hormon ini dapat menyebabkan payudara terasa bengkak dan nyeri.

Rasa sakit tersebut juga dapat memburuk seiring bertambahnya usia karena meningkatnya sensitivitas terhadap hormon.

Jika nyeri payudara disebabkan oleh faktor ini, biasanya seseorang akan merasakan nyeri yang semakin memburuk dua hingga tiga hari sebelum menstruasi dan terkadang rasa sakit ini dapat terus berlanjut setiap menstruasi.

2. Kista payudara

Seiring bertambahnya usia seorang wanita, payudara mengalami perubahan yang dikenal sebagai involusi. Hal ini terjadi ketika jaringan diganti oleh lemak.

Efek sampingnya adalah dapat terbentuknya kista dan jaringan yang lebih berserat. Ini dikenal sebagai perubahan fibrokistik atau jaringan payudara fibrokistik.

Payudara fibrokistik biasanya terasa padat dan dapat menimbulkan nyeri. Ini biasanya terjadi di bagian atas dan luar payudara. Hal ini juga dapat menimbulkan benjolan, dan benjolan tersebut dapat membesar di sekitar waktu siklus menstruasi.

3. Mastitis

Mastitis merupakan kondisi di mana jaringan payudara wanita menjadi bengkak atau meradang secara tidak normal. Biasanya disebabkan oleh infeksi saluran payudara. Hal ini sering terjadi pada wanita yang menyusui.

Kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat, gatal, terbakar, atau melepuh pada putting. Gejala lainnya adalah adanya garis-garis merah pada payudara, demam, serta kedinginan.

4. Penyebab payudara sakit saat ditekan karena iritasi

Payudara yang sakit saat ditekan ternyata juga dapat disebabkan oleh sebab lainnya seperti iritasi pada otot dada, lengan, atau punggung. Hal ini biasa terjadi jika kamu melakukan aktivitas menyapu, mendayung, menyekop, serta bermain ski air.

5. Ukuran payudara

Siapa sangka jika penyebab payudara sakit saat ditekan dapat juga dikarenakan oleh ukuran payudara. Wanita yang memiliki ukuran payudara yang besar yang tidak proporsional dengan tubuh mereka dapat mengalami ketidaknyamanan di leher dan bahu.

6. Operasi payudara

Penyebab payudara sakit saat ditekan juga dapat disebabkan oleh operasi yang terjadi pada payudara. Jika kamu pernah menjalani operasi pada payudara, rasa sakit dari pembentukan jaringan parut dapat bertahan setelah sayatan sembuh.

7. Penyebab sakit payudara saat ditekan karena pengobatan

Antidepresan, terapi hormon, antibiotik, dan pengobatan untuk penyakit jantung dapat berkontribusi pada nyeri payudara. Meskipun kamu tidak boleh mengonsumsi obat ini jika mengalami nyeri payudara, sebaiknya berkonsultasilah terlebih dahulu pada dokter.

Baca juga: Bisa Dilakukan di Rumah, Begini Cara Mengencangkan Payudara

Bagaimana cara mengurangi rasa sakit pada payudara?

Payudara yang sakit tentu saja akan menimbulkan ketidaknyamanan. Namun, untuk mengatasi hal ini kamu dapat melakukan beberapa cara. Dokter akan mempertimbangkan umur, riwayat kesehatan, seberapa parah sakit yang dirasakan.

Perawatan tersebut dapat meliputi:

  • Mengenakan supportive bra 24 jam sehari jika rasa sakit yang terjadi benar-benar buruk
  • Mengurangi asupan natrium
  • Mengonsumsi suplemen kalsium
  • Mengonsumsi pil kontrasepsi yang membuat kadar hormon lebih merata
  • Mengonsumsi estrogen blockers, seperti Tamoxifen
  • Mengonsumsi obat-obatan untuk mengurangi rasa sakit, termasuk obat nonsteroidal anti-inflammatory (NSAID), seperti Ibuprofen, atau Acetaminophen

Sangat disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter sebelum kamu mengonsumsi suplemen atau obat-obatan tersebut, hal ini dimaksudkan agar pengobatan tidak berbahaya.

Jika kamu memiliki pertanyaan lain untuk masalah ini, kamu dapat berkonsultasi dengan dokter terpercaya kami melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Healthline (2019). Diakses pada 15 Juni 2020. What Causes Breast Pain

Healthline (2016). Diakses pada 15 Juni 2020. Mastitis

Mayo Clinic (2019). Diakses pada 15 Juni 2020. Breast Pain

    register-docotr