Kesehatan Wanita

Ketahui 6 Langkah SADARI untuk Deteksi Kanker Payudara Sejak Dini

October 14, 2020 | Dewi Nurfitriyana | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Sekitar 1 dari 8 wanita didiagnosis menderita kanker payudara selama hidup mereka. Angka ini terus bertambah seiring dengan berjalannya waktu.

Itulah mengapa, kamu didorong untuk lebih rutin memeriksa payudara agar bisa mendeteksi penyakit ini sedari dini. Perlu diketahui, kanker payudara memiliki peluang yang cukup besar untuk pulih jika terdeteksi pada tahap awal.

Sebagai permulaan, kamu bisa melakukan pemeriksaan sendiri dengan mengikuti langkah-langkah Periksa Payudara Sendiri (SADARI) berikut ini.

Baca juga: Mengenal Manfaat dari Kandungan Gizi Tahu dan Tempe Bagi Kesehatan

Fakta mengenai kanker payudara pada perempuan

Dilansir dari situs Kemkes RI, kanker payudara merupakan kanker dengan jumlah kasus terbanyak dan menjadi salah satu penyebab kematian utama akibat kanker. Hal ini salah satunya disebabkan karena sebagian besar pasien kanker payudara datang berobat pada stadium lanjut.

Kanker payudara pada perempuan sendiri, biasanya disertai gejala awal berupa munculnya benjolan atau area jaringan payudara yang menebal. Meski sebagian besar benjolan tersebut tidak berbahaya, tetapi sebaiknya kamu tetap memeriksakan diri apabila ada salah satu gejala berikut ini:

  1. Terjadi perubahan ukuran atau bentuk pada salah satu atau kedua payudara
  2. Salah satu puting mengeluarkan cairan asing, misalnya nanah atau bahkan darah
  3. Muncul benjolan atau bengkak di salah satu ketiak
  4. Ada semacam lesung pipit di kulit payudara
  5. Terdapat ruam pada atau di sekitar puting
  6. Puting mengalami perubahan tampilan fisik, seperti terbenam ke dalam payudara

Apa itu SADARI?

SADARI adalah salah satu cara yang bisa dipakai untuk mengetahui ada tidaknya kelainan pada payudara.

SADARI bertujuan untuk menemukan benjolan dan tanda-tanda lain pada payudara sedini mungkin agar dapat dilakukan tindakan secepatnya. Pemeriksaan ini direkomendasikan sejak wanita berusia 20 tahun dengan dilakukan sendiri di rumah setiap bulannya.

Bagi wanita yang masih haid, pemeriksaan dilakukan setiap hari ke-7 sampai 10, dihitung mulai dari hari pertama haid atau setiap bulan pada tanggal yang sama bagi yang sudah menopause.

Baca juga: Matcha vs Green Tea, Mana Lebih Sehat untuk Tubuh? Kenali Dulu Perbedaannya

Langkah-langkah SADARI untuk deteksi kanker payudara

Sebagai langkah awal deteksi dini, berikut langkah-langkah SADARI dari Yayasan Kanker Indonesia yang bisa kamu ikuti:

Berdiri tegak

Cermati bila ada perubahan pada bentuk dan permukaan kulit payudara. Apakah ada pembengkakan dan/atau perubahan pada puting?

Jika kamu menemukan bentuk payudara kanan dan kiri tidak simetris, jangan cemas, karena itu termasuk hal yang wajar.

Menggerakkan lengan dan tangan

Angkat kedua lengan ke atas, tekuk siku dan posisikan tangan di belakang kepala. Dorong siku ke depan dan ke belakang, lalu cermati bentuk maupun ukuran payudara.

Kencangkan otot dada

Posisikan kedua tangan pada pinggang, condongkan bahu ke depan sehingga payudara menggantung. Dorong kedua siku ke depan, lalu kencangkan otot dadamu.

Raba payudara

Angkat lengan kiri ke atas, dan tekuk siku sehingga tangan kiri memegang bagian atas punggung.

Dengan menggunakan ujung jari tangan kanan, raba dan tekan area payudara, sambil melakukan ini, cermati seluruh bagian payudara kiri hingga ke area ketiak.

Lakukan gerakan atas-bawah, gerakan lingkaran dan gerakan lurus dari arah tepi payudara ke puting, dan sebaliknya. Ulangi gerakan yang sama pada payudara kananmu.

Cubit kedua puting

Cermati bila ada cairan yang keluar dari puting. Berkonsultasilah ke dokter seandainya hal itu terjadi.

Tekan-tekan payudara

Pada posisi tiduran, letakkan bantal di bawah pundak kanan. Angkat lengan ke atas. Cermati payudara kanan dan lakukan tiga pola gerakan seperti sebelumnya. Dengan menggunakan ujung jari-jari, tekan-tekan seluruh bagian payudara hingga ke sekitar ketiak.

Hal-hal lain yang perlu diperhatikan

Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan SADARI agar membantu kamu mendapatkan hasil yang akurat, seperti:

  1. Berilah perhatian khusus pada payudara bagian atas dekat ketiak kanan dan kiri, sebab di daerah tersebut banyak ditemukan tumor payudara.
  2. Pemeriksaan di atas dapat dilakukan sewaktu mandi, karena busa sabun yang licin akan mempermudah pada saat meraba payudara.
  3. Penting untuk mengetahui batas-batas dari payudara, sehingga seluruh payudara dapat diraba secara berurutan dan sistematis.
  4. Adapun batas-batas payudara tersebut adalah 1-2 jari di bawah ruas tulang selangka, garis lingkar kulit bawah payudara, batas terluar adalah garis tengah ketiak ke arah bawah dan batas terdalam adalah garis tengah ruas dada.

Jika ditemukan kelainan-kelainan seperti tersebut di atas atau terasa adanya perubahan bila dibandingkan dengan keadaan pada bulan sebelumnya, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

How Common Is Breast Cancer? https://www.cancer.org/cancer/breast-cancer/about/how-common-is-breast-cancer.html diakses pada 13 Oktober 2020

Enam Langkah SADARI untuk Deteksi Dini Kanker Payudara, http://www.p2ptm.kemkes.go.id/artikel-sehat/enam-langkah-sadari-untuk-deteksi-dini-kanker-payudara diakses pada 13 Oktober 2020

Cara Mudah Deteksi Kanker Payudara dengan SADARI dan SADANIS, https://www.siloamhospitals.com/Contents/News-Events/Advertorial/2019/11/05/02/22/Cara-Mudah-Deteksi-Kanker-Payudara-dengan-SADARI-dan-SADANIS diakses pada 13 Oktober 2020

Breast cancer in women, https://www.nhs.uk/conditions/breast-cancer/ diakses pada 13 Oktober 2020

SADARI (PERIKSA PAYUDARA SENDIRI), https://pitapink-ykpi.or.id/sadari-periksa-payudara-sendiri/ diakses pada 13 Oktober 2020

    register-docotr