Kesehatan Wanita

Jangan Anggap Enteng, Ini 6 Ciri-ciri Umum Penyakit Kelamin pada Wanita

July 7, 2020 | Nanda Hadiyanti
feature image

Ada berbagai jenis penyakit kelamin yang umum terjadi pada wanita, seperti klamidia, gonorea, human papilloma virus (HPV) dan herpes. Seringkali ciri-ciri penyakit kelamin pada wanita ini berbeda-beda.

Meskipun setiap penyakit memiliki ciri-ciri yang lebih spesifik, namun kamu tetap perlu waspada jika mengalaminya. Apa sajakah ciri-ciri umum tersebut?

Ciri-ciri penyakit kelamin pada wanita

Ciri-ciri berikut yang paling umum terjadi. Jika mengalami salah satu atau beberapa di antaranya, sebaiknya segera konsultasikan pada dokter:

1. Sakit saat buang air kecil

Penyakit kelamin seringkali menimbulkan rasa sakit saat buang air kecil. Selain itu juga ada yang merasakan sensasi terbakar pada vagina dan lebih sering ingin buang air kecil. Kadang-kadang beberapa penyakit juga memungkinkan adanya darah dalam urine.

2. Keputihan tidak normal

Warna dan bentuk keputihan bisa menjadi ciri-ciri penyakit kelamin pada wanita. Misalnya keputihan dengan bentuk lebih kental dan berwarna putih menunjukan adanya infeksi jamur pada vagina.

Sementara jika mengalami keputihan berwarna kuning atau hijau, disertai bau tidak sedap, kemungkinan kamu mengalami gonore atau trikomoniasis.

3. Gatal di daerah vagina

Gatal adalah gejala yang tidak spesifik, karena bisa menjadi ciri-ciri penyakit kelamin pada wanita tapi bisa juga karena hal lain. Berikut beberapa hal yang memengaruhi terjadinya gatal pada vagina:

  • Reaksi alergi terhadap kondom lateks
  • Infeksi jamur
  • Kutu pada kemaluan atau kudis
  • Kutil kelamin
  • Atau fase awal terjadinya penularan penyakit kelamin

4. Nyeri saat berhubungan seks

Gejala ini sering diabaikan oleh wanita. Jika mengalaminya segera konsultasikan pada dokter. Pasalnya, mengalami nyeri saat berhubungan seksual, selain berisiko tertular penyakit menular, juga menjadi gejala dari penyakit radang panggul.

Penyakit radang panggul umumnya terjadi jika penyakit kelamin klamidia dan gonore dibiarkan dan sudah memasuki tahap yang lebih parah.

5. Menstruasi tidak normal

Jika mengalami menstruasi dengan siklus yang tidak normal atau dengan jumlah darah yang lebih banyak dari biasa, juga bisa menjadi ciri-ciri penyakit kelamin pada wanita.

Jika mengalami siklus menstruasi yang tidak normal kemungkinan kamu mengidap klamidia. Sementara jika darah yang keluar saat menstruasi lebih banyak, kemungkinan kamu mengalami gonore. Pada penyakit gonore juga dibarengi dengan gejala kencing bernanah.

6. Ruam atau luka di sekitar vagina

Jika mengalami luka atau jerawat kecil di sekitar vagina, dapat mengindikasikan kamu tertular atau mengidap herpes, HPV atau sifilis.

Apa yang terjadi jika ciri-ciri penyakit kelamin pada wanita diabaikan?

Banyak kemungkinan yang bisa terjadi, bergantung pada penyakit yang diderita. Berikut beberapa jenis penyakit kelamin yang paling umum dialami wanita dan penjelasan mengenai risiko jika mengabaikannya:

  • Penyakit gonore. Jika gejala seperti gatal, keputihan berwarna kuning dan sakit pada vagina saat buang air kecil diabaikan, maka dapat menyebabkan infeksi panggul dan memengaruhi saluran telur dan ovarium.
  • Penyakit klamidia. Umumnya penyakit ini tidak menunjukkan ciri spesifik, hanya keputihan dan sakit perut. Jika diabaikan bisa menyebabkan kerusakan pada saluran tuba dan menyebabkan infeksi panggul yang parah.
  • Sifilis. Ada sifilis yang sembuh dengan sendirinya. Tapi ada juga yang berlangsung lama, yang kemudian menimbulkan berbagai gangguan kesehatan seperti sakit tenggorokan, demam atau sakit kepala. Gejala penyakit ini adalah munculnya luka di daerah vagina.
  • Herpes. Gejala yang paling umum adalah rasa gatal pada vagina, yang jika didiamkan akan membuat virus penyebab penyakit ini akan semakin menyebabkan rasa sakit dan membuat luka seperti melepuh di sekitar vagina.
  • HPV. Ciri-cirinya adanya kutil dan pada kasus yang parah bisa menyebabkan terjadinya kanker serviks dan kanker vulva.
  • Trikomoniasis. Penyakit ini memiliki ciri-ciri keluarnya cairan dari vagina, rasa terbakar dan gatal di vagina. Serta tidak nyaman saat buang air kecil. Jika diabaikan maka gejala bisa bertahan dalam waktu lama, bahkan hingga berbulan-bulan.

Selain yang sudah disebabkan ada penyakit menular yang disebabkan human immunodeficiency viruses (HIV). Penyakit ini juga ditularkan lewat hubungan seksual namun menimbulkan gejala yang tidak melibatkan kondisi vagina.

Gejalanya seperti flu, yaitu meriang, demam, nyeri badan dan sakit kepala. Jika dibiarkan maka akan berkembang menjadi AIDS, menimbulkan penyakit kronis dan akan merusak sistem kekebalan tubuh seseorang.

Semua penyakit kelamin yang sudah disebutkan di atas, jika tidak diobati akan menyebabkan penularan kepada pasangan kamu. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan pengobatan untuk memutus rantai penularan.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Healthline diakses 2 Juli 2020 Sexually Transmitted Disease (STD) Information for Women 
  2. Webmd diakses 2 Juli 2020 Most Common STDs for Women and Men
  3. Medicinenet diakses 2 Juli 2020 Sexually Transmitted Diseases in Women (STDs) 
    register-docotr