Kesehatan Wanita

Tersiksa saat Menstruasi? Coba Cara Mengatasi Nyeri Haid Berikut Ini!

June 16, 2020 | Putri Prima Soraya | dr. Ario W. Pamungkas
feature image

Setiap siklus haid, kamu pernah merasakan sakit sebelum menstruasi maupun saat datang bulan tiba. Nyeri yang biasanya kamu rasakan di awal masa menstruasi, tepatnya di bagian perut bagian bawah. Eits, tenang, ada lho berbagai cara mengatasi nyeri haid yang aman dan mudah dilakukan.

Apa itu nyeri haid

Nyeri haid atau dalam dunia medis disebut dismenore merupakan keluhan umum yang kerap dialami wanita saat haid. Nyeri biasanya dirasakan pada perut bagian bawah.

Gejala dismenore yang sering dirasakan di antaranya berupa kram atau nyeri perut bagian bawah, nyeri di punggung bagian bawah, diare, mual, muntah, pusing, dan sakit kepala.

Setiap wanita dapat merasakan efek yang berbeda-beda, ada yang merasa biasa-biasa saja tetapi tidak sedikit yang mengalami keluhan nyeri yang hebat hingga mengganggu aktivitas.

Penyebab nyeri haid

Nyeri haid dapat terjadi karena saat haid, rahim akan berkontraksi lebih keras daripada biasanya. Kondisi ini membuat lapisan dinding rahim bagian luar akan luruh dan mengalir ke vagina.

Selain itu, saat menstruasi, wanita juga mengeluarkan zat kimia yang disebut prostaglandin. Zat inilah yang dapat memicu timbulnya rasa nyeri saat haid.

Cara mengatasi nyeri haid

Nyeri haid memang dapat sangat menyakitkan dan menjengkelkan. Namun, kondisi ini merupakan hal yang wajar. Kamu dapat melakukan beberapa hal di bawah ini untuk mengatasi nyeri haid.

1. Konsumsi obat pereda nyeri

Saat kamu merasakan nyeri haid, kamu dapat memilih obat pereda nyeri yang dijual secara bebas untuk mengatasi kondisimu. Kamu dapat meminum obat anti nyeri seperti parasetamol atau antiinflamasi seperti ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit.

Jika antiinflamasi tidak membantu, kamu dapat mencoba asetaminofen. Obat-obatan tersebut aman untuk kamu konsumsi, asalkan kamu memerhatikan secara benar instruksi yang tersedia di kemasan obat.

2. Memberikan kompres hangat pada perut dan punggung

Kamu dapat mengompres perut dan punggung bagian bawah menggunakan handuk hangat atau botol berisi air hangat untuk membantumu meredakan nyeri saat haid. Selain itu, mengompres dengan air hangat dapat membuat kamu lebih rileks dan nyaman.

Menurut sebuah penelitian tahun 2012 yang dimuat dalam BMC mengemukakan bahwa pemberian air panas sebesar 40° C dapat menghilangkan rasa nyeri tersebut setara dengan mengonsumsi ibuprofen.

3. Yoga

Yoga diketahui baik untuk peregangan otot-otot atau efek relaksasi. Cobalah beberapa pose yoga untuk meredakan nyeri haid. Latihan yoga secara teratur terbukti dapat membantu mengatasi kram saat haid.

4. Akupunktur

Akupuntur dapat membantu meringankan kram saat haid. Metode penyembuhan Asia kuno ini bisa merilekskan sistem saraf, sehingga memungkinkan lebih banyak darah mengalir ke organ internal, dan dapat meredakan peradangan.

5. Banyak minum air putih

Nyeri haid atau dismenore primer merupakan kondisi yang tidak nyaman bagi beberapa wanita setiap bulannya. Biasakan minum 6 hingga 8 gelas air per hari, terutama selama menstruasi.

Minum air putih memang tidak mengurangi rasa nyeri secara langsung, tetapi minum air dalam jumlah banyak saat sedang haid dapat mengatasi perut kembung yang dapat memperberat rasa nyeri yang kamu rasakan.

Beberapa wanita juga bahkan mengalami diare atau muntah bersamaan dengan nyeri haid. Sangat penting untuk mengganti cairan yang hilang dengan minum banyak air.

6. Mengonsumsi teh chamomile

Minum dan menghirup aroma teh chamomile dapat membantu mengurangi nyeri saat haid. Teh chamomile mengandung zat antiinflamasi yang dapat menghambat prostaglandin. Zat ini memicu kontraksi otot rahim, menyebabkan nyeri, dan kram.

Prostaglandin dalam aliran darah bertanggung jawab atas mual, muntah, diare, dan sakit kepala selama periode haid. Menghirup teh chamomile dapat menghambat prostaglandin sehingga meredakan rasa sakit.

7.  Pijat dengan minyak aromaterapi

Memijat kulit dengan minyak esensial aromatik tertentu dapat meredakan nyeri haid. Kamu dapat memijat perut bagian bawah dengan gerakan memutar untuk melemaskan otot-otot panggul sehingga lebih rileks.

Beberapa minyak yang dianggap membantu termasuk minyak esensial lavender, minyak esensial clary sage atau minyak atsiri langon kleri, dan minyak esensial marjoram.

Itulah beberapa cara mengatasi nyeri haid yang bisa kamu lakukan. Namun, jika gejala tersebut semakin memburuk, ada baiknya kamu segera memeriksakan keluhanmu ke dokter.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Plannedparenthood. Diakses pada 11/06/20. Can I Do to Relieve Cramps & PMS? | Facts & Information

Michigan Medicine (2019). Diakses pada 11/06/20. Menstrual Cycle: Dealing With Cramps

BMC (2012). Diakses pada 11/06/20. Comparing the analgesic effect of heat patch containing iron chip and ibuprofen for primary dysmenorrhea: a randomized controlled trial

EverydayHealth (2020). Diakses pada 11/06/20. 10 Home Remedies for Menstrual or Period Cramp Relief

OnHealt (2019). Diakses pada 11/06/20. 25 Ways to Relieve Menstrual Cramps

Helathline (2020). Diakses pada 11/06/20. Home Remedies to Relieve Menstrual Pain

    register-docotr