Kesehatan Wanita

Keputihan Bikin Risih? Yuk Ladies, Simak Cara Mengatasinya

July 17, 2020 | Nik Nik Fadlah
feature image

Keputihan merupakan kondisi yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan, akan tetapi banyak wanita yang justru risih dengan hal ini. Keputihan dapat diatasi tetapi harus menggunakan cara yang tepat. Lalu, bagaimana cara mengatasi keputihan?

Keputihan merupakan hal yang sering terjadi pada wanita, terutama menjelang masa haid. Produksi keputihan dapat bervariasi pada setiap wanita, bergantung dari beberapa faktor. Produksi keputihan akan berkurang setelah menopause.

Baca Juga: Hati-hati! Konsumsi Makanan Ini, Bisa Jadi Penyebab Amandel Bengkak

Bagaimana keputihan yang normal?

Meskipun keputihan pada dasarnya bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan, akan tetapi keputihan juga dapat menunjukkan ciri-ciri yang tidak normal, dan hal inilah yang perlu kamu waspadai karena hal tersebut dapat menjadi pertanda adanya infeksi bakteri.

Adapun ciri-ciri keputihan yang normal seperti yang dilansir dari NHS adalah sebagai berikut:

  • Tidak memiliki bau yang kuat dan menyengat
  • Berwarna bening atau putih
  • Bertekstur tebal dan lengket
  • Licin dan basah

Kamu bisa mendapatkan keputihan pada usia berapapun. Jumlah keputihan bervariasi, namun produksi keputihan akan meningkat jika kamu berovulasi, menyusui, atau terangsang secara seksual.

Selain memiliki ciri-ciri yang normal, keputihan juga memiliki ciri-ciri yang tidak normal. Berikut adalah ciri-ciri keputihan yang tidak normal yang perlu kamu waspadai.

  • Keputihan berbau amis, dapat disebabkan oleh vaginosis bakterialis
  • Berwarna seperti keju cottage, dapat disebabkan karena sariawan vagina
  • Berwarna hijau atau kuning, serta berbusa, dapat disebabkan oleh trikomoniasis
  • Disertai dengan nyeri panggul atau perdarahan, dapat disebabkan oleh klamidia atau gonore
  • Disertai dengan lecet atau luka, dapat disebabkan oleh herpes genital

Jika kamu mengalami kondisi keputihan yang tidak normal seperti yang sudah dijelaskan di atas, sebaiknya segeralah periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca juga: Membersihkan Vagina Tak Boleh Sembarangan, Yuk Perhatikan Cara yang Benar!

Cara mengatasi keputihan

Keputihan memiliki fungsi yang penting dalam sistem reproduksi wanita. Cairan yang dibuat oleh kelenjar di dalam vagina dan leher rahim ini membawa sel-sel mati dan bakteri keluar tubuh, sehingga menjaga vagina tetap bersih dan membantu mencegah infeksi.

Walaupun memiliki fungsi yang penting, banyak wanita yang justru tidak nyaman dengan kehadiran keputihan ini.

Tak perlu khawatir, karena jika kamu merasa tidak nyaman atau bahkan risih dengan keputihan, kamu dapat mengatasinya. Terutama jika keputihan muncul secara berlebih dan memiliki ciri yang tidak normal.

Berikut adalah cara mengatasi keputihan yang telah dirangkum dari berbagai macam sumber.

  • Selalu jaga kebersihan vagina dengan mencuci menggunakan sabun lembut dan air hangat pada bagian luar vagina. Jangan memasukkan sabun ke dalam vagina
  • Cara mengatasi keputihan yakni mencuci dengan lembut vagina agar tak terjadi iritasi
  • Sebaiknya jangan pernah gunakan sabun yang beraroma wangi serta produk kewanitaan lainnya, atau bahkan douche
  • Setelah menggunakan toilet, basuhlah dari depan ke belakang. Ini membantu untuk mencegah bakteri dari daerah dubur masuk ke dalam vagina
  • Kenakan celana dalam berbahan dasar katun, terutama pada siang hari. Pakaian dalam berbahan katun memungkinkan area genital untuk bernapas
  • Hindari menggunakan celana ketat, pantyhose, pakaian renang, celana pendek ketat untuk bersepeda, serta baju ketat untuk waktu yang lama
  • Ganti deterjen atau pelembut pakaian jika dirasa mengganggu area genital
  • Lateks pada kondom dan gel sperma yang digunakan sebagai alat kontrasepsi dapat menyebabkan iritasi pada sebagian besar wanita. Sebaiknya jika salah satu hal tersebut menjadi masalah, konsultasikanlah pada dokter mengenai jenis KB lainnya
  • Cara mengatasi keputihan dengan menghindari terlalu sering mandi air panas
  • Selalu menjaga area genital agar tetap kering. Untuk menjaganya tetap kering sehabis mandi, sebaiknya tepuk-tepuklah area genital menggunakan handuk yang lembut
  • Cara mengatasi keputihan dengan menghindari penggunaan semprotan higienis, kertas toilet yang berwarna atau memiliki aroma wangi, serta tampon
  • Sebelum menyentuh area vagina, sebaiknya selalu cuci tangan dan keringkan tangan untuk tetap menjaga kebersihan vagina

Cara mengatasi keputihan dengan bahan alami

Tak hanya dengan menjaga kebersihan dan kesehatan vagina saja, cara mengatasi keputihan kamu juga dapat menggunakan bahan-bahan alami.

Dilansir dari Healthline, berikut adalah cara mengatasi keputihan secara alami yang disebabkan oleh infeksi ragi atau jamur vagina.

  • Mengonsumsi yoghurt
  • Mengonsumsi suplemen probiotik
  • Menggunakan minyak kelapa pada area yang terinfeksi
  • Mengonsumsi bawang dengan cara menambahkannya pada makanan
  • Mengonsumsi vitamin C untuk meningkatkan sistem imun agar terhindar dari infeksi lainnya

Keputihan terkadang memang dapat menganggu, karenanya kamu dapat menggunakan berbagai cara mengatasi keputihan yang sudah dijelaskan di atas.

Namun, jika keputihan masih juga muncul secara berlebih, sebaiknya berkonsultasilah pada dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Familydoctor.org (2018). Diakses pada 10 Juli 2020. Vaginal Discharge 

Healthline (2018). Diakses pada 10 Juli 2020. Guide to Vagina Discharge: What’s Normal and When Should You Call Your Doctor? 

Healthline (2019). Diakses pada 10 Juli 2020. Home Remedies for Yeast Infections 

Nationwide Children’s. Diakses pada 10 Juli 2020. Vaginal Discharge 

NHS (2018). Diakses pada 10 Juli 2020. Vaginal Discharge 

Webmd (2020). Diakses pada 10 Juli 2020. Vaginal Discharge: What’s Abnormal? 

    register-docotr