Kesehatan Wanita

Benarkah PCOS Bisa Bikin Telat Haid Berbulan-bulan? Ini Penjelasannya!

November 23, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Video dari sebuah akun Tiktok belakangan ini sempat viral dan menjadi perbincangan di berbagai media sosial. Hal ini dikarenakan pemilik akun tersebut mengunggah sebuah keterangan yang mengejutkan.

Ia menyampaikan jika dirinya didiagnosis menderita polycystic ovary syndrome (PCOS) setelah sebelumnya tidak haid selama 10 bulan.

Penyebab haid bisa terlambat

Dalam video yang diunggah minggu (15/11/2020) itu, pemilik akun yang bernama Ria menyebut kalau selama ini dirinya kerap mengalami haid yang tertunda hingga bisa mencapai 6 bulan sekali. Namun dirinya baru memberanikan diri diperiksa oleh dokter.

Siklus haid dalam kondisi normal seharusnya hanya 28 hari. Tapi, sebagaimana yang dialami Ria, periode ini berbeda-beda pada tiap wanita dan bisa lebih dari 28 hari hingga berbulan-bulan.

Banyak hal yang bisa menyebabkan haid yang tidak teratur ini. Salah satunya adalah perubahan level hormon estrogen dan progesteron di tubuh, itu sebabnya wanita yang masih dalam masa pubertas dan yang menuju menopause mengalami kondisi ini.

PCOS dan kaitannya dengan haid yang tidak teratur

PCOS yang divoniskan dokter pada Ria adalah penyakit kelainan hormon yang terjadi pada wanita di masa produktif mereka. Salah satu gejala dari PCOS sejatinya memang haid yang tidak teratur atau terlambat.

Penyebabnya adalah kadar hormon androgen yang tinggi dan terlalu banyak insulin di dalam tubuh kamu. Ketika haid tidak teratur dan siklusnya menjadi panjang, proses ovulasi dalam tubuh akan berhenti total atau hanya terjadi dalam kondisi tertentu.

Tidak hanya haid yang tak teratur, ketika kamu menderita PCOS, maka perdarahan yang terjadi saat haid bisa menjadi sangat berat atau bahkan terasa ringan daripada biasanya.

Kondisi ini tentu berbahaya, karena haid yang teratur dapat mencegah penebalan lapisan rahim. Maka ketika haid kamu tidak teratur, maka risiko pembentukan sel yang tidak normal di rahim akan semakin tinggi.

Gejala dan tanda PCOS

Tanda dan gejala PCOS biasanya berkembang saat kamu mengalami haid pertama di masa pubertas. Meskipun demikian, terkadang PCOS bisa terjadi setelah itu, salah satunya dipicu oleh kenaikan berat badan.

Gejala dari penyakit ini bervariasi. Diagnosis terhadap PCOS akan dilakukan ketika kamu setidaknya mengalami setidaknya dua dari tiga tanda berikut ini:

  • Haid yang tidak teratur
  • Kadar androgen yang berlebihan
  • Polycystic ovary, saat ovarium membesar dan mengandung folikel yang mengelilingi sel telur

Penyebab terjadinya PCOS

Penyebab pasti PCOS masih belum diketahui, tapi beberapa faktor berikut ini dipercaya dapat menjadi pemicunya:

  • Insulin yang berlebihan: Kadar insulin yang berlebihan di dalam tubuh dapat meningkatkan produksi androgen. Hasilnya, tubuh kamu akan kesulitan untuk melakukan ovulasi
  • Inflamasi ringan: Mayo Clinic menyebut kalau perempuan yang menderita PCOS juga memiliki inflamasi ringan yang menstimulasi polycystic ovaries untuk menghasilkan androgen
  • Keturunan: PCOS juga bisa disebabkan oleh gen yang diturunkan oleh orang tua ke anaknya
  • Androgen yang berlebihan: Ovarium menghasilkan level androgen yang tidak wajar, akibatnya kamu akan mengalami pertumbuhan hirsutisme dan jerawat

Komplikasi akibat PCOS

Dilansir Mayo Clinic, PCOS bisa menyebabkan komplikasi sebagai berikut:

  • Infertilitas
  • Diabetes atau tekanan darah tinggi di masa kehamilan
  • Keguguran atau kelahiran yang prematur
  • Inflamasi parah pada lever yang disebabkan oleh akumulasi lemak
  • Sindrom metabolik, termasuk tekanan darah tinggi, gula darah tinggi dan kadar kolesterol yang tidak normal yang dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular
  • Diabetes tipe 2 atau pradiabetes
  • Gangguan tidur atau sleep apnea
  • Depresi, gelisah dan gangguan makan
  • Perdarahan di rahim yang tidak normal
  • Kanker di lapisan rahim

Obesitas juga merupakan salah satu kondisi yang memiliki kaitan dengan PCOS. Kalau tidak diatasi, maka obesitas bisa memperburuk komplikasi PCOS.

Perawatan dan pengobatan PCOS

Ada beberapa cara untuk mengatasi PCOS, yaitu dengan:

  • Perubahan gaya hidup: Menerapkan pola hidup yang sehat dapat membantu kamu mengelola PCOS dan mengurangi tingkat keparahan gejala yang timbul. Mulailah mengonsumsi makanan dan menjaga berat badan yang sehat
  • Terapi alami: Laman Jean Hailes menyebut lebih dari 70 persen wanita di Australian menggunakan terapi alami untuk meningkatkan beberapa aspek kesehatan dalam hidup mereka
  • Kontrasepsi hormon: Dokter bisa memberikan resep kontrasepsi hormon untuk membuat haid kamu kembali teratur

Demikianlah berbagai penjelasan tentang PCOS yang ternyata salah satu gejalanya adalah tidak teraturnya siklus haid. Selalu periksakan diri kamu ketika mengalami haid yang tidak teratur, ya!

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kami melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. WebMD, diakses 20 November 2020. Why Is My Period So Random?
  2. MedicalNewsToday, diakses 20 November 2020. What you need to know about irregular periods
  3. Mayoclinic, diakses 20 November 2020. Polycystic ovary syndrome (PCOS)
  4. Jean Hailes, diakses 20 November 2020. Irregular Periods – management & treatment
    register-docotr