Kesehatan Wanita

Belum Menstruasi Setelah Melahirkan, Bolehkah Mulai Pakai Kontrasepsi?

October 16, 2020 | Anisya Fitrianti | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Tahukah kamu bahwa kamu bisa hamil lagi segera setelah melahirkan? Bahkan jika kamu sedang menyusui dan bahkan jika menstruasi belum kembali.

Wanita pada umumnya melepaskan sel telur (ovulasi) sekitar 2 minggu sebelum menstruasi dimulai. Jadi, mungkin saja kamu hamil sebelum menstruasi.

Menggunakan alat kontrasepsi mungkin akan membantu jika kamu belum siap atau tidak ingin hamil lagi segera setelah melahirkan. Namun, kapankah kamu boleh memulai kontrasepsi? Berikut penjelasannya.

Kapan boleh mulai menggunakan kontrasepsi setelah lahir?

Menstruasi bisa kembali kapan saja sekitar enam minggu hingga tiga bulan setelah melahirkan. Hal ini bergantung pada apakah kamu menyusui secara eksklusif, memberi susu formula, atau menggunakan campuran keduanya.

Umumnya, masa subur pada wanita adalah dua minggu sebelum menstruasi. Menstruasi mungkin tidak dimulai kembali sampai kamu mengurangi atau berhenti menyusui. Namun, tanpa disadari kamu mungkin tetap subur.

Jika kamu berencana untuk menggunakan kontrasepsi setelah melahirkan, kamu disarankan untuk memulainya sekitar tiga minggu setelah melahirkan.

Baca juga: Mengenal KB Vasektomi bagi Pria: Bagaimana Prosedur, Risiko dan Rincian Biayanya

Pilihan alat kontrasepsi setelah melahirkan

Penting untuk merencanakan kontrasepsi, bahkan sebelum momen melahirkan berlangsung. Jika kamu melahirkan di rumah sakit, kamu mungkin akan mendiskusikan kontrasepsi dengan bidan atau dokter sebelum kamu pulang.

Kamu akan ditanya mengenai kontrasepsi pada pemeriksaan pasca kelahiran, yang dilakukan 6 hingga 8 minggu setelah melahirkan.

Namun, kamu bisa mendiskusikannya kapan saja (termasuk saat masih hamil) dengan bidan, dokter, maupun dengan teman atau kerabat yang telah berpengalaman.

Tidak semua kontrasepsi aman untuk semua wanita. Kamu juga dapat mendiskusikan dengan dokter mengenai metode kontrasepsi mana yang cocok untukmu.

Kapan pun setelah melahirkan, selama tidak memiliki risiko medis, kamu dapat menggunakan alat kontrasepsi berikut:

  • Implan kontrasepsi
  • Suntikan kontrasepsi
  • Pil KB (pil progestogen)
  • Kondom

Selain itu, kamu dapat memilih untuk memasang IUD (intrauterine device) atau IUS (intrauterine system) dipasang dalam waktu 48 jam setelah melahirkan.

Jika IUD atau IUS tidak dipasang dalam waktu 48 jam, kamu biasanya akan disarankan untuk menunggu hingga 4 minggu setelah melahirkan.

Alat kontrasepsi yang sebaiknya tidak digunakan segera setelah melahirkan

Seperti yang telah dijelaskan, hampir semua metode KB dapat dimulai segera setalah melahirkan. Namun ada beberapa pengecualian pada alat kontrasepsi berikut:

  • Pil, cincin, dan koyo KB hormonal

Semua metode ini mengandung estrogen, kecuali pil mini. Estrogen dapat memengaruhi asupan ASI pada minggu pertama setelah melahirkan. Jika kamu berencana menyusui, sebaiknya tunda penggunaan metode KB ini hingga sekitar 4-6 minggu selah melahirkan.

  • Tutup serviks, diafragma, dan spons KB

Sebaiknya tunda penggunaan metode ini hingga 6 minggu pasca melahirkan agar serviks memiliki waktu untuk kembali ke ukuran normalnya. Jika kamu menggunakan salah satu dari metode ini sebelum kehamilan, maka harus dipasang kembali.

Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan saat memutuskan jenis kontrasepsi apa yang akan digunakan setelah kehamilan. Efektivitas, kemudahan penggunaan, efek samping, dan tujuan keluarga berencana jangka panjang penting untuk dipertimbangkan saat membuat pilihan ini.

Apakah menyusui bisa berfungsi sebagai kontrasepsi?

Menyusui dapat berfungsi sebagai bentuk pengendalian kelahiran dengan menunda kembalinya menstruasi. Namun, ini hanya berfungsi jika kamu menyusui secara teratur dan sering. Secara khusus, menyusui sebagai kontrasepsi hanya berhasil jika:

  • Usia bayi kurang dari enam bulan
  • Menstruasi belum kembali
  • Menyusui bayi secara eksklusif sesuai permintaan bayi, siang dan malam (minimal enam kali menyusui panjang setiap 24 jam, tanpa jeda lebih dari empat jam di antara waktu menyusui)

Setelah bayi berhenti menyusu secara eksklusif, metode ini bukanlah kontrasepsi yang efektif dan kamu perlu menggunakan kontrasepsi lain.

Ketika sudah siap dan menentukan jenis kontrasepsi apa yang akan kamu gunakan, segeralah hubungi dokter untuk berkonsultasi dan pemasangan sesuai kondisi kesehatanmu, ya.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
    register-docotr