Kesehatan Seksual

Ladies, Sudahkah Kamu Tahu Tips agar Seks di ‘Malam Pertama’ Tidak Menyakitkan?

November 29, 2020 | Nanda Hadiyanti | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Banyak orang mengatakan jika berhubungan seks di malam pertama setelah pernikahan, akan menyebabkan sakit yang dirasakan oleh wanita. Agar tidak mengalaminya, kamu membutuhkan tips malam pertama agar tidak sakit.

Sebelum mengetahui tips malam pertama agar tidak sakit, kamu perlu tahu dulu, kenapa seks pertama kali sering menyebabkan sakit. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ulasan selengkapnya.

Rasa sakit yang dialami wanita saat malam pertama

Dilansir dari Medical News Today, rasa sakit ketika berhubungan seks tersebut berasal dari rasa cemas, otot dasar panggul yang tegang serta adanya tekanan dan robekan pada selaput dara.

Selain itu, kurangnya pelumas juga bisa menyebabkan sakit saat penetrasi seksual. Karena itu sebaiknya singkirkan rasa cemasmu dan cobalah untuk mengikuti beberapa tips berikut ini.

Baca Juga: Kondom Bisa Turunkan Gairah Bercinta? Berikut Tips Agar Seks Tetap Menggairahkan!

Tips malam pertama agar tidak sakit

  • Persiapan dan penyesuaian. Pastikan kamu sudah siap untuk berbagi dengan pasangan dan jangan terburu-buru saat malam pertama tiba. Pastikan kamu dan pasangan melakukan penyesuaian sebelum melakukan hubungan seks.
  • Pemanasan. Jika dirasa sudah nyaman, kamu dan pasangan bisa ke tahap selanjutnya yaitu pemanasan sebelum berhubungan seks atau foreplay. Di sini kesempatan kamu untuk menghasilkan pelumas vagina.
  • Pelumas itu penting. Karena pelumas yang cukup akan membantu mengurangi rasa sakit. Atau kamu bisa menyiapkan produk pelumas seks khusus untuk digunakan saat malam pertama.
  • Tips malam pertama agar tidak sakit selanjutnya adalah terbuka. Sudut tertentu saat penetrasi penis bisa menyebabkan sakit. Cobalah terbuka dan berbicara jika itu terjadi. Pasangan bisa mengubah dan mencoba posisi lain untuk membuatmu merasa lebih nyaman.
  • Jujur selama berhubungan seksual. Karena rasa sakit bisa saja terjadi meski aktivitas seks sudah berjalan. Kamu bisa jujur pada pasangan jika merasa tidak ingin melanjutkan.
  • Rileks juga akan membantu. Jika kamu tegang dan cemas akan memengaruhi otot. Sementara rasa nyaman saat berhubungan seks bisa didapat jika otot kendur dan kamu menghasilkan pelumas vagina yang banyak.

Selain itu, pengetahuan seks juga penting. Salah satunya untuk memahami anatomi dasar. Ini akan membantu saat foreplay berlangsung. Sehingga kamu menjadi lebih sensitif merasakan bagian-bagian mana yang memberi respons terhadap rangsangan.

Kamu bisa meminta pasangan untuk memberikan stimulasi lebih di bagian tersebut untuk membangun gairah seksual. Misalnya memberikan stimulasi pada klitoris. Karena dari penelitian secara konsisten menemukan bahwa klitoris sering kali menjadi pusat kenikmatan seksual.

Baca Juga: Aktivitas Seks yang Agresif Bisa Bikin Penis Patah? Ketahui Penyebab dan Gejalanya

Sebagai informasi tambahan, rasa sakit saat malam pertama umumnya tidak berlangsung lama. Jika kamu mengalami sakit sepanjang berhubungan seks, sebaiknya segera melakukan konsultasi dengan dokter.

Karena ada berbagai macam kondisi penyebab sakit selama melakukan hubungan seksual atau dalam bahasa medis disebut dispareunia. Salah satu penyebabnya adalah vaginismus atau kontraksi otot dasar panggul.

Demikian informasi mengenai tips malam pertama agar tidak sakit untuk para wanita.

Punya pertanyaan lebih lanjut tentang kesehatan seksual? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Medical News Today, diakses 18 November 2020
Tips for making sexual encounters less painful
NHS, diakses 18 November 2020
Is sex painful the first time?

    register-docotr