Kesehatan Seksual

Sperma yang Dikeluarkan di Luar Tetap Bisa Mengakibatkan Hamil, Kok Bisa?

November 15, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Cara paling aman untuk menghindari kehamilan yang tidak direncanakan saat berhubungan seksual adalah dengan menggunakan kondom. Karena, sekalipun sperma dikeluarkan di luar tetap bisa hamil, lho!

Teknik penarikan penis sebelum ejakulasi supaya sperma tidak keluar di dalam vagina pasangan ini memang terdengar sederhana, tapi untuk melakukannya tidak mudah. Selain masih ada risiko kehamilan, teknik ini tidak melindungi kamu dari penyakit menular seksual.

Kenapa orang menggunakan metode menarik penis sebelum ejakulasi?

Teknik menarik penis sebelum ejakulasi kerap diandalkan orang sebagai metode kontrasepsi untuk mencegah kehamilan. Alasannya adalah:

  • Teknik ini gratis dan siap digunakan tanpa alat apapun
  • Tidak memiliki efek samping
  • Tidak butuh obat untuk mencegah kehamilan

Beberapa pasangan menggunakan teknik ini karena mereka mereka tidak ingin menggunakan metode kontrasepsi lainnya yang memiliki efek samping.

Baca Juga: Benarkah Spermisida Pembunuh Sperma Efektif Tunda Kehamilan?

Sekalipun sperma dikeluarkan di luar tetap bisa hamil

Ya, kemungkinan itu tetap ada. Karena itu, sangat berisiko jika kamu mengandalkan teknik ini sebagai cara mencegah kehamilan.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat menyebut kalau tingkat keberhasilan teknik ini dalam menahan kehamilan mencapai 96 persen. Namun, masih ada peluang 4 persen kehamilan itu terjadi sekalipun kamu melakukan teknik ini dengan sempurna.

Penelitian tersebut menyebut kalau setidaknya ada 18 hingga 28 persen pasangan yang hamil sekalipun menggunakan metode ini. Sementara situs kesehatan mayoclinic menyebut satu dari 5 pasangan yang menggunakan metode ini mengalami kehamilan di tahun pertama mereka.

Salah satu alasan mendasar kenapa sekalipun sperma dikeluarkan di luar tapi tetap bisa hamil adalah karena teknik ini butuh perhitungan waktu yang tepat saat kamu menarik penis dari vagina. 

Penyebab mengapa meski sperma dikeluarkan di luar tetap bisa hamil

Sebagaimana yang sudah dijelaskan di atas, alasan paling utama adalah waktu penarikan penis yang tidak tepat. Hal ini wajar terjadi karena saat berhubungan seksual, akan sulit untuk mengendalikan sensasi yang sedang kamu rasakan.

Alasan lain kenapa sekalipun sperma dikeluarkan di luar tapi kamu tetap bisa hamil adalah cairan pre-cum atau praejakulasi. Ini merupakan cairan yang dikeluarkan penis saat kamu sedang terangsang secara seksual.

Kebanyakan orang hanya mengeluarkan cairan ini dalam jumlah yang kecil dan biasanya cairan ini tidak mengandung sperma. Tapi sel sperma yang masih berada di uretra dari ejakulasi sebelumnya dapat bercampur dengan pre-cum.

Karena itu, sekalipun kamu bisa menarik penis dalam waktu yang tepat sebelum ejakulasi, tapi kalau ada sedikit cairan yang mengandung sperma di dalam vagina pasangan, maka kehamilan bisa tetap terjadi.

Kehamilan bisa terjadi sekalipun tidak dalam masa subur

Peluang kehamilan sangat tinggi terjadi kalau kamu berhubungan seksual sebelum dan saat ovulasi terjadi di dalam tubuh. Ovulasi sendiri terjadi di hari ke-12 hingga ke-16 sebelum periode menstruasi berikutnya.

Saat ovulasi, ovarium melepaskan satu atau lebih sel telur yang siap dibuahi oleh sel sperma dari pria.

Tapi kamu tetap bisa hamil sekalipun tidak dalam masa subur, lho. Bahkan saat menggunakan teknik mengeluarkan sperma di luar vagina.

Hal ini terjadi karena sperma dapat bertahan hidup di dalam vagina hingga 7 hari lamanya. Hal yang perlu kamu ingat, dalam satu kali ejakulasi ada lebih dari 300 juta sperma yang keluar dari penis pria dan beberapa di antaranya bisa bercampur di cairan praejakulasi.

Cara melatih teknik penarikan penis sebelum ejakulasi

Beberapa orang memang kesulitan untuk menerapkan teknik ini dalam waktu yang tepat. Tapi kamu bisa melakukannya dan membiasakan diri dengan latihan yang sering untuk tahu tanda dari tubuh saat akan ejakulasi.

Caranya, kamu bisa latihan dengan menggunakan kondom terlebih dahulu. Saat kamu mendekati orgasme, cobalah perhatikan tanda yang diberikan tubuh saat cairan ejakulasi ingin keluar.

Dengan demikian kamu bisa mengerti tanda-tanda alami yang diberikan tubuh saat ejakulasi akan berlangsung. Jangan coba untuk menggunakan metode ini tanpa kondom sampai kamu benar-benar yakin akan waktu yang tepat untuk menarik penis dari vagina.

Demikianlah fakta bahwa sekalipun sperma dikeluarkan di luar, kamu tetap bisa hamil. Selalu praktikkan hubungan seksual yang aman dan sehat, ya!

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kami yang sedia 24/7 di Good Doctor, ya! Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Healthline, diakses 05 November 2020. Can You Get Pregnant from Using Pull-Out Method?
  2. Mayoclinic, diakses 05 November 2020. Withdrawal Method
  3. Healthline, diakses 05 November 2020. 7 FAQs About the Pull Out Method (Withdrawal)
  4. National Health Services, diakses 05 November 2020. Can I get pregnant if I have sex without penetration?
  5. US National Library of Medicine, diakses 05 November 2020. Pull and pray or extra protection? Contraceptive strategies involving withdrawal among US adult women
    register-docotr