Kesehatan Seksual

Catat, Ini Dampak yang Bisa Ditimbulkan bagi Pria yang Terlalu Sering Masturbasi

August 30, 2020 | Dani Kosasih | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Masturbasi merupakan aktivitas seksual yang bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental, tidak terkecuali untuk pria. Namun, jika melakukannya terlalu berlebihan ternyata ada dampak yang bisa ditimbulkan, baik itu dampak negatif maupun dampak positif.

Apa saja dampak atau efek samping yang bisa ditimbulkan dengan terlalu berlebihan bermasturbasi bagi pria, simak penjelasan dalam artikel ini.

Baca Juga: Amankah Masturbasi Saat Hamil? Ini Jawabannya

Durasi masturbasi

Melansir dari laman psychcentral.com, setiap pria memiliki periode yang bervariasi dalam melakukan masturbasi.

Ada pria yang tidak suka melakukannya, namun ada pula yang melakukan masturbasi dua atau tiga kali sehari, atau bahkan ada juga yang lebih sering.

Definisi masturbasi dalam batas normal sendiri adalah kondisi saat aktivitas masturbasi tidak membuatmu menjadi adiktif atau kecanduan.

Dampak terlalu sering masturbasi bagi pria

Masturbasi adalah kondisi saat seseorang merangsang alat kelaminnya untuk kesenangan seksual.

Masturbasi biasa dilakukan oleh pria dan wanita dari segala usia dan sering dianggap memiliki peran penting dalam perkembangan seksual yang sehat.

Hingga saat ini, masih belum ada penelitian khusus yang menemukan bahwa aktivitas masturbasi dapat menimbulkan efek samping pada kesehatan fisik dan seksual secara signifikan.

Untuk lebih jelas, berikut beberapa dampak baik dan buruk apabila kamu terlalu sering melakukan masturbasi:

Dampak buruk masturbasi

Kecanduan masturbasi

Terlalu sering melakukan masturbasi dapat membuat kamu menjadi adiktif atau kecanduan terhadap aktivitas seksual tersebut.

Untuk mengetahui apakah kamu sudah terjebak pada kecanduan masturbasi, berikut tanda-tandanya:

  • Melupakan tanggung jawab terhadap tugas dan aktivitas harian
  • Bolos kerja atau sekolah
  • Membatalkan rencana dengan teman atau keluarga
  • Malas bersosialisasi
  • Merusak hubungan asmara maupun seksual bersama pasangan
  • Menurunnya produktivitas pada kegiatan studi maupun pekerjaan

Mengalami rasa bersalah

Pada beberapa kasus, ada juga orang-orang yang mungkin merasa bersalah melakukan masturbasi karena kepercayaan budaya, spiritual, atau agamanya.

Jika kamu merasa bersalah karena melakukan masturbasi, bicarakan dengan seseorang yang kamu percaya tentang mengapa kamu masturbasi dan merasa bersalah.

Kamu bisa membuat janji temu dengan terapis seksual bersertifikasi dan berpengalaman untuk berkonsultasi terhadap permasalahan ini untuk membantu kamu terlepas dari perasaan bersalah atau malu.

Menurunnya sensitivitas seksual

Apabila kamu melakukan masturbasi terlalu sering dan menggunakan berbagai teknik masturbasi yang agresif atau berlebihan, maka kemungkinan berkurangnya sensitivitas seksual akan lebih besar.

Jika seorang pria melakukan metode masturbasi agresif yang melibatkan cengkeraman terlalu erat pada penis, maka penis akan mengalami penurunan sensasi.

Kamu bisa mengatasi permasalahan ini dengan melakukan stimulasi seperti menggunakan vibrator.

Beberapa penelitian mengatakan bahwa pria mengalami peningkatan fungsi ereksi setelah melakukan stimulasi dengan menggunakan vibrator.

Baca Juga: Tidak Selalu Buruk, Ini Manfaat Masturbasi bagi Kesehatan Tubuh

Dampak baik masturbasi bagi pria

Beberapa dampak baik masturbasi yang dipercaya banyak orang adalah:

  • Meredakan stres yang menumpuk
  • Membuat tidur lebih baik
  • Meningkatkan mood
  • Sebagi terapi rileksasi
  • Membuat kamu merasakan kesenangan
  • Mampu meredakan kram
  • Membantu melepaskan ketegangan seksual
  • Membuat kualitas berhubungan seks menjadi lebih baik
  • Membuat kamu lebih memahami keinginan dan kebutuhan seksual kamu.

Mencegah kanker prostat

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ejakulasi teratur dapat menurunkan risiko kanker prostat, meskipun banyak dokter masih belum yakin akan manfaat tersebut.

Sebuah studi pada 2016 menemukan bahwa risiko kanker prostat menurun sekitar 20 persen pada pria yang mengalami ejakulasi setidaknya 21 kali sebulan. Studi pada 2003 juga menemukan hubungan serupa antara ejakulasi yang sering dan risiko kanker prostat yang lebih rendah.

Namun meskipun begitu, masih belum ada bukti bahwa ejakulasi secara teratur melindungi dari kanker prostat stadium lanjut.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

1. pubmed.ncbi.nlm.nih.gov (2016). Diakses 28 Agustus 2020. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/27871956/

2. psychcentral.com (2019). Diakses 28 Agustus 2020. https://psychcentral.com/lib/how-much-masturbation-is-too-much/

3. healthline.com (2019). Diakses 28 Agustus 2020. https://www.healthline.com/health/masturbation-side-effects#prostate-cancer

4. medicalnewstoday.com (2020). Diakses 28 Agustus 2020. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320265#masturbation-side-effects

5. jsm.jsexmed.org. Diakses 28 Agustus 2020. https://www.jsm.jsexmed.org/article/S1743-6095(15)32575-3/fulltext

6. nhs.uk. Diakses 28 Agustus 2020. https://www.nhs.uk/common-health-questions/sexual-health/is-masturbation-normal/

    register-docotr