Kesehatan Seksual

Catat, Ini Dampak Jika Perempuan Terlalu Sering Masturbasi

August 30, 2020 | Dewi Nurfitriyana | dr. Ario W. Pamungkas
feature image

Masturbasi adalah salah satu kegiatan seksual yang umum dilakukan baik oleh perempuan maupun laki-laki. Meski begitu, tak banyak yang tahu bahwa jika dilakukan berlebihan, aktivitas ini bisa memberikan beberapa dampak bagi kehidupan.

Lalu apa saja dampak positif dan negatif dari masturbasi terlalu sering pada perempuan? Jawabannya bisa ditemukan pada ulasan menarik berikut ini.

Baca juga: Manfaat Buah Plum untuk Kesehatan, Atasi Sembelit sampai Cegah Osteoporosis

Dampak positif masturbasi terlalu sering pada perempuan

Menurut Healthline, masturbasi bisa membuat perempuan mendapatkan beberapa manfaat kesehatan. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

Sarana pelepas stres

Saat melakukan masturbasi, kamu akan memiliki kesempatan untuk mencari ketenangan dengan dirimu sendiri.

Pada momen ini kamu bisa menelusuri kebutuhan seksual yang kamu inginkan dan memenuhinya tanpa takut bergantung pada orang lain. Secara tidak langsung, ini akan membantu kamu melepas stres dari kegiatan sehari-hari.

Meningkatkan kualitas tidur

Disadari atau tidak, menjelang tidur otak akan mengalami fase persiapan untuk beristirahat.

Pada momen ini ada kalanya otak masih terus sibuk berpikir sehingga kamu pun menjadi kesulitan untuk tidur. Melakukan masturbasi sebelum tidur bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasinya.

Menyibukkan diri dengan aktivitas seksual yang satu ini, akan membantu otak melepaskan beban pikiran yang ada. Secara otomatis tubuh pun lebih siap untuk beristirahat dan tidur nyenyak sepanjang malam.

Membantu mengatasi kram

Menurut Metro, menjelang menstrusi perempuan umumnya akan mengalami kram pada perut. Selain mengatasinya dengan obat-obatan penghilang rasa sakit, ternyata masturbasi juga bisa dijadikan solusi.

Ini karena orgasme akan membantu perempuan mengatasi rasa nyeri pada perut, dan bahkan sakit kepala selama menjelang haid.

Dampak negatif masturbasi terlalu sering pada perempuan

Menurut Womenshealthmag, meski secara umum masturbasi tidak memiliki efek samping yang berbahaya bagi kesehatan. Namun pada beberapa kasus, terdapat beberapa dampak yang cukup mengganggu seperti:

Timbul rasa bersalah

Pada ajaran agama tertentu, masturbasi adalah kegiatan yang tidak diperbolehkan. Oleh sebab itu, tak jarang perempuan yang kerap melakukannya menjadi merasa bersalah berkepanjangan.

Hal ini mendorong timbulnya rasa malu dan tidak percaya diri. Untuk mengatasinya, kamu harus segera berkonsultasi kepada tenaga medis agar tidak memengaruhi kesehatan mentalmu.

Penyakit seksual

Aspek kebersihan memegang peran penting dalam kehidupan seksual yang sehat. Hal ini juga berlaku ketika kamu melakukan masturbasi.

Saat aktivitas ini menjadi sebuah rutinitas, sementara kamu tidak menjaga kebersihan tangan maupun alat bantu seks yang ada. Besar kemungkinan kamu menjadi berisiko terkena berbagai penyakit alat reproduksi.

Mulai dari infeksi saluran kencing, iritasi pada dinding rahim, dan semacamnya.

Tubuh jadi kurang peka

Terlalu sering melakukan masturbasi juga bisa membuat tubuh perempuan menjadi kurang sensitif. Ia jadi kurang peka terhadap sentuhan langsung yang diberikan oleh pasangannya.

Ini karena kepuasan seksual dari gerakan dan sentuhan tangan atau alat bantu seks yang dilakukan sendiri, akan sulit disamai oleh pasangan. Meski begitu kamu tak perlu khawatir karena ini tidak berlangsung permanen.

Kamu tetap bisa merasakan sensasi menyenangkan saat berhubungan suami istri, jika mencoba berhenti masturbasi selama beberapa waktu.

Dengan begitu tubuh akan kembali menyesuaikan diri dengan rangsangan dan sentuhan fisik secara langsung yang diberikan oleh suami tercinta.

Baca juga: Ketahui Beberapa Cara Memasak Sayur agar Gizinya Tidak Hilang

Membuat rumah tangga renggang

Mencapai kepuasan seksual tanpa bantuan pasangan mungkin membuat kamu merasa mandiri. Namun jika hal ini terus dibiarkan, maka lama kelamaan bisa membuat hubungan dengan pasangan jadi hambar.

Kamu akan merasa bahwa kebutuhan seksualmu tidak langi bergantung pada pasangan. Jika dibiarkan, bisa saja ini mengancam keberlangsungan rumah tangga kalian.

Baca juga: Praktis dan Mudah Diolah, Apa Kandungan Gizi yang Dimiliki Telur?

Memengaruhi mental

Ini karena standar kepuasan yang kamu tentukan bisa jadi terlalu sulit untuk dipenuhi pasangan. Sehingga kalian berdua menjadi tidak bisa seiringan lagi saat berhubungan seksual.

Rasa tidak puas yang terus menerus muncul, secara tidak langsung bisa memengaruhi kondisi mental kalian terpuruk.

Untuk mengatasinya, kamu dan pasangan perlu berkomunikasi mengenai hubungan seksual yang diinginkan. Jika kebiasaan kamu melakukan masturbasi adalah salah satu penyebab masalahnya, ada baiknya untuk mencoba berhenti melakukannya.

Oleh sebab itu jika dirasa ketergantungan terhadap masturbasi mulai membuatmu merasakan hal-hal di atas, tak ada salahnya mencari bantuan tenaga medis untuk mengatasinya.

Kamu bisa datang ke psikolog sampai dokter kandungan untuk berkonsultasi mengenai hal ini.

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

Are there side effects to masturbation? https://www.medicalnewstoday.com/articles/320265#masturbation-side-effects diakses pada 27 Agustus 2020

Is It Possible To Masturbate Too Much? Asking For A Friend! https://www.womenshealthmag.com/sex-and-love/a32459884/too-much-masturbation/ diakses pada 27 Agustus 2020

Masturbation Effects on Your Health: Side Effects and Benefits https://www.healthline.com/health/masturbation-side-effects#during-pregnancy diakses pada 27 Agustus 2020

 

    register-docotr