Puasa

5 Olahraga Saat Puasa yang Bisa Dilakukan #DiRumahAja

April 22, 2020 | Husni Efendi
feature image

Apa saja olahraga saat puasa, yang bisa dilakukan khususnya dalam kondisi #DiRumahAja seperti saat ini? Simak pilihannya berikut, yuk!

Berpuasa di bulan Ramadan adalah saat di mana tidak ada minuman atau makanan yang dikonsumsi di siang hari. Oleh karenanya, ada banyak spekulasi mengenai pantang olahraga dan aktivitas fisik selama berpuasa.

Padahal, berpuasa di bulan Ramadan sesungguhnya bukan halangan untuk berolahraga demi menjaga kebugaran tubuh, lho!

Kenapa harus tetap olahraga selama puasa?

Seperti dikutip dari ResearchGate, bahwa puasa selama 30 hari berturut-turut tanpa olahraga dapat menghasilkan kemunduran kekuatan dan kebugaran.

Individu yang biasa berolahraga minimal 3 hari dalam seminggu selama 11 bulan, namun menghindari olahraga saat puasa selama bulan Ramadan, justru menempatkan diri mereka pada kemunduran terkait dengan adaptasi kardiovaskular dan resistensi.

Jadi, bagi individu yang suka berolahraga dan ingin berpuasa, penting untuk tetap mempertahankan rutinitas olahraga selama Ramadan.

Tidak perlu meningkatkan bobot latihannya, hanya perlu mempertahankan kebiasannya, dengan latihan yang intensitasnya bisa jadi lebih rendah. Sebab meninggalkan olahraga selama sebulan, itu akan sama dengan kehilangan empat bulan latihan.

Olahraga saat puasa yang bisa dilakukan di rumah

Lalu apa saja jenis-jenis olahraga saat puasa, yang bisa dilakukan khususnya pada saat situasi #DiRumahAja terkait Covid-19 seperti saat ini?

Berikut beberapa pilihannya:

1. Gerakan-gerakan ringan

Gerakan olahraga ringan ini tentu bisa kamu lakukan di rumah saat berpuasa. Beberapa hal yang bisa dilakukan, misalnya seperti push-up, sit-up, atau lompat tali.  

Ini bagus untuk dilakukan sebelum beraktivitas, sekaligus juga bisa membantu memperlancar peredaran darah. Yang perlu kamu ingat adalah karena sedang berpuasa, gerakan dan intentitasnya tidak perlu terlalu diforsir.

Jika biasanya kala sedang tidak berpuasa kamu melakukannya selama 30 menit, maka kamu bisa melakukannya sekitar 15 menit saja.

2. Senam

Hal lain yang bisa dilakukan di rumah saat berpuasa, dan menambah kebugaran adalah senam. Salah satunya adalah dengan melakukan yoga, yang tidak hanya membuat tubuh bugar, namun juga membuat pikiran dan mental lebih tenang, dan mempercepat proses detoksifikasi tubuh.

Sebab gerakan yoga tidak melulu berfokus pada gerakan fisik, tapi juga latihan pernapasan dan meditasi, yang baik untuk relaksasi dan mengurangi stres.

Selain yoga, kamu juga bisa memilih senam aerobik atau zumba, yang dapat mengaktifkan otot-otot tubuh, dan untuk menambah kebugaran tubuh.

Kamu bisa melakukan berbagai variasi gerakan yoga, aerobik, atau zumba ini di rumah saat berpuasa, misalnya dengan panduan video dari YouTube.

3. Jogging

Joging alias berlari pelan (antara lari dan berjalan) adalah juga olahraga ringan yang bisa kamu lakukan saat berpuasa. Waktunya pun bisa fleksibel antara pagi hari, ataupun sore hari sebelum berbuka puasa.

Joging juga bisa dilakukan hanya di sekitar rumah dengan beberapa kali putaran. Apabila cuaca atau situasi di luar rumah tidak mendukung, kamu bisa melakukan joging di dalam rumah dengan menggunakan treadmill.

4. Bersepeda

Alternatif olahraga yang juga bisa dilakukan saat berpuasa adalah bersepeda. Mirip dengan joging, kamu bisa melakukannya dengan bersepeda keliling sekitar rumahmu.

Melakukannya pun kamu tidak perlu berlama-lama, lima belas menit terbilang cukup untuk membuat badanmu menjadi lebih bugar. Apabila kondisi cuaca terik atau misalnya hujan, kamu bisa melakukan olahraga bersepeda ini dengan memakai sepeda statis, dan tidak perlu keluar rumah.

5. Berenang

Untuk kamu yang hobi berenang, tentu ini menjadi pilihan yang menyenangkan, mengingat selain menyegarkan, renang juga bisa membantu latihan pernafasan.

Namun untuk olahraga yang satu ini juga harus dilakukan dengan hati-hati, yang mana kamu harus menjaga dan memastikan tidak ada air yang masuk ke dalam tubuhmu. Terutama masuknya air ke dalam mulut, hal yang tentu bisa membatalkan puasamu. 

Itu tadi beberapa jenis olahraga yang bisa kamu lakukan saat melakukan puasa di bulan Ramadan, nah kamu mau pilih yang mana? Silakan disesuaikan dengan pilihan dan kondisimu, ya!

Tapi ada satu hal lagi yang sebaiknya kamu perhatikan dalam melakukan olahraga-olahraga tersebut di atas. Hal yang tidak kalah penting adalah membuat perencanaan waktu terlebih dahulu, karena sebelum menentukan olahraga yang cocok saat puasa, tentukan dulu waktu yang tepat.

Karena ini berkaitan dengan daya tahan tubuh, di mana setiap orang akan berbeda kondisinya. Dan tentunya supaya tidak bentrok dengan berbagai kegiatan lain yang harus kamu lakukan. 

Kapan waktu terbaik untuk olahraga saat puasa?

Buat kamu yang ingin olahraga saat puasa, sebaiknya olahraga sebelum atau sesudah berbuka puasa?

1. Sebelum berbuka puasa

Jika kamu memilih melakukan olahraga sebelum berbuka puasa, ada hal yang harus kamu perhatikan, yakni, kegiatannya sebaiknya dibatasi tidak lebih dari 60 menit, dan disarankan kamu melakukannya di tempat yang sejuk. Kenapa? Supaya kamu tidak mengalami dehidrasi.

Waktu yang bagus untuk melakukannya adalah saat pagi hari, atau saat sore hari. Tentu tidak disarankan dilakukan saat tengah hari ketika cuaca panas.

Setelah berbuka puasa, minumlah cukup cairan atau air untuk mengisi kembali garam dan mineral yang hilang saat tadi kamu melakukan olahraga.

2. Setelah berbuka puasa

Jika kamu memilih melakukan olahraga setelah berbuka puasa, perlu ada jeda setelah tubuhmu mendapat asupan makanan dan minuman. Dianjurkan untuk melakukannya tiga jam setelah berbuka puasa, karena pada saat itu tubuh telah menyelesaikan proses pencernaan.

Segera hentikan aktivitas fisik apa pun jika kamu mengalami pusing, mual, kesulitan bernapas, atau nyeri dada. Minumlah air putih dalam jumlah yang cukup setelah berbuka dan sahur, untuk menghindari dehidrasi selama puasa.

Semua kegiatan olahraga yang kamu lakukan, disarankan antara 30 hingga 60 menit saja.

Setelah jenis olahraga apa dan waktu yang tepat bisa kamu tentukan, saat puasa kamu juga perlu memerhatikan asupan makanan saat berbuka dan sahur. Idealnya asupan makanan kamu juga harus memenuhi  gizi, protein, karbohidrat, vitamin, dan beberapa hal lain yang akan diperlukan tubuh.

Jadi, berpuasa dengan tetap beraktivitas dan bahkan berolahraga, tentu bukan penghalang. Selamat berpuasa dan tetap bugar, ya!

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

– ResearchGate, diakses 21 April 2020, Physical Activity During the Month of Ramadan Fasting, https://www.researchgate.net/publication/257355739_PHYSICAL_ACTIVITY_DURING_THE_MONTH_OF_RAMADAAN_FASTING

 

– Hamad.qa, diakses 21 April 2020, Physical activity during Ramadan https://www.hamad.qa/EN/your%20health/Ramadan%20Health/Health%20Information/Pages/Activity.aspx

 

– Khaleejtimes.com, diakses 21 April 2020, Best times to exercise during Ramadan

https://www.khaleejtimes.com/ramadan-2016/ramadan-health/best-times-to-exercise-during-ramadan

 

– Thenational.ae, diakses 21 April 2020, What to consider when practising yoga during Ramadan

https://www.thenational.ae/lifestyle/wellbeing/what-to-consider-when-practising-yoga-during-ramadan-1.26076

 

– Cyclingplus.my, diakses 21 April 2020, Cycling while fasting during Ramadan

https://cyclingplus.my/how-to/cycling-while-fasting-during-ramadan

 

    register-docotr