Puasa

Inilah Penyebab Kenapa Ngantuk Terus saat Puasa

May 17, 2020 | Husni Efendi
feature image

Kenapa ngantuk terus saat puasa? Tentu bisa karena banyak hal.

Menahan diri dari makan dan minum di siang hari saat bulan puasa adalah tantangan tersendiri, kendala terbesar yang dialami kebanyakan dari kamu saat berpuasa adalah rasa kantuk yang sering muncul ketika kamu harus bekerja.

Saat kantuk datang, tubuh terasa lemah dan otak sulit berkonsentrasi. Jika dibiarkan hal itu dapat menyebabkan produktivitas kamu menjadi terganggu, dan bisa membuat puasa selama bulan Ramadan menjadi tidak lancar.

Baca Juga: Cara Ampuh Menjaga Kesehatan Mental Saat Menjalani Puasa di Musim Pandemi

Kenapa ngantuk terus saat puasa dan apa dampaknya?

  • Penyebab kamu suka ngantuk saat puasa, karena waktu paling umum untuk rutinitas tidur yang terganggu adalah di malam bulan Ramadan, ketika banyak kegiatan yang membuat kamu terjaga hingga malam.
  • Rutinitas tidur yang terganggu tersebut berdampak pada aktivitas kamu di siang hari yang membuat kamu ngantuk, bisa mengurangi kosentrasi, dan bisa pula menyebabkan mood kamu yang kurang bagus.
  • Penting bagi tubuh manusia untuk mendapatkan tidur, makanan, dan minuman berkualitas baik dan cukup. Kalau kekurangan semua itu, kamu akan mendapati diri merasa lelah. Apalagi saat bulan puasa seperti ini, kamu harus pandai-pandai mengaturnya.
  • Kurang tidur juga bisa memengaruhi hormon dalam tubuh yang mengontrol nafsu makan kamu. Ketika tidurmu berkurang, mungkin juga akan berakibat membuat nafsu makanmu berkurang, entah saat berbuka atau sahur

Nah, berikut tip supaya kualitas tidur kamu di bulan Ramadan ini terjaga

Kuantitas tidur

Cobalah untuk mendapatkan jumlah tidur yang sama selama periode 24 jam.

Biasanya, kebanyakan orang akan tidur pada malam hari selama tujuh hingga delapan jam dalam satu waktu, tetapi selama Ramadan ini tidak mungkin. Cobalah untuk menebus tidur malam yang hilang jika memungkinkan.

Cobalah tidur lebih awal dari biasanya. Lalu bangun jam 3.30 pagi siap untuk sahur, dan setelah Subuh, coba kembali tidur lagi beberapa saat sebelum kamu memulai aktivitas kembali.

Jika hal tersebut tidak memungkinkan, maka tidur siang setelah atau saat bekerja bisa dilakukan. Tidur tidak harus dalam pengertian kamu memakai piyama, bantal, dan selimut.

Temukan tempat yang tenang dari tempat kamu bekerja, seperti coba masuk di mobil, dan tidur siang selama 20 menit.

Atur alarm untuk memastikan kamu tidak tidur berlebihan. Usahakan untuk tidak tidur lebih lama dari 20 menit selama tidur siang ini, karena tubuh malah akan menjadi lelap dan kamu akan bangun dengan perasaan lelah dan pusing.

Tidur siang yang cukup penting bagi kamu, yang harus melanjutkan kerja sampai sore dan harus berkendara pulang pada sore harinya.

Kualitas tidur juga jadi faktor kenapa ngantuk terus saat puasa

Selain menjaga kuantitas tidur sama pentingnya, untuk kamu memastikan bahwa tidur yang kamu dapatkan memiliki kualitas yang baik.

Caranya bisa diatasi dengan memastikan ruangan tidur kamu tenang dan gelap. Penyumbat telinga dan masker mata mungkin bisa kamu gunakan untuk membuat tidur menjadi lebih nyenyak.

Faktor makanan yang kamu konsumsi juga menjadi hal penting untuk menjaga kualitas tidur. Banyak orang mengonsumsi makanan berat, kaya kalori dan kaya gula saat buka puasa. Jenis makanan ini tanpa disadari malah akan mengganggu kualitas tidurmu.

Hindari juga makanan yang sangat pedas. Lapisan perut akan sangat sensitif saat berpuasa.

Memakan makanan pedas saat berbuka puasa akan menyebabkan penimbunan gas dalam perut dan bisa menyebabkan mulas. Jika hal itu terjadi tentu menyebabkan kualitas tidurmu menjadi terganggu di malam hari.

Hindari makanan yang banyak digoreng. Makanan ini sarat dengan lemak yang sulit diproses, sehingga disimpan sebagai jaringan lemak.

Bahkan bisa mengakibatkan gangguan pada saluran pencernaan atau bisa menyebabkan asam lambung menjadi naik, yang pada gilirannya juga bisa menyebabkan gangguan tidur.

Hindari juga kopi dan produk yang mengandung kafein. Banyak mengonsumsi kafein akan berakibat kamu menjadi susah tidur, maka dari itu air putih tentu menjadi pilihan yang lebih sehat.

Bukan berarti kamu tidak boleh meminum minuman yang mengandung kafein, tapi pastikan kamu meminumnya pada saat tidak berencana untuk tidur dalam 7 jam ke depan (hitungan kasar jam tidur ideal).

Itulah beberapa poin dan tip penting supaya kamu bisa menjaga kualitas dan kuantitas tidur kamu di bulan puasa ini. Jadi sudah tahu kan kenapa ngantuk terus saat puasa? Saatnya kualitas tidur kamu terjaga, berharap aktivitas dan puasa kamu tentu menjadi lancar. Selamat berpuasa!


Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

 

– thenational.ae, diakses 24 April 2020, How to get enough sleep during Ramadan

https://www.thenational.ae/lifestyle/wellbeing/how-to-get-enough-sleep-during-ramadan-1.16412

 

– ncbi.nlm.nih.gov, diakses 24 April 2020, The effects of Ramadan fasting on sleep patterns and daytime sleepiness: An objective assessment

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3724373/

 

– gulfnews.com, diakses 24 April 2020, How to get enough sleep in Ramadan

https://gulfnews.com/lifestyle/health-fitness/how-to-get-enough-sleep-in-ramadan-1.1852833

 

– bbc.com, diakses 24 April 2020, Ramadan: How to exercise, eat and sleep well while fasting

https://www.bbc.com/sport/get-inspired/43892309

    register-docotr