Puasa

Ini Daftar Menu Takjil yang Sehat bagi Tubuh saat Puasa

April 29, 2020 | Muhammad Hanif S.
feature image

Waktu berbuka adalah waktu yang paling dinantikan oleh sebagian besar Muslim. Tak sedikit yang memilih untuk menyiapkan menu takjil buka puasa dengan beragam makanan. Tapi, tahukah kamu bahwa tidak semua menu takjil buka puasa itu sehat?

Tubuh saat berpuasa perlu mendapat asupan yang tepat dari takjil. Untuk itu, mari ketahui kandungan gizi dan menu takjil buka puasa yang sehat untuk tubuh kamu. Berikut penjelasannya.

Cukupi kebutuhan cairan tubuh saat berbuka

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah bahwa tubuh memiliki komponen utama berupa cairan, persentasenya mencapai 60 sampai 70%. Oleh karena itu, kamu sebaiknya membatalkan puasamu dengan air, karena tubuhmu tidak mendapatkan asupan tersebut hingga lebih dari 12 jam.

Kandungan gizi yang disarankan untuk buka puasa

Buah-buahan. Sumber gambar: shutterstock

Berpuasa di bulan Ramadan membuat tubuh manusia harus beradaptasi dengan sistem kerja yang baru. Artinya, jika biasanya organ tubuh bisa mendapatkan gizi dari makanan kapan pun, saat puasa, tubuh hanya mendapatkan asupan pada waktu sahur dan berbuka.

Untuk mengembalikan fungsi tubuh setelah berpuasa, ada beberapa makanan dengan nilai gizi tertentu yang bisa menjadi alternatif takjilmu. Beberapa ahli gizi menyarankan berbuka dengan makanan takjil yang kaya akan serat, glukosa, dan fuktosa.

Kemudian, dilanjutkan dengan makanan utama yang mengandung karbohidrat dan protein dari nasi, sayuran, dan lauk pauk.

Ini takjil yang sebaiknya dihindari saat buka puasa

Gorengan menu takjil untuk buka puasa yang sebaiknya dihindari
Gorengan menu takjil yang sebaiknya dihindari. Sumber gambar: shutterstock

Saat memasuki waktu Maghrib, tidak jarang yang langsung melahap semua menu takjil buka puasa yang ada di hadapannya. Padahal, ada beberapa menu yang sebaiknya tidak dimakan atau diminum terlalu sering.

Beberapa takjil yang sebaiknya dihindari adalah yang memiliki kandungan santan dan lemak berlebih, misalnya kolak dan gorengan. Dua takjil tersebut tidak sepenuhnya baik untuk kesehatan.

Kendati, menurut Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Universitas Gadjah Mada, kamu tetap boleh mengonsumsi kolak dan gorengan sebagai takjil, kok. Hanya saja, tidak terlalu sering dan dalam jumlah porsi terbatas.

Santan dan gorengan memiliki kandungan lemak tinggi. Bukan hanya tidak sehat, keduanya bahkan bisa memberikan efek buruk untuk tubuh jika dimakan secara berlebihan. Salah satu dampak jangka panjang adalah munculnya obesitas.

Menu takjil buka puasa yang sehat

Setelah mendapat informasi tentang kandungan gizi yang baik dan yang harus dihindari. Berikut adalah sejumlah menu takzil yang sehat bagi tubuh kamu.

  • Kurma

Kurma adalah salah satu jenis takjil yang sudah umum dikonsumsi oleh sebagian Muslim, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di banyak negara.

Selain karena anjuran Nabi Muhammad, kurma adalah makanan yang cocok untuk dijadikan takjil karena memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan tubuh setelah berpuasa.

Satu gram kurma memiliki perpaduan glukosa dan fruktosa yang cukup tinggi. Masing-masing mempunyai persentase 19,5% dan 23% dari keseluruhan kandungan. Jika dihitung, kedua zat itu membentuk total 270 kalori.

Jumlah kalori itu mampu mengembalikan energi manusia setelah tidak mendapatkan asupan gizi selama lebih dari 12 jam. Keduanya mudah dicerna dan langsung masuk pada saluran darah, lalu menyebar ke seluruh bagian tubuh.

Dampak positifnya, rasa lelah, lemas, dan letih setelah berpuasa akan segera pergi.

  • Buah-buahan

Selain kurma, menu takjil buka puasa yang bisa kamu makan adalah buah-buahan. Buah-buahan mengandung serat yang tinggi, mampu mengembalikan fungsi sistem pencernaan setelah berpuasa sejak matahari terbit sampai terbenam.

Kandungan serat bisa ditemukan pada buah-buahan berair, seperti semangka, melon, dan pepaya. Serat sendiri memiliki banyak manfaat untuk tubuh, salah satunya adalah membantu menormalkan kinerja usus.

Selain itu, buah-buahan berserat juga mampu membantumu dalam mengontrol kadar gula darah dan menurunkan kolesterol.

  • Minuman hangat

Alih-alih membatalkan puasa dengan minuman dingin seperti es, air hangat sangat disarankan untuk mengawali aktivitas buka puasamu. Minuman hangat lebih mudah diterima oleh lambung yang sedang kosong karena tidak mendapat asupan makanan sejak pagi.

Air dingin hanya akan menimbulkan risiko kontraksi, karena memiliki temperatur yang rendah. Minum air hangat saat berbuka puasa juga disarankan oleh Kementerian Kesehatan. Bukan tanpa alasan, ada banyak manfaat yang bisa kamu rasakan setelah meminumnya.

Salah satu manfaat dari minum air hangat adalah membantu proses detoksifikasi alami pada tubuh, atau mengeluarkan racun-racun dan zat buruk yang menghambat peredaran darah.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
  1. The Oxford Student (2018), diakses 22 April 2020, How to Keep Healthy and Hydrated this Ramadan.
  2. Kementerian Kesehatan (2019), diakses 22 April 2020, Alasan Berbuka Puasa dengan Air Putih Hangat Lebih Menyehatkan.
  3. Universitas Gadjah Mada (2017), diakses 22 April 2020, Penting, Menjaga Pola Makan Sehat saat Buka dan Sahur.
  4. Universitas Airlangga (2019), diakses 22 April 2020, Kiat Puasa Sehat ala Ahli Gizi FKM UNAIR.
  5. Universitas Ahmad Dahlan (2013), diakses 22 April 2020, Puasa dan Asupan Gizi Seimbang
    register-docotr