Puasa

Pusing saat Puasa? Jangan Panik, Lakukan 4 Hal Berikut

May 8, 2020 | Nik Nik Fadlah
feature image

Kebanyakan orang pasti sering mengalami pusing saat sedang menjalankan ibadah puasa. Namun, apakah hal ini wajar atau justru merupakan tanda seseorang sedang menderita suatu penyakit tertentu?

Pusing merupakan kondisi yang sering dialami seseorang. Pada kasus yang ekstrem, pusing dapat menyebabkan seseorang pingsan. Tak hanya itu, aktivitas kita pun dapat terganggu karena kita dalam kondisi yang tidak prima.

Apa penyebab pusing saat puasa?

Pusing merupakan istilah yang digunakan untuk menjelaskan berbagai sensasi seperti perasaan pingsan, lemah, dan tidak stabil. Pusing bukan penyakit, tetapi merupakan gejala dari berbagai gangguan.

Jika kamu pernah merasakan pusing seperti berputar tak terkendali maka kemungkinan kondisi tersebut merupakan penyakit vertigo.

Pusing dapat disebabkan oleh migrain, mabuk perjalanan, konsumsi alkohol, pengobatan tertentu, serta gangguan pada telinga bagian dalam di mana keseimbangan diatur.

Beberapa kondisi lain yang dapat menyebabkan pusing antara lain:

  • Penurunan tekanan darah secara tiba-tiba
  • Penyakit otot jantung
  • Gangguan kecemasan (anxiety disorders)
  • Anemia atau kurang darah
  • Gula darah rendah (hipoglikemia)
  • Dehidrasi
  • Kelelahan

Dalam kasus yang jarang terjadi, pusing dapat disebabkan oleh stroke, tumor ganas atau gangguan otak lainnya.

Ketika sedang berpuasa kita diharuskan menahan rasa haus sampai saat berbuka. Hal inilah yang menyebabkan pusing karena kurangnya asupan cairan yang masuk ke dalam tubuh.

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk memenuhi cairan tubuh dengan cara meminum air sebanyak 8 gelas atau lebih pada waktu sahur, berbuka, maupun pada malam hari.

Penyebab utama pusing biasanya tidak serius. Pada saat puasa pusing merupakan hal yang wajar. Namun, jika kamu merasakan pusing yang tidak tertahankan hingga merasa ingin pingsan, sebaiknya segeralah hubungi dokter.

Bagaimana cara mengatasi pusing saat puasa?

Ada berbagai macam cara yang dapat kita lakukan untuk mengatasi pusing saat puasa. Berikut adalah beberapa cara yang dapat kamu lakukan agar dapat terhindar dari pusing saat puasa.

1. Penuhi asupan gizi dan minum banyak air

Menurut University of Maryland Medical Centre (UMMC), makanan tertentu dapat membantu mencegah atau mengurangi rasa pusing yang biasanya terkait dengan kurangnya gula darah.

Makanan seperti ikan yang kaya omega-3, roti gandum, kentang rebus, sangat baik untuk mengatasi rasa pusing. Tak hanya itu saja, buah-buahan sepeti semangka, nanas, kurma, sayuran seperti bayam, dan mentimun juga dapat dikonsumsi ketika pusing saat berpuasa.

Tidak hanya asupan makanan saja yang harus kamu perhatikan, asupan air yang masuk ke dalam tubuh juga harus diperhatikan ya, agar kamu dapat terhindar dari dehidrasi yang menyebabkan pusing saat menjalankan ibadah puasa.

Ketika berpuasa sebaiknya konsumsi air 8,5-13 gelas (2-3 liter air) untuk memenuhi asupan cairan dalam tubuh.

2. Konsumsi multivitamin agar tetap sehat

Ketika berpuasa, kalori yang masuk ke dalam tubuh dibatasi karena kita tidak diperbolehkan mengonsumsi makanan hingga saat berbuka, tak hanya itu saja, nutrisi penting dalam tubuh pun dapat berkurang.

Maka dari itu, sebaiknya kamu mengonsumsi multivitamin untuk menambah nutrisi dalam tubuh. Saat berpuasa biasanya tubuh memerlukan nutrisi yang terkandung dalam vitamin B12, D, serta magnesium.

Menurut National Institute of Health (NIH), rendahnya kadar nutrisi di dalam darah dapat menyebabkan kelelahan, kurangnya keseimbangan, dan anemia. Untuk itu, konsumsi vitamin dapat mengatasi hal tersebut.

3. Lakukan meditasi untuk mengurangi stres

Pusing juga dapat disebabkan karena stres yang berlebih. Meditasi merupakan cara yang dapat dilakukan ketika berpuasa untuk mengurangi stres.

Lakukanlah setidaknya meditasi selama 15-20 menit setiap hari dengan cara duduk tenang sambal mengatur nafas secara perlahan-lahan.

Selain itu, kamu juga dapat melakukan aktivitas seperti membaca dan mendengarkan musik untuk menjaga fikiran tetap tenang.

4. Istirahat yang cukup

Kurangnya tidur dan beristirahat juga merupakan penyebab tubuh mengalami reaksi pusing pada saat berpuasa.

Usahakan untuk tidur lebih awal ketika malam hari atau kamu juga dapat menyempatkan waktu tidur siang selama 20-30 menit untuk beristirahat. Tapi jangan terlalu lama tidur ya, karena hal tersebut justru dapat menyebabkan pusing.

Cara-cara di atas dapat kamu lakukan untuk mengatasi pusing. Namun, jika kamu sudah melakukan semua cara tersebut dan tetap merasakan pusing, sebaiknya segeralah periksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

Healthline (2016) diakses pada tanggal 22 April 2020. What Causes Dizziness and How to Treat It

Healthline (2019) diakses pada tanggl 22 April 2020. How to Fast Safely: 10 Helpful Tips

Liputan6 (2020) diakses pada tanggal 22 April 2020. Cara Meditasi yang Benar Bagi Pemula, Bantu Atasi Stres

Livestrong (2018) diakses pada tanggal 22 April 2020. 4 Foods Tips to Fight Dizziness 

Livestrong (2019) diakses pada tanggal 22 April 2020. How to Take Vitamins While Fasting

Mayo Clinic (2018) diakses pada tanggal 22 April 2020. Dizziness 

    register-docotr