Puasa

Begini Cara Penuhi Kebutuhan Kalsium Ibu Hamil saat Puasa

May 15, 2020 | Muhammad Hanif S.
feature image

Kebutuhan kalsium ibu hamil saat puasa menjadi bagian penting yang harus diperhatikan. Jika tidak, ada beberapa dampak buruk yang bisa muncul lho.

Kebutuhan kalsium ibu hamil saat puasa hampir tak berbeda dengan waktu di luar Ramadan. Hanya saja, pola makan yang berubah menyebabkan kamu harus benar-benar memerhatikan asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh.

Kebutuhan kalsium ibu hamil saat puasa

Kalsium yang dibutuhkan oleh ibu hamil berbeda-beda. Semua tergantung pada kondisi tubuh masing-masing. Menurut World Health Organization (WHO) kebutuhan kalsium untuk ibu hamil ada di rentang 1.000 sampai 1.4000 mg.

Jumlah total kalsium yang masuk ke dalam tubuh dapat diperoleh dari berbagai jenis makanan yang dikonsumsi dalam sehari. Normalnya, takaran kalsium dalam satu porsi makanan adalah mulai 250 sampai 400 mg.

Pentingnya memenuhi kalsium untuk ibu hamil

Sejatinya, kalsium tidak hanya dibutuhkan oleh ibu hamil, tapi setiap manusia. Hanya saja, zat yang satu ini menjadi sangat penting bagi ibu hamil karena tengah mengandung janin yang juga memerlukan gizi tertentu.

Ada banyak manfaat dari kalsium yang ada dalam tubuh manusia. Di antaranya adalah menguatkan tulang dan kaki. Sebagai salah satu mineral yang memiliki peranan penting untuk tubuh, kalsium juga memiliki fungsi membantu saraf dan jantung bekerja dengan baik.

Bagaimana jika tidak mendapatkan cukup kalsium?

Ketika sedang hamil kamu perlu untuk memerhatikan asupan kalsium. Jika tidak, janin di dalam rahim akan mengambil kalsium dari sang ibu. Dampaknya, sang ibu sangat berisiko terhadap pengeroposan tulang atau osteoporosis.

Selain itu, kamu juga berisiko mengalami tekanan darah tinggi pada masa kehamilan. Yang lebih berbahaya, zat kalsium yang tidak terpenuhi dapat menyebabkan penurunan massa tulang calon bayi yang sedang berada pada proses tumbuh kembang.

Penuhi kebutuhan kalsium saat sahur dan berbuka

Meski sedang berpuasa, kamu harus tetap memerhatikan asupan gizi pada sang janin, termasuk kalsium. Kalsium bisa didapatkan dari beberapa jenis makanan seperti roti, telur, dan juga buah jeruk.

Jika rata-rata kandungan kalsium pada satu porsi makanan adalah 300 mg, makan setidaknya kamu perlu mengonsumsi dua kali makan berat pada sahur dan berbuka, dilengkapi dengan susu dan buah sebagai pelengkapnya.

  • Pemenuhan kalsium saat sahur

Saat memasak makanan sahur dan berbuka, kamu bisa memilih makanan yang mengandung tinggi kalsium, seperti sarden dan salmon. Beberapa olahan tahu juga memiliki kandungan kalsium yang tinggi, lho.

Jadi, kamu bisa menggunakan tahu sebagai sumber kalsium untuk memenuhi kebutuhan jumlah harian.

Baca juga: Bahaya Hipertensi pada Ibu Hamil, Segera Kenali Gejalanya!

  • Kalsium saat berbuka puasa

Sama seperti sahur, kamu bisa memasak makanan dengan sumber kalsium berupa sarden atau salmon. Jika ingin memadukannya dengan sayuran, pilih brokoli atau kacang-kacangan seperti kacang panjang, buncis, dan edamame.

Jika buka puasa rasanya kurang lengkap tanpa takjil, maka kamu bisa menyantap beberapa sajian takjil yang memiliki nilai kalsium tinggi seperti puding, jus buah, susu, kue olahan keju, roti, yoghurt, es krim, dan juga kacang almond.

Bagaimana dengan kalsium pada suplemen?

Kebutuhan kalsium ibu hamil saat puasa memang menjadi penting, karena pola makan menjadi berubah dari biasanya. Maka dari itu, tak jarang banyak yang lebih memilih menggunakan suplemen agar tidak ada kekurangan zat pada tubuh.

Lantas, apakah kalsium yang didapat dari suplemen cukup efektif untuk memenuhi kebutuhan jumlah harian ibu hamil? Pada dasarnya, tidak ada yang salah dengan mengonsumsi suplemen. Hanya saja, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan.

Tubuh manusia, terutama ibu hamil, lebih mudah mencerna kalsium secara alami yang didapat dari makanan. Sedangkan untuk kalsium dari obat-obatan, tidak semua tubuh manusia bisa menerimanya. Ini berhubungan dengan kandungan zat lain yang ada pada suplemen tersebut.

Tanda-tanda kekurangan kalsium

Kebutuhan kalsium ibu hamil saat puasa harus tetap dijaga. Jika tidak, ada beberapa dampak buruk yang berpengaruh pada kesehatan tubuh. Beberapa di antaranya adalah:

  • Mudah capek adalah dampak yang paling mudah dirasakan oleh ibu hamil yang kekurangan kalsium. Ini disebabkan oleh kalsium yang ada pada sang ibu harus terbagi untuk janin di dalam rahim.
  • Ibu hamil yang kekurangan zat kalsium akan lebih sering kesemutan. Ini bisa terjadi karena peredaran darah di dalam tubuh tidak lancar. Jika dibiarkan, kesemutan yang dirasakan akan berubah menjadi kebas.
  • Ibu hamil juga akan mudah merasakan kram di bagian tubuh tertentu jika kekurangan asupan kalsium. Fenomena otot kejang ini disebabkan oleh bertambahnya berat badan yang dipicu perkembangan janin.
  • Jika kamu sering merasa bad mood pada masa kehamilan, ada kemungkinan kekurangan kalsium. Ini karena kalsium juga memiliki peranan pada neurotransmitter yang terdapat di otak manusia.

Nah jika kamu merasakan gejala-gejala di atas, segera periksakan ke dokter untuk menghindari kemungkinan terburuk lainnya. Tetap penuhi kebutuhan kalsium meski sedang berpuasa, ya!


Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. World Health Organization. 2013. Guideline: Calcium supplementation in pregnant women. Jenewa: Full Global Concept S.A.
  2. Mater Mothers, diakses 23 April 2020, The facts on nutrients important for pregnancy.
  3. Hamilton Health Sciences, diakses 23 April 2020, Meeting your calcium needs when you are pregnant.
    register-docotr