Kesehatan Pria

7 Cara Memperbanyak Sperma secara Alami, Ikuti Langkah Ini agar Lekas Dapat Momongan

July 18, 2020 | Richaldo Hariandja
feature image

Bagi pria yang mengalami masalah infertilitas, mengetahui cara memperbanyak sperma adalah hal yang penting. Dengan demikian, kamu kamu bisa terhindar dari kurangnya jumlah sperma yang menjadi salah satu penyebab kamu susah mendapatkan momongan.

Berdasarkan panduan yang diterbitkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), para pakar di dalam panduan tersebut menyebut jumlah sperma yang sehat adalah 15 juta per mililiter (ml), atau 39 juta per ejakulasi. Di bawah itu, kamu akan dihadapkan dengan masalah infertilitas.

Cara memperbanyak sperma

Nah, sebagai salah satu cara untuk mencegah infertilitas, ada baiknya kamu mengetahui cara memperbanyak sperma berikut ini:

Istirahat dan olahraga yang cukup

Jika kamu mengalami obesitas, maka menurunkan berat badan dan olahraga dapat menjadi cara untuk memperbanyak sperma, lho. Hal itu berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tahun 2017 lalu. 

Penelitian tersebut mengkaji manfaat dari melakukan program olahraga aerobik selama 16 minggu dengan tiga sesi berdurasi 50 menit dalam seminggu. Para partisipan disebut mencapai 50 sampai 65 persen puncak detak jantung mereka.

Hasilnya, olahraga yang regular tersebut dikatakan mampu menjadi cara untuk meningkatkan sperma dan kemampuannya untuk bergerak saat pembuahan. Hal itu didapati pada 45 pria yang mengalami obesitas dan tidak banyak bergerak.

Berhenti merokok

Sebuah meta studi yang dilakukan pada 2016 lalu terhadap 20 kajian dengan lebih dari 6.000 partisipan menemukan fakta jika merokok dapat secara konsisten menurunkan jumlah sperma.

Para peneliti menemukan fakta jika partisipan yang merokok aktif dan berat memiliki kualitas sperma yang lebih kecil dibandingkan mereka yang merokok dalam jumlah sedikit.

Hindari pemakaian obat-obatan tertentu

Beberapa obat yang diresepkan dapat mengurangi produksi sperma yang sehat. Saat kamu berhenti mengonsumsi obat-obatan ini, maka produksinya akan kembali normal.

Obat-obatan yang dapat secara temporer mengurangi produksi dan perkembangan sperma adalah sebagai berikut:

  • Beberapa antibiotik 
  • Anti-androgen
  • Antiinflamasi
  • Antipsikotik
  • Candu
  • Antidepresan
  • Steroid anabolik, sekalipun kamu berhenti mengonsumsinya, efeknya terhadap jumlah sperma akan tetap bertahan hingga satu tahun ke depan.
  • Penambah testosteron
  • Methadone

Kamu harus berkonsultasi dengan dokter jika merasa obat yang dikonsumsi mengganggu jumlah sperma atau berdampak pada fertilitas.

Konsumsi vitamin D

Sebuah penelitian pada 2019 lalu menyimpulkan jika level vitamin D dan kalsium memberikan dampak terhadap kesehatan sperma. 

Kajian yang dilakukan terhadap 18 penelitian tersebut menemukan  jika ada kaitan yang signifikan antara fertilitas partisipan dengan level vitamin D yang tinggi di dalam darah mereka.

Peneliti juga menemukan jika kekurangan kalsium memberikan dampak buruk terhadap jumlah sperma.

Meskipun demikian, peneliti menyarankan agar dilakukan kajian lebih lanjut untuk menguatkan temuan ini.

Konsumsi makanan kaya antioksidan

Memperbanyak asupan antioksidan dapat menjadi salah satu cara memperbanyak sperma. Hal ini berdasarkan kajian yang dilakukan di Iran pada 2019 lalu.

Antioksidan sendiri merupakan molekul yang dapat melemahkan komponen yang disebut dengan radikal bebas.

Beberapa vitamin dan mineral dapat berperan sebagai antioksidan yang dapat memperbanyak sperma kamu. Di antaranya adalah:

  • Beta karoten
  • Beta cryptoxanthin
  • Lutein
  • Vitamin C

Kurangi makan kedelai

Beberapa makanan, terutama produk olahan kedelai, mengandung estrogen nabati. Hal ini bisa mengurangi ikatan testosteron dan produksi sperma.

Sebuah kajian di Tiongkok pada 2019 lalu terhadap 1.319 pria menemukan fakta jika konsentrasi tinggi estrogen nabati pada air mani mempengaruhi penurunan kualitas sperma.

Hindari polusi

Polusi udara dan kemacetan terus meningkat. Kedua hal ini dipercaya dapat mempengaruhi kualitas sperma karena polusi udara dan paparan material beracun yang dihasilkan dari kemacetan.

Hal itu dibuktikan oleh penelitian di Italia pada 2019 lalu. Para peneliti menemukan adanya penurunan jumlah sperma pada penduduk yang tinggal di area industri yang penuh dengan polusi.

Menghindari polusi dan lingkungan yang tidak sehat bukan hanya jadi salah satu cara untuk memperbanyak sperma saja, tapi juga meningkatkan kualitas kesehatan kamu secara keseluruhan, lho.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Medicalnewstoday.com (2019) diakses 13 Juli 2020. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320010
  2. Pubmed.ncbi.nlm.nih.gov (2017) diakses 13 Juli 2020. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/28627195/
  3. Sciencedirect.com (2016) diakses 13 Juli 2020. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0302283816300690
  4. Pubmed.ncbi.nlm.nih.gov (2019) diakses 13 Juli 2020. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31561004/
  5. Ncbi.nlm.nih.gov (2019) diakses 13 Juli 2020. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6675955/
  6. Ncbi.nlm.nih.gov (2019) diakses 13 Juli 2020. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/31128434
  7. Pubmed.ncbi.nlm.nih.gov (2019) diakses 13 Juli 2020. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31473922/
    register-docotr