Kamus Penyakit

Sering Merasa Tiba-Tiba Demam, Apa Penyebabnya?

May 6, 2020 | Santi Andriani | dr. Vivi Puspita Hartono
feature image

Sering merasa tiba-tiba demam sudah dipastikan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Dikarenakan saat demam tubuh merasakan gejala malaise, seperti merasa kurang fit, tidak enak badan, lemas, pegal-pegal sehingga merasa ingin tidur sepanjang hari.

Baca Juga: Metronidazole, Antibiotik yang Perlu Kamu Tahu Selain Amoxicillin

Demam bukan penyakit, tapi alarm bahwa tubuh sedang di-’serang’

tiba-tiba demam
Tubuh bisa tiba-tiba menjadi demam. Foto: https://www.shutterstock.com

Namun yang harus diketahui bahwa demam bukan merupakan penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit. Demam merupakan alarm bahwa tubuh sedang di-“serang” oleh suatu virus, bakteri maupun beberapa penyakit lainnya.

Demam juga mengaktifkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi tersebut. 

Demam merupakan kenaikan temperatur tubuh yang pada orang sehat sekitar 36.8 C.  Walaupun demam terkadang sering disepelekan tetapi jika kamu sering mengalaminya, harus dipastikan apa penyebabnya. Karena bisa saja merupakan gejala awal penyakit yang memerlukan penanganan serius. 

Tidak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter jika kamu sering tiba-tiba demam.

Tiba-tiba demam, apa saja yang harus diketahui peyebabnya

 Nah, apa saja yang harus diketahui dari penyebab demam ini?

Osteomielitis 

Merupakan infeksi pada tulang. Infeksi bisa dikarenakan penyakit kronis seperti diabetes, perokok, dan bisa dikarenakan trauma pada tulang tersebut sehingga menyebabkan infeksi. 

Osteomielitis memiliki gejala demam, pembengkakan, nyeri.

Apendisitis

Merupakan peradangan pada apendix vermiformis (umbai cacing/usus buntu). Merupakan penyebab akut abdomen paling sering, disebabkan oleh infeksi bakteri E.colli.

Ditandai dengan gejala nyeri perut kanan bagian bawah disertai demam dan bisa disertai diare, juga mual dan muntah. 

Selulitis

Merupakan infeksi pada kulit yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus dan Streptococcus. Ditandai dengan kulit bengkak dan kemerahan, nyeri dan juga demam.

Tiba-tiba demam bisa jadi gejala meningitis

tiba-tiba demam
Meningitis, gangguan pada selaput otak. Foto: https://pixabay.com

Merupakan peradangan pada selaput yang melindungi otak dan saraf tulang belakang. Disebabkan oleh bakteri dan beberapa penyakit autoimun. Gejala yang dirasakan seperti flu, dan dapat menimbulkan kejang juga kekakuan pada leher.

Infeksi pernafasan

Seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, sakit pada bagian telinga, radang  sinus dan Tuberculosis.

Infeksi saluran kencing

Merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri dengan gejala nyeri dan tidak nyaman pada organ intim, sering BAK, dan dapat terjadi proses peradangan sehingga menyebabkan demam.

Gastroenteritis

Merupakan penyakit yang dapat disebabkan bakteri maupun virus, dengan gejala diare, mual dan muntah juga demam.

Imunisasi kerap menyebabkan tiba-tiba demam

Merupakan proses untuk membuat seseorang menjadi lebih kebal terhadap suatu penyakit tertentu. Pasca imunisasi seorang anak akan mengalami demam ringan hingga tinggi, bengkak pada area penyuntikan.

Tiba-tiba demam juga pertanda tumbuh gigi pada anak

tiba-tiba demam
Imunisasi bisa menyebabkan tiba-tiba demam pada anak. Foto: https://www.shutterstock.com

Pada saat anak tumbuh gigi akan terjadi sedikit kenaikan pada suhu tubuh, disertai dengan gejala lain yaitu air liur berlebihan, rewel, sering merengek, menggigit benda atau apapun.

Penyakit autoimun

Seperti arthritis, rheumatoid arthritis dan systemic lupus erythematosus

Merupakan penyakit dimana antibodi menyerang tubuh sendiri, gejala dari penyakit ini diantaranya nyeri pada sendi, demam, pegal-pegal, ruam pada kulit.

Crohn’s disease

Merupakan penyakit peradangan kronik pada usus dan mempengaruhi seluruh saluran cerna. Gejalanya seperti diare, perdarahan rektum, nyeri maupun kram pada perut, dan juga disertai demam.

Ciri khas dari penyakit ini adalah si penderita kehilangan nafsu makan sehingga berat badan menurun, mudah lelah seolah tak bertenaga.

Baca Juga: Sering Bikin Minder, Begini Cara Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa demam tidak hanya gejala dari suatu penyakit yang ringan saja,  namun juga merupakan gejala dari suatu penyakit yang serius.

Terutama pada anak-anak ada baiknya untuk langsung dikonsulkan ke dokter karena jika demam terlalu tinggi kemungkinan dapat menyebabkan kejang pada anak.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

(FUO), Fever of Unknown Origin. “Fever of Unknown Origin (FUO).” Medscape (2018). 17 oct 2019.

Burke A. Cunha, MDa,b,∗,’. “Fever of Unknown Origin: A Clinical Approach.” The American Journal of Medicine (2015). 17 oct 2019.

“fever.” medlineplus (2019). 17 oct 2019.

    register-docotr