Kamus Penyakit

Jangan Anggap Remeh Sakit Perut Bagian Bawah, Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius

May 11, 2020 | Anisya Fitrianti | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Ada masalah dengan sakit perut bagian bawah dan ingin tanya ke dokter? Yuk, konsultasi langsung dengan dokter kami di fitur Kesehatan di aplikasi Grab. Atau langsung klik di sini untuk chat dengan dokter.

Sakit perut bagian bawah bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Rasa nyeri yang muncul di sekitar bawah pusar ini juga biasanya dibarengi dengan kembung atau seperti rasa tertekan. 

Jika rasa sakit ini muncul sesekali dan dapat dengan cepat diatasi, kamu memang tidak perlu khawatir. Namun pada beberapa kasus, rasa sakit perut ini dapat menjadi tanda bahwa tubuh sedang mengalami gangguan yang berbahaya. 

Tahukah kamu bagaimana rasa sakit ini bisa muncul dan apa saja penyebabnya?

Baca Juga: Ini Strategi Minum Obat Secara Tepat saat Puasa

Penyebab sakit perut bagian bawah

Sakit pada perut di bagian bawah atau disebut juga lower abdominal pain (LAP) dapat disebabkan oleh banyak faktor.  Berikut ini adalah faktor umum yang sering menjadi penyebabnya:

  1. Konsumsi makanan berlemak tinggi
  2. Menelan terlalu banyak udara
  3. Stres

Penyebab dari sisi medis

Dalam beberapa kasus, sakit pada perut di bagian bawah dapat terjadi sebagai akibat dari kondisi medis tertentu. Di antaranya:

  1. Sembelit
  2. Intoleransi makanan (seperti laktosa dan gluten)
  3. Penyakit gastroesophageal reflux (GERD)
  4. Penyakit radang usus
  5. Penyumbatan usus
  6. Gastroparesis atau gangguan otot lambung
  7. Ileus atau gangguan fungsi usus kecil dan usus besar
  8. Divertikulitis atau infeksi usus besar

Di samping itu, nyatanya sakit pada perut bagian bawah juga bisa disebabkan oleh kondisi yang tidak berkaitan dengan lambung, usus, atau organ reproduksi, seperti:

  1. Alergi obat
  2. Efek samping dari obat-obatan tertentu
  3. Penyakit hernia
  4. Cystitis atau infeksi infeksi saluran kemih
  5. Radang usus buntu
  6. Batu ginjal

Penyebab sakit perut bawah pada perempuan

Sedangkan khusus pada perempuan, rasa sakit di perut bawah dapat disebabkan oleh hal berikut: 

  1. Nyeri haid
  2. Endometriosis
  3. Kista ovarium
  4. Penyakit radang panggul (PID)
  5. Kehamilan
  6. Kehamilan ektopik

Kapan harus ke dokter

Umumnya sakit perut di bagian bawah dapat hilang dalam hitungan jam atau beberapa hari. Hal ini menandakan bahwa sakit perut yang kamu alami disebabkan oleh hal yang relatif tidak berbahaya.

Namun kamu harus segera berkonsultasi dengan dokter jika sakit yang dirasakan mengalami gejala seperti berikut:

  • Rasa sakit yang memburuk secara tiba-tiba
  • Demam
  • Keputihan yang tidak biasa
  • Tinja berdarah
  • Penurunan berat badan drastis
  • Mual dan muntah parah
  • Gejala bertahan lebih lama dari beberapa hari
  • Gejala mulai mengganggu kehidupan sehari-hari
  • Sedang hamil 

Segera konsultasi dengan dokter jika gejala sakit perut tidak hilang dalam waktu satu atau dua hari. 

Baca juga: 5 Gejala Usus Buntu: Mulai dari Sakit Perut hingga Demam Ringan

Cara Mendiagnosis Penyebab Sakit Perut

Untuk membuat diagnosis, dokter akan memulai dengan melakukan pemeriksaan fisik. Dokter akan menekan bagian-bagian perut untuk mengecek lokasi nyeri dan merasakan adanya kelainan.

Pada kasus tertentu, tes diagnostik, seperti tes urin, darah, atau feses, mungkin juga diperlukan untuk mengidentifikasi tanda-tanda infeksi atau kondisi mendasar lainnya.

Di samping itu pemeriksaan menggunakan USG, sinar-X, CT atau MRI juga mungkin dilakukan. Biasanya hal ini dilakukan untuk memeriksa kelainan pada perut. 

Baca juga: Ingin Mengecilkan Perut? Ini 5 Olahraga yang Perlu Kamu Coba

Tips mengatasi sakit perut bawah

Pengobatan di rumah

Biasanya rasa sakit pada perut yang disebabkan masalah pencernaan atau menstruasi akan mudah hilang seiring waktu. Namun kamu bisa melakukan hal-hal berikut agar membantu meringankan rasa sakit: 

  1. Berolahraga dapat melepaskan udara dan gas yang menumpuk di perut
  2. Meningkatkan asupan cairan
  3. Konsumsi obat penghilang rasa sakit, seperti ibuprofen 
  4. Konsumsi obat pengurang asam, untuk mengatasi refluks asam

Pengobatan sakit perut bagian bawah oleh dokter

Jika pengobatan di rumah tidak berhasil, kamu harus segera diskusi dengan dokter untuk melakukan pilihan perawatan lainnya. Perawatan tentu akan disesuaikan dengan penyebabnya. Namun berikut adalah contoh perawatan yang bisa dilakukan oleh dokter untuk mengatasi rasa sakit:

  • obat resep untuk mengobati rasa sakit dan kembung
  • antibiotik untuk membantu mengobati infeksi bakteri
  • operasi darurat untuk menghilangkan usus buntu yang pecah

Tips pencegahan

Makanan dan minuman tertentu dapat menyebabkan perut kembung dan menimbulkan rasa sakit pada perut muncul. Untuk itu kamu bisa hindari konsumsi makanan berikut ini: 

  1. Kacang polong
  2. Bir
  3. Kubis
  4. Minuman berkarbonasi (soda)
  5. Permen karet
  6. Produk susu
  7. Permen keras
  8. Makanan tinggi lemak
  9. Kacang-kacangan
  10. Lobak

Rasa sakit pada perut bagian bawah memang kerap terjadi karena faktor yang cukup banyak termasuk dari makanan. Namun jika kamu mengalami gejala tambahan, seperti muntah, demam, atau darah di feses, segeralah cari pertolongan medis ya! 

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
    register-docotr