Kamus Penyakit

Pernah Mengalami Sperma Bercampur Darah? Jangan Panik, Cari Tahu Penyebabnya di Sini

July 1, 2020 | Nanda Hadiyanti
feature image

Jika mengalami adanya darah dalam sperma, usahakan tidak panik. Kondisi tersebut memang aneh, namun dalam dunia medis hal ini mungkin terjadi dan dikenal dengan istilah hematospermia. Agar tidak panik saat mengalaminya, yuk cari tahu penyebab sperma bercampur darah.

Bercampurnya sperma dengan darah biasanya bukan hal yang serius. Biasanya, kondisi ini juga hanya sementara dan umumnya tidak terjadi berulang.

Baca Juga: Wajib Tahu! Saat Biduran Menyerang, Ini Beragam Obat Medis dan Alami yang Bisa Kamu Pilih

Penyebab sperma bercampur darah yang umum terjadi

Tidak diketahui pasti apa penyebab sperma bercampur darah. Tetapi secara umum berikut beberapa kondisi penyebab sperma bercampur darah.

1. Beberapa jenis peradangan

Peradangan pada vesikula seminalis, kelenjar di bawah kandung kemih pria adalah penyebab sperma bercampur darah yang paling umum. Namun mungkin juga adanya peradangan kelenjar atau saluran lain yang masih terhubung dengan alat kelamin pria.

Beberapa peradangan yang mungkin menyebabkan sperma bercampur darah selain peradangan vesikula seminalis. antara lain:

  • Prostatitis atau radang kelenjar prostat, yang dapat menimbulkan sakit saat buang air kecil dan menyebabkan disfungsi seksual.
  • Epididimitis atau radang saluran yang menempel pada bagian belakang testis. Umumnya peradangan disebabkan infeksi bakteri, termasuk infeksi penyakit seksual menular seperti herpes, gonore dan klamidia.
  • Uretritis atau radang uretra. Ini juga menyebabkan sakit saat buang air kecil. Juga menyebabkan gatal dan rasa terbakar pada penis.

2. Infeksi virus, bakteri atau jamur

Infeksi pada penyakit menular seksual seperti gonore, herpes dan klamidia juga bisa menyebabkan darah pada sperma. Infeksi lain yang disebabkan virus, bakteri atau jamur juga bisa menjadi penyebab adanya darah yang bercampur pada sperma.

3. Saluran ejakulasi tersumbat

Jika saluran ejakulasi tersumbat, maka pembuluh darah di sekitar saluran tersebut bisa melebar dan pecah. Ini bisa menyebabkan adanya darah pada sperma.

4. Tumor penyebab sperma bercampur darah

Adanya tumor jinak, polip atau tumor ganas di prostat, testis, epididimis dan vesikula seminalis dapat membuat darah ikut terbawa bersama dengan sperma. Jika kamu berusia di atas 40 tahun, berisiko memiliki tumor ganas atau kanker prostat.

Dalam kondisi yang lebih serius hematospermia bisa terjadi berulang-ulang. Penderitanya juga akan menunjukkan gejala sakit saat buang air kecil dan juga nyeri pada pangkal paha.

5. Cedera alat kelamin

Biasanya cedera ini berkaitan dengan masalah pada saluran kemih atau pada alat kelamin. Atau kadang-kadang bisa juga karena cedera saat berhubungan seks.

Hubungan seksual yang berlebihan bisa menyebabkan pecahnya pembuluh darah di prostat atau vesikula seminalis. Namun kondisi ini tidak berbahaya dan biasanya darah akan menghilang dengan sendirinya.

6. Kelainan pembuluh darah

Kelainan pembuluh darah pada alat kelamin pria, seperti kista pembuluh darah juga mungkin menyebabkan adanya darah pada sperma. Jika dibutuhkan dokter mungkin menyarankan untuk melakukan prosedur menghilangkan kista.

7. Trauma fisik

Trauma fisik, seperti cedera pada testis saat berolahraga bisa menyebabkan pembuluh darah bocor, dan darah bercampur dengan sperma. Dokter biasanya akan menanyakan seputar kegiatan yang menyebabkan cedera untuk memastikan kondisi pasien butuh perawatan serius atau tidak.

8. Prosedur medis

Jika kamu baru saja mengalami sejumlah prosedur medis seperti pemeriksaan prostat, biopsi prostat atau vasektomi, kamu mungkin akan mengalami munculnya darah pada sperma. Kamu tidak perlu khawatir, karena ini hanya efek sementara.

Faktor risiko penyebab sperma bercampur darah

penyebab sperma bercampur darah
Kondisi sperma bercampur darah. Foto: https://m.ufhealth.org

Selain penyebab yang telah disebutkan di atas, ada beberapa faktor risiko yang juga dapat memicu terjadinya sperma bercampur darah. Faktor risiko tersebut antara lain:

  • Berhubungan seksual kembali, setelah lama tidak melakukannya
  • Berusia di atas 40
  • Memiliki riwayat masalah prostat
  • Memiliki anggota keluarga yang mengidap penyakit prostat
  • Pernah mengalami infeksi saluran kemih atau kelamin.

Baca Juga: Jangan Diremehkan! Sejumlah Kondisi Ini Jadi Sebab Timbulnya Benjolan di Ketiak

Haruskah ke dokter untuk memastikan penyebab sperma bercampur darah?

Walaupun umumnya darah pada sperma bukan hal yang berbahaya, namun jika terjadi berulang dan menyebabkan rasa sakit, sebaiknya kamu menemui dokter untuk dilakukan pemeriksaan.

Dokter akan memberikan obat berupa antibiotik jika disebabkan oleh infeksi atau diberikan anti inflamasi jika terjadi peradangan dan pembengkakan. Namun umumnya kondisi ini tidak memerlukan obat, pasien akan diminta beristirahat untuk membantu sperma kembali normal.

Sementara itu, jika diperlukan pemeriksaan lebih lanjut, pasien akan dirujuk melakukan tes skrining atau ultrasonografi transrektal. Ini dilakukan jika dicurigai adanya tumor ganas atau kanker prostat yang menyebabkan sperma bercampur darah.


Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Mayoclinic.org diakses 25 Juni 2020 Blood in semen
  2. Healthline diakses 25 Juni 2020 What You Need to Know About Blood in Semen 
  3. Medicalnewstoday diakses 25 Juni 2020 Why is there blood in my semen? 
    register-docotr