Kamus Penyakit

Bisa Hambat Urine, Waspadai 7 Penyebab Pembesaran Prostat

July 31, 2020 | Muhammad Hanif S.
feature image

Prostat bengkak merupakan salah satu penyakit serius yang kerap dialami oleh pria dewasa. Sangat penting untuk mengetahui apa saja penyebab pembesaran prostat, sehingga langkah pencegahan lebih mudah dilakukan.

Prostat bengkak tak boleh dianggap remeh. Sebab, lokasinya yang berada di bawah kandung kemih bisa menghalangi aliran urine. Apa saja faktor penyebab pembesaran prostat? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Baca juga: Beberapa Gejala Kanker Prostat yang Harus Kamu Tahu dan Waspadai

Faktor penyebab pembesaran prostat

Perbedaan prostat sehat dan BPH. Sumber foto: www.miamiroboticprostatectomy.com

Dalam dunia medis, prostat bengkak dikenal dengan istilah benign prostatic hyperplasia (BPH). Kondisi ini bisa dipicu banyak hal, tapi yang paling sering adalah faktor hormonal. Meski begitu, BPH juga dapat disebabkan oleh sejumlah faktor lainnya.

1. Ketidakseimbangan hormon

Penyebab pembesaran prostat yang pertama adalah ketidakseimbangan hormon. Pada pria dewasa, testosteron bisa berkembang menjadi dihidrotestosteron (DHT). Hormon ini memengaruhi gairah seksual atau libido, serta perkembangan massa otot.

Sayangnya, jumlah DHT yang terlalu banyak juga dapat menyebabkan prostat bengkak. Hormon ini biasanya akan lebih berpengaruh saat seorang pria mulai memasuki masa lanjut usia (lansia).

2. Obesitas

Obesitas bisa menjadi penyebab pembesaran prostat. Sebuah publikasi di Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat memaparkan, timbunan lemak bisa memaksa tubuh mengeluarkan lebih banyak adipokin, yaitu sitokin yang dilepaskan oleh jaringan adiposa di bawah kulit.

Meningkatnya jumlah adipokin dalam waktu yang cepat bisa memengaruhi ukuran organ dalam seperti prostat. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa memicu sejumlah komplikasi, misalnya kanker.

Baca juga: Gemuk Tidak Selalu Sehat, Bisa Jadi Anak Malah Alami Penyakit Ini

3. Stres atau depresi

Stres dan depresi merupakan penyebab pembesaran prostat yang jarang disadari. Selain dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, dua kondisi tersebut bisa membuat otot di dalam tubuh menegang, termasuk di sekitar kandung kemih.

Kandung kemih dan prostat adalah bagian yang saling berkaitan. Fungsi dari kandung kemih menjadi terbatas akibat penegangan tersebut. Pelan tapi pasti, prostat juga akan ikut terdampak dengan terjadinya pembengkakan.

Selain itu, stres dapat menguras banyak nutrisi di dalam tubuh, misalnya seng. Padahal, nutrisi tersebut sangat penting untuk menjaga kesehatan prostat.

4. Faktor makanan

Siapa sangka, ternyata beberapa makanan tertentu bisa menjadi penyebab pembesaran prostat, lho. Makanan-makanan tersebut dapat memicu terjadinya peradangan, yang lama-kelamaan menyebabkan prostat bengkak.

Mengutip Healthline, karbohidrat sederhana dan daging merah adalah dua dari banyak makanan yang bisa menyebabkan pembengkakan. Selain itu, kandungan lemak trans juga bisa memperparah kondisinya.

Lemak trans sendiri lebih sering ditemukan pada makanan yang digoreng. Oleh karena itu, jika ingin terhindar dari prostat bengkak, kamu bisa mulai mempertimbangkan untuk memilih makanan rebus, panggang, atau kukus.

5. Kadar kolesterol tinggi

Selain faktor di atas, kadar kolesterol di dalam tubuh juga bisa memicu terjadinya prostat bengkak. Menurut sebuah penelitian, prostat sangat sensitif terhadap kolesterol. Kadar kolesterol yang tinggi bisa membuat prostat membesar, yang terkadang disertai dengan peradangan.

Selain itu, menurut Science Direct, akumulasi kolesterol low-density lipoprotein (LDL) di dalam tubuh juga dapat memudahkan sel-sel jahat untuk berkembang menjadi kanker.

6. Penyakit diabetes

Penyebab pembesaran prostat berikutnya adalah diabetes. Mengutip Healthline, pengidap diabetes hampir pasti mengalami resistensi insulin. Insulin tidak dapat mengubah glukosa menjadi energi dengan optimal. Akibatnya, kadar gula di dalam darah akan melonjak.

Untuk mengatasinya, pankreas akan lebih banyak menghasilkan insulin. Meningkatnya kadar insulin inilah yang kemudian menstimulasi hati untuk mengeluarkan insulin-like growth (IGF). IGF sendiri bisa menyebabkan pembesaran prostat dalam jangka waktu tertentu.

Baca juga: Ketahui Gejala Diabetes Tipe 1 Lebih Awal, Yuk Simak Juga Cara Mengobatinya!

7. Infeksi prostat

Penyebab pembesaran prostat yang terakhir adalah karena infeksi, atau yang biasa disebut prostatitis. Mengutip Mayo Clinic, prostatitis adalah istilah yang mengacu pada pembengkakan kelenjar prostat, ditandai dengan rasa sakit saat kencing.

Prostatitis sendiri adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri, sehingga dapat diobati menggunakan antibiotik. Tapi, jika dibiarkan, kondisi ini bisa berdampak pada organ penting lainnya, misalnya kandung kemih.

Nah, itulah tujuh penyebab pembesaran prostat yang perlu kamu tahu. Pembiaran terhadap prostat bengkak bisa menyebabkan beberapa komplikasi, seperti penyakit ginjal, pembentukan batu empedu, dan infeksi saluran kemih. Tetap jaga kesehatan, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Mayo Clinic, diakses 25 Juli 2020, Benign prostatic hyperplasia (BPH).
  2. Mayo Clinic, diakses 25 Juli 2020, Prostatitis.
  3. Medical News Today, diakses 25 Juli 2020, What is benign prostatic hyperplasia?
  4. Healthline, diakses 25 Juli 2020, What Are the Risk Factors for BPH?
  5. Healthline, diakses 25 Juli 2020, 6 Foods That Cause Inflammation
  6. Science Direct, diakses 25 Juli 2020, The role of cholesterol in prostatic diseases.
  7. Prostate.net, diakses 25 Juli 2020, What Makes Your Prostate Grow in Size?
  8. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 25 Juli 2020, Obesity as a Risk Factor for Prostatic Enlargement: A Retrospective Cohort Study in Korea.
  9. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 25 Juli 2020, Cholesterol and Benign Prostate Disease.

    register-docotr