Kamus Penyakit

8 Penyebab Kaki Bengkak: Bisa Sebabkan Cedera hingga Penyakit Jantung

June 20, 2020 | Fitri Chaeroni
feature image

Kaki bengkak adalah kondisi yang umum dan biasanya tidak parah, terutama jika kamu telah banyak berdiri atau berjalan. Namun, jika kaki bengkak yang kamu alami disertai gejala lain, bisa saja ada penyebab kondisi medis lainnya.

Ada beberapa kondisi medis atau penyakit yang ditandai dengan kondisi kaki bengkak. Oleh karena itu, kamu harus memahami setiap gejala dan penyebab kaki bengkak. Mari kita simak ulasan penyebab kaki bengkak satu per satu.

1. Edema

Edema adalah istilah medis untuk pembengkakan yang terjadi ketika cairan terperangkap di jaringan tubuh. Kondisi ini biasanya terjadi pada kaki, dan bagian tubuh lain seperti wajah dan perut.

Gejala edema di antaranya:

  • Permukaan kulit yang terlihat mengkilap pada area yang bengkak
  • Saat ditekan, bagian kulit akan meninggalkan bekas cekungan
  • Rasa tidak nyaman yang ganggu aktivitas
  • Kesulitan berjalan

Edema biasanya bisa sembuh dengan sendirinya. Untuk mempercepat proses penyembuhan kamu bisa berbaring sambil mengangangkat kaki di atas dada.

Kamu juga harus kurangi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung garam tinggi. Jika tak kunjung sembuh, segera hubungi dokter.

2. Hamil jadi penyebab kaki bengkak

Salah satu gejala umum kehamilan adalah pembengkakan pada pergelangan kaki dan telapak kaki. Pembengkakan ini disebabkan oleh retensi cairan dan peningkatan tekanan pada vena.

Kondisi pembengkakan kaki akibat kehamilan biasanya semakin parah pada malam hari, apalagi setelah berdiri seharian. Gejalanya juga akan semakin terasa saat mulai menginjak usia kehamilan kelima sampai melahirkan.

Jika mengalami hal ini, kamu bisa meredakan gejalanya dengan beberapa cara di antaranya:

  • Menghindari berdiri dalam waktu lama
  • Mengenakan alas kaki yang nyaman dan suportif
  • Tinggikan kaki saat beristirahat
  • Kompres air dingin ke area yang sakit
  • Tingkatkan asupan air
  • Hindari atau kurangi asupan garam 

3. Cedera kaki atau pergelangan kaki 

Cedera pada kaki atau pergelangan kaki bisa menyebabkan pembengkakan. Penyebab umumnya adalah pergelangan kaki terkilir. 

Ini biasanya terjadi saat kamu salah langkah dan menyebabkan ligamen yang menahan pergelangan kaki meregang terlalu lebar dari ukuran normalnya dan terjadilah bengkak.

Untuk mengurangi pembengkakan karena cedera kaki atau pergelangan kaki, kamu bisa melakukan:

  • Perbanyak istirahat dan kurangi berjalan menggunakan kaki yang cedera
  • Gunakan kompres dingin
  • Bungkus kaki atau pergelangan kaki dengan perban kompresi
  • Angkat kaki di atas bangku atau bantal. 

4. Limfedema

Sistem limfatik membantu tubuh menyingkirkan zat-zat yang tidak diinginkan, seperti bakteri dan racun. Limfedema terjadi ketika cairan limfatik berkumpul di jaringan tubuh akibat dari masalah dengan pembuluh getah bening.

Selain kaki bengkak, mungkin kamu juga akan mengalami gejala lain seperti:

  • Perasaan sesak atau berat
  • Rentang gerak terbatas
  • Sakit
  • Infeksi berulang
  • Penebalan kulit (fibrosis)

Limfedema tidak dapat disembuhkan, tetapi gejalanya bisa ditekan. Pada tahap akut mungkin saja dibutuhkan prosedur operasi.

5. Insufisiensi vena

Kaki bengkak juga bisa menjadi tanda adanya insufisiensi vena kronis (CVI). Kondisi ini menyebabkan aliran darah dari kaki ke jantung tidak berjalan lancar.

Biasanya, pembuluh darah menjaga darah mengalir ke atas dengan katup satu arah. Ketika katup-katup ini rusak atau melemah, darah bocor dan kembali ke pembuluh darah dan cairan akan mengumpul di jaringan lunak tungkai bawah, terutama pergelangan kaki. 

Insufisiensi vena kronis dapat menyebabkan perubahan kulit, borok kulit, dan infeksi. Jika kamu mengalami tanda-tanda insufisiensi vena, maka harus mengunjungi dokter. 

6. Infeksi penyebab kaki bengkak

Pembengkakan di kaki juga bisa menjadi tanda infeksi. Orang yang menderita neuropati diabetik atau masalah saraf kaki lainnya memiliki risiko lebih besar terkena infeksi kaki. 

Jika kamu menderita diabetes, penting untuk memeriksa kaki setiap hari dan cek apakah ada lecet dan luka atau tidak. 

Sebab kerusakan saraf dapat menumpulkan sensasi rasa sakit dan bisa saja ada luka tanpa kamu sadari. Jika melihat kaki bengkak atau lecet yang tampaknya terinfeksi, hubungi dokter sesegera mungkin.

7. Efek samping obat

Obat-obatan tertentu dapat menyebabkan kaki bengkak sebagai efek samping karena bisa menyebabkan cairan terkumpul, terutama di bagian bawah tubuh kamu.

Berikut beberapa jenis obat yang bisa menyebabkan kaki bengkak:

  • Obat hormon seperti estrogen dan testosteron
  • Calcium channel blockers (sejenis obat tekanan darah)
  • Steroid
  • Antidepresan
  • Penghambat ACE
  • Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID)
  • Obat diabetes

8. Penyakit penyebab kaki bengkak

Selain beberapa kondisi di atas, masih ada beberapa penyakit lain yang juga bisa menyebabkan kaki bengkak.

Ini dia daftar penyakit yang salah satu gejalanya adalah menimbulkan kaki bengkak:

  • Penyakit gagal jantung: terjadi ketika jantung tidak dapat memompa darah dengan benar. Ini dapat menyebabkan kaki bengkak karena darah tidak mengalir dengan benar ke jantung. 
  • Penyakit hati: Organ hati yang tidak bekerja dengan baik dapat menyebabkan kelebihan cairan di kaki dan menyebabkan pembengkakan.
  • Penyakit ginjal: ginjal yang tidak berfungsi dengan baik bisa menyebabkan tingginya garam dalam darah. Garam sendiri bersifat mengikat air dan bisa picu bengkak kaki.

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar kaki bengkak? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

WebMD. Diakses pada 18 Juni 2020. Swollen Ankles and Feet

Healthline. Diakses pada 18 Juni 2020. What’s Causing My Swollen Feet?

Medical News Today. Diakses pada 18 Juni 2020. Why are my feet swollen?

Harvard Health Publishing. Diakses pada 18 Juni 2020. What’s causing those swollen feet?

    register-docotr