Kamus Penyakit

Sering Bintitan di Mata? Mungkin Pertanda Penyakit Serius!

April 20, 2020 | Ahmad Ridwan | dr. Elizabeth Clarissa Palar-Nainggolan
feature image

Bintitan adalah salah satu penyakit yang sangat mengganggu dan bikin minder. Secara estetik tidak sedap dilihat, bahkan sering menjadi bahan olokan teman. Lantas, apa sebenarnya penyebab mata bintitan?

Mata bintitan yang timbul berkali-kali dapat menjadi tanda kemungkinan adanya kondisi yang lebih serius dari sekedar penyebab mata bintitan biasa?

Bintitan atau hordeolum adalah infeksi kelopak mata yang terlokalisir. Kondisi ini dapat didahului oleh blepharitis atau inflamasi kelopak mata yang kronis atau menahun.

Berikut beberapa gejala lain di luar mata yang dapat berhubungan erat dengan blepharitis:

Rosacea

Kelainan kulit yang berupa ruam kemerahan yang biasanya dimulai dengan ruam merah pada pipi, kemudian menyebar ke seluruh wajah, disertai dengan benjolan-benjolan kecil seperti jerawat. Gejala pada mata seringkali mendahului timbulnya gejala kulit.

Biasanya kondisi ini timbul adanya faktor pencetus seperti udara yang dingin/panas, angin, minuman panas, kopi, olahraga, makanan pedas, alkohol, emosi, produk wajah yang mengiritasi serta obat-obatan lainnya. Kondisi ini paling sering dialami oleh orang yang berkulit putih. 

Seborrhoiec dermatitis

Seborrhoiec dermatitis adalah kelainan kulit yang timbul pada bagian kulit yang kaya akan sebum, seperti pada wajah, kulit kepala, alis dan punggung, termasuk juga kulit pada kelopak mata.

Kondisi ini biasanya berkaitan dengan peradangan dan infeksi jamur Malassezia yang gejalanya pada kulit kepala seperti ketombe.

Dry eye syndrome

Dry eye syndrome, adalah kelainan kelenjar air mata yang dapat berkaitan dengan kondisi autoimun, Sjogren syndrome. Ini adalah kondisi kronis yang menyebabkan peradangan pada kelenjar eksokrin dan melibatkan organ tubuh lain seperti jantung, paru, saluran pencernaan, ginjal dll.

Dry eye syndrome yang tidak berhubungan dengan Sjogren syndrome juga bisa terjadi pada wanita yang sudah menopause atau wanita yang sedang hamil.

Atopi

Kondisi ini sangat umum. Ini adalah peradangan kulit yang lama dan berulang disertai dengan gatal. Kondisi ini berkaitan dengan alergi terhadap makanan dan asma. 

Apakah kamu mengalami gejala seperti di atas? Jika ya, jangan segan untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter. 

Reference

Brian S Kim, MD, MTR, FAAD. Atopic Dermatitis. 2 August 2019. https://emedicine.medscape.com/article/1049085-overview. 28 August 2019.

C Stephen Foster, MD. Dry Eye Disease (Keratoconjunctivitis Sicca). 09 October 2017. https://emedicine.medscape.com/article/1210417-overview. 28 August 2019.

Marc Zachary Handler, MD. Seborrheic Dermatitis Clinical Presentation. 13 August 2019. https://emedicine.medscape.com/article/1108312-clinical#b2. 28 August 2019.

R Scott Lowery, MD. Adult Blepharitis. 03 January 2019. https://emedicine.medscape.com/article/1211763-overview. 28 August 2019.

    register-docotr