Kamus Penyakit

Kenali Penyebab Bau Mulut atau Halitosis yang Bikin Kamu Minder

November 11, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Ada beragam penyebab bau mulut, mulai dari makanan, kondisi kesehatan hingga kebiasaan-kebiasaan lama yang tidak kamu sadari. Kalau tidak diatasi, maka kondisi ini bisa menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius.

Dilansir medicalnewstoday.com, kondisi yang membuat kepercayaan diri runtuh ini kira-kira menimpa 25 persen orang di seluruh dunia. Bau mulut juga menjadi alasan umum ketiga yang mendorong orang-orang untuk pergi ke dokter gigi.

Yuk, cari tahu apa itu halitosis atau bau mulut beserta penyebabnya dengan ulasan berikut ini!

Baca Juga: Rempah Kapulaga: Mengobati Bau Mulut hingga Anti-Kanker

Apa itu halitosis?

Halitosis adalah kondisi di mana mulut mengeluarkan bau tak sedap. Siapapun bisa mengalami kondisi ini, meski sedang sehat sekalipun. Hanya saja, ada sebagian orang yang menderita halitosis parah hingga membutuhkan perawatan di dokter gigi.

Medical News Today menjelaskan, pada umumnya, halitosis atau bau mulut dapat diatasi dengan metode rumahan, misalnya menggosok gigi. Jika bau tak sedap itu hilang setelah kamu membersihkan mulut, seharusnya tak ada yang perlu dikhawatirkan lagi.

Penyebab bau mulut secara umum

Menghilangkan gangguan ini memang bisa dilakukan dengan cara sederhana seperti mengubah pola hidup hingga rajin menjaga kebersihan mulut. Namun demikian, pahami juga penyebab bau mulut berikut ini:

Kesehatan gigi dan mulut yang buruk

Penyebab bau mulut yang paling umum adalah ketidakmampuan kamu dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Padahal, di dalam mulut selalu ada bakteri yang akan mengurai serpihan makanan yang tersangkut di gigi dan bagian mulut lainnya.

Ketika bakteri dan proses pembusukan ini berkolaborasi, maka hasilnya adalah bau tidak sedap dari dalam rongga mulut kamu. Oleh karena itu, sering-seringlah membersihkan gigi dengan sikat dan benang gigi. Jika tidak, bukan tak mungkin ini bisa menjadi penyebab bau mulut akut.

Menyikat gigi juga berguna untuk menyingkirkan plak atau partikel-partikel yang menumpuk di gigi dan menjadi penyebab bau mulut. Tidak hanya itu saja, penumpukan plak dapat menyebabkan gigi berlubang dan penyakit periodontal.

Bagi kamu yang memiliki gigi palsu, juga harus sering-sering membersihkannya tiap malam supaya tidak menjadi penyebab bau pada mulutmu.

Makanan dan minuman tertentu jadi penyebab bau mulut

Beberapa makanan dan minuman yang memiliki rasa yang kuat bisa menyebabkan bau mulut, lho. Contohnya adalah bawang bombay, bawang putih hingga kopi.

Saat mencerna makanan dan minuman ini, saluran pencernaan akan menyerap minyak dalam prosesnya. Minyak ini akan masuk dalam aliran darah hingga akhirnya terbawa ke paru-paru.

Kondisi inilah yang nantinya akan menjadi penyebab bau mulut kamu selama sekitar 72 jam ke depan. Jadi, sadari potensi bau mulut ini ketika kamu mengonsumsi makanan dan minuman berbau kuat.

Merokok

Rokok bukan hanya membuat mulut menjadi bau, tapi juga masalah kesehatan gigi dan gusi lainnya. Tanpa kamu sadari, saat kamu merokok maka mulutmu pun akan berbau seperti asap.

Sementara zat kimia rokok dapat membuat gigi kamu berubah warna, kehilangan kemampuan indra perasa hingga melukai gusi. Nah, gusi yang luka ini dapat menjadi satu penyakit baru dan mulut menjadi bau juga, lho.

Oleh karena itu, satu-satunya cara mencegah bau mulut adalah berhenti merokok. Perubahan kebiasaan ini awalnya memang berat, tapi banyak manfaat kesehatan lain yang bisa kamu dapatkan.

Mulut kering

Saat kamu kekurangan produksi air liur, maka mulut akan menjadi kering. Air liur ini juga memiliki peran dalam membersihkan mulut dan mengurangi bau, lho.

Penyebab dari mulut kering yang bisa memicu bau mulut ini antara lain adalah masalah di kelenjar air liur, tidur dengan mulut terbuka atau kamu mengonsumsi obat tertentu seperti tekanan darah tinggi.

Penyakit periodontal menjadi penyebab bau mulut akut

Penyakit ini terjadi ketika kamu tidak membersihkan plak dari gigi dengan sempurna. Karena lama kelamaan plak ini dapat berubah menjadi karang gigi, lho. 

Saat sudah menjadi karang gigi, kamu tidak bisa lagi membersihkannya dengan menyikat gigi. Karang gigi ini bisa melukai gusi, menciptakan kantung-kantung atau sedikit celah antara gigi dan gusi.

Kondisi ini merupakan cikal bakal bau mulut karena makanan, bakteri atau plak gigi dapat berkumpul di sana.

Masalah pada sinus, mulut dan tenggorokan

Bukan sekadar aroma tak sedap biasa, bau mulut bisa terjadi lebih parah dari yang dibayangkan. Berikut beberapa kondisi yang dapat menjadi penyebab bau mulut akut:

  • Infeksi sinus
  • Bronkitis kronis
  • Infeksi di bagian atas atau bawah saluran pernapasan

Baca Juga: Penting! Ini 7 Cara Menghilangkan Bau Mulut yang Mengganggu

Penyakit tertentu

Bau mulut bisa jadi merupakan gejala dari penyakit-penyakit tertentu seperti masalah ginjal, diabetes hingga gastroesophageal reflux disorder atau GERD. seakan saling berkaitan, GERD juga bisa menjadi penyebab dari bau tidak sedap di mulutmu.

Sementara itu saat kamu memiliki penyakit ginjal atau gagal lever hingga diabetes, napas kamu pun akan berbau amis. Sedangkan saat diabetes kamu tidak bisa ditangani dengan baik, napas kamu akan berbau seperti buah.

Penyebab halitosis pada ibu hamil

Dilansir dari Mom Junction, bau mulut saat sedang hamil adalah kondisi yang wajar dan sering terjadi. Keadaan tersebut umumnya dipengaruhi oleh berbagai perubahan yang terjadi pada tubuh. Beberapa penyebab halitosis pada ibu hamil meliputi:

  • Perubahan hormonal: Peningkatan hormon tertentu di dalam tubuh seperti estrogen dapat membuat mulut ibu hamil menjadi tempat ideal untuk berkembangnya plak. Kondisi ini memungkinkan lebih banyak sisa makanan yang menempel, hingga akhirnya memicu bau tak sedap.
  • Muntah: Mual dan muntah adalah dua hal yang hampir pasti terjadi pada setiap ibu hamil. Kondisi tersebut dapat membuat mulut menjadi lebih asam hingga menyebabkan bau kurang sedap.
  • Kurang kalsium: Janin di dalam kandungan menyerap kalsium dari ibu. Kondisi ini bisa melemahkan kekuatan gigi hingga rentan membuatnya berlubang. Makanan dapat dengan mudah tersangkut lalu menimbulkan bau mulut.
  • Dehidrasi: Ibu hamil dianjurkan untuk minum air lebih banyak, karena janin di dalam kandungan juga membutuhkannya. Kekurangan cairan bisa menyebabkan mulut kering dan memperparah baunya.
  • Pencernaan lambat: Penyebab halitosis pada ibu hamil yang satu ini jarang disadari. Perubahan hormonal pada kehamilan dapat memperlambat sistem pencernaan. Kondisi tersebut bisa menyebabkan asam lambung naik lalu menimbulkan bau tak sedap pada mulut.

Penyebab bau mulut pada anak

Halitosis bisa terjadi pada semua usia, termasuk anak-anak. Berikut beberapa penyebab bau mulut pada anak, seperti dilansir dari sebuah riset yang terbit pada Journal of Neonatal and Pediatric Medicine:

  • Gigi berlubang: Masa kanak-kanak adalah usia di mana gigi rentang berlubang. Adanya rongga pada gigi dapat menyulitkan anak untuk membersihkan kotoran atau sisa makanan yang tersangkut. Akibatnya, mikroba dan bakteri akan terus berkembang hingga memicu bau mulut.
  • Faktor kebersihan: Tak seperti orang dewasa, anak-anak biasanya belum bisa menyikat gigi dengan benar. Masih ada area di mulut yang mungkin luput dibersihkan. Tak hanya gigi, bau tak sedap bisa bersumber dari permukaan lidah, gusi, dan langit-langit mulut.
  • Bernapas lewat mulut: Anak-anak suka mencoba hal yang tidak biasa, termasuk bernapas lewat mulut. Kondisi tersebut dapat mempercepat penguapan air liur. Padahal, cairan liur diperlukan untuk membersihkan mikroorganisme pemicu halitosis secara alami.
  • Radang amandel: Sebagian anak sangat rentan mengalami radang amandel. Pembengkakan di rongga mulut tersebut bisa memperlambat masuknya makanan ke saluran cerna. Akibatnya, sisa makanan yang menumpuk di mulut menjadi lebih banyak.

Penyebab bau mulut saat bangun tidur

Hampir semua orang mengalami morning halitosis, yaitu ketika napas dari mulut beraroma tak sedap. Tak perlu khawatir, karena kondisi tersebut adalah normal. Dilansir dari Everyday Health, penyebab bau mulut saat bangun tidur adalah berkurangnya air liur.

Ketika sedang tidur, mulut menjadi kering karena menurunnya kadar air liur. Di waktu yang sama, bakteri semakin leluasa untuk berkembang. Akibatnya, saat bangun, kamu akan mendapati mulutmu beraroma tak sedap.

Bau mulut di pagi hari bisa makin parah jika semalaman kamu tidur dengan mendengkur.

Nah, itulah berbagai penyebab bau mulut yang perlu kamu tahu. Mengenal penyebab bau mulut bisa jadi satu cara untuk mengetahui penangannya.

Jika kamu memiliki pertanyaan seputara bau mulut atau masalah kesehatan lain, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kami melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Healthline.com (2014) diakses 19 Agustus 2020. Bad Breath (Halitosis)
  2. Hse.ie (2011) diakses 19 Agustus 2020. Bad breath
  3. Medicalnewstoday.com (2018) diakses 19 Agustus 2020. Everything you need to know about bad breath
  4. Mom Junction, diakses 11 November 2020, Bad Breath During Pregnancy: Causes, Symptoms, And Treatment.
  5. Neonatal and Pediatric Medicine, diakses 11 November 2020, The Causes of Holitosis in Children.
  6. Everyday Health, diakses 11 November 2020, Why Do We Have Morning Breath?
    register-docotr