Kamus Penyakit

Daftar Penyakit yang Ditularkan Lewat Gigitan Nyamuk, Apa Saja Jenisnya?

August 30, 2020 | Nanda Hadiyanti | dr. Ario W. Pamungkas
feature image

Nyamuk adalah salah satu hewan yang perlu diwaspadai. Karena terdapat sejumlah penyakit yang ditularkan melalui nyamuk, salah satunya malaria. Dilansir dari situs WHO, pada 2015 lalu malaria menyebabkan 438 ribu kematian.

Angka tersebut belum termasuk dari penyakit lainnya. Lalu penyakit apa saja yang bisa ditularkan melalui nyamuk yang perlu diwaspadai, dan seberapa berbahaya penyakit-penyakit tersebut? Berikut penjelasan selengkapnya.

Daftar penyakit yang ditularkan melalui nyamuk

Setidaknya ada enam jenis penyakit yang ditularkan melalui nyamuk. Keenam penyakit itu adalah:

Demam berdarah

Demam berdarah adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Jika seseorang mendapatkan virus ini dari nyamuk, akan menunjukkan gejala dalam empat hingga enam hari sejak terinfeksi.

Gejala penyakit ini seperti demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot atau sendi dan juga muncul bintik merah pada kulit. Jika tidak ditangani segera, dapat berkembang menjadi hal yang fatal dan dapat mengakibatkan kematian.

Malaria

Malaria ditularkan oleh nyamuk Anopheles dan termasuk ke dalam penyakit yang mengancam jiwa. Saat nyamuk menggigit manusia, ia akan melepaskan parasit plasmodium ke dalam darah.

Dalam waktu 48 hingga 72 jam, parasit akan berkembang biak dan menginfeksi sel darah merah. Setelah terinfeksi, orang tersebut akan menunjukkan gejala seperti demam tinggi, menggigil, berkeringat, sakit kepala, mual, muntah dan sejumlah gejala lainnya.

Penyakit malaria juga dapat menyerang ke otak dan komplikasi lain seperti, bengkak karena penumpukan cairan di paru-paru, gagal ginjal, hati atau limpa, anemia dan gula darah rendah.

Chikungunya

Sama seperti demam berdarah, chikungunya juga dapat ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Chikungunya menyebabkan orang yang menderitanya demam tinggi mendadak dan nyeri sendi.

Selain itu, gejala yang muncul akibat chikungunya bisa berupa sakit kepala dan munculnya ruam. Dan kebanyakan penderitanya dapat sembuh kembali.

Chikungunya umum terjadi di sekitar Asia dan juga India. Beberapa kasus juga menyebar hingga Eropa dan Amerika. Meski menyebar ke berbagai daerah, hingga kini tidak ada vaksin untuk mencegah penyakit ini.

Demam kuning

Demam kuning adalah penyakit akibat flavivirus yang masuk kedalam tubuh melalui gigitan nyamuk. Jika mengalaminya, kamu akan menunjukkan gejala yang mirip seperti flu berat.

Gejalanya antara lain, sakit kepala, panas dingin, demam, nyeri sendi dan otot. Jika sudah dalam tahap parah, juga akan menunjukkan gejala sakit punggung dan kehilangan nafsu makan.

Sebagian orang akan sembuh setelah melewati tahap parah, namun ada juga yang menunjukkan gejala semakin parah atau yang disebut fase membahayakan. Di mana orang tersebut akan mengalami masalah irama jantung, kejang perdarahan di hidung, mulut dan mata.

Selain itu fase membahayakan juga akan membuat orang mengalami penurunan jumlah urine, sakit perut hingga kejang. Fase ini dapat berakibat fatal. Namun menurut Healthline, sejauh ini hanya 15 persen orang dengan demam kuning yang mengalaminya.

West nile

Berbeda dari yang lain, saat gigitan nyamuk membuat kamu terinfeksi penyakit ini, kemungkinan besar kamu tidak akan langsung menyadarinya. Karena 8 dari 10 orang dengan west nile tidak menunjukkan gejala apapun.

Sementara, pada beberapa orang mungkin menunjukkan gejala seperti sakit kepala, nyeri sendi, muntah, diare dan ruam kulit. Meski penyakit ini dapat disembuhkan namun mungkin terjadi komplikasi.

Meski jarang terjadi, beberapa komplikasi yang mungkin terjadi antara lain infeksi otak yang disebut ensefalitis atau meningitis.

Zika

Zika juga ditularkan melalui gigitan nyamuk dan dapat menimbulkan gejala demam, ruam, nyeri sendi dan mata merah. Namun ini akan berbahaya bagi ibu hamil.

Karena dapat menyebabkan janin terlahir cacat, dengan kondisi yang disebut microcephaly. Di mana cacat ini membuat kepala bayi mengecil dan menyebabkan kerusakan otak.

Penyakit yang ditularkan oleh nyamuk lainnya

Meski tak seumum keenam penyakit yang sudah disebutkan, namun penyakit berikut ini juga disebabkan oleh nyamuk. Namun hanya terjadi di daerah tertentu saja.

  • La Crosse Encephalitis. Biasanya terjadi di musim semi hingga awal musim gugur di Amerika. Gejalanya seperti demam, mual dan sakit kepala.
  • Demam Rift Valley. Penyakit ini umum di Afrika dan mungkin juga terjadi di Arab Saudi dan Yaman. Gejalanya pusing dan lemas.
  • Virus Jamestown Canyon. Gejalanya seperti flu dan dapat ditularkan melalui beberapa jenis nyamuk sekaligus dan jarang terjadi. Biasanya terjadi di Amerika.

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. WHO diakses 27 Agustus 2020 Mosquito-borne diseases
  2. Webmd diakses 27 Agustus 2020 Diseases Spread by Mosquitoes 
  3. Webmd diakses 27 Agustus 2020 Dengue Fever 
  4. CDC diakses 27 Agustus 2020 West Nile virus 
  5. Healthline diakses 27 Agustus 2020 Yellow Fever 
  6. Healthline diakses 27 Agustus 2020 Malaria 
  7. Mayoclinic diakses 27 Agustus 2020 Chikungunya 
    register-docotr