Kamus Penyakit

Tinea Corporis

November 18, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Tinea corporis atau kurap di kulit merupakan infeksi yang disebabkan oleh jamur. Terkadang penyakit ini dinamakan tinea corporis karena ini merupakan tipe jamur yang menyebabkan infeksinya.

Sementara itu, di beberapa negara infeksi penyakit ini bisa disebabkan oleh spesies jamur yang berbeda. Di antaranya adalah Trichophyton rubrum, Microsporum canis, serta T. verrucosum.

Apa itu penyakit tinea corporis?

Tinea corporis adalah penyakit kulit yang bisa terjadi di bagian tubuh, kaki atau tangan yang infeksinya disebabkan oleh jamur dermatophyte. 

Dalam bahasa inggris, penyakit ini disebut dengan ringworm, bukan karena disebabkan oleh cacing, tapi karena mengacu pada ruam berbentuk lingkaran kecil yang muncul saat kamu terinfeksi.

Saat terkena tinea corporis, ruam infeksi bisa muncul di mana saja, kecuali kulit kepala, pangkal paha, telapak tangan dan telapak kaki. Penyakit ini sangat menular, tapi bukan sesuatu yang berbahaya.

Apa penyebab tinea corporis?

Penyebab dari penyakit tinea corporis adalah sekelompok jamur yang dinamakan dermatophyte. Jamur-jamur ini hidup di substansi yang disebut keratin, jaringan yang ditemukan di banyak bagian tubuh manusia, termasuk kuku, kulit dan rambut.

Tinea corporis juga disebut dengan kurap, dan tinea sendiri merupakan salah satu jamur spesifik yang menyebabkan infeksi ini. Selain kurap, jenis jamur tinea yang menyebabkan penyakit adalah:

  • Tinea pedis, biasanya disebut dengan kutu air
  • Tinea cruris, biasanya disebut jock itch atau infeksi jamur di selangkangan
  • Tinea capitis, juga disebut dengan kurap di kulit kepala

Siapa saja yang lebih berisiko terkena tinea corporis?

Anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan terkena infeksi kurap jika dibandingkan dengan orang dewasa. Meskipun demikian, semua orang bisa terkena penyakit ini jika memiliki faktor risiko sebagai berikut:

  • Tinggal di wilayah yang basah atau lembap
  • Berkeringat secara berlebihan
  • Melakukan olahraga yang banyak kontak fisiknya
  • Menggunakan pakaian yang ketat
  • Memiliki sistem imun yang lemah
  • Berbagi pakaian, tempat tidur atau handuk dengan orang lain

Apa saja gejala dan ciri-ciri tinea corporis?

Gejala dari infeksi penyakit tinea corporis biasanya dimulai sekitar 4 hingga 10 hari setelah kamu melakukan kontak dengan jamur tersebut.

Kamu akan sadar terinfeksi penyakit ini saat sebuah ruam berbentuk lingkaran muncul di kulit. Ujung dari ruam itu terlihat menonjol di kulit sementara keseluruhan ruam akan terasa gatal.

Gejala yang lebih parah dari penyakit ini biasanya muncul saat ruam itu menggandakan diri dan bersatu di kulit, membuatnya terlihat besar. Kamu pun akan mengalami kulit yang seperti melepuh di sekitar ruam tersebut.

Apa saja komplikasi yang mungkin terjadi akibat tinea corporis?

Infeksi dari penyakit tinea corporis biasanya tidak serius dan jarang sekali terjadi penyebaran ruam hingga ke bagian bawah permukaan kulit. Meskipun demikian, kalau kamu memiliki sistem imun yang buruk, maka kamu akan kesulitan untuk mengatasi penyakit ini.

Seperti penyakit kulit lainnya yang gatal, mudah terluka atau kulit menjadi rusak, maka ada potensi infeksi bakteri lainnya jika kamu tidak mengatasi penyakit ini.

Bagaimana cara mengatasi dan mengobati tinea corporis?

Biasanya ada dua langkah mengatasi penyakit ini, yaitu dengan:

Perawatan tinea corporis di Dokter

Dokter biasanya akan mengatasi penyakit ini dengan memberikan beberapa resep obat yang bisa kamu temukan di apotek atau bahkan tanpa perlu resep khusus. Tapi apabila penyakit ini tidak kunjung sembuh, kamu bisa diberikan resep dengan dosis yang lebih kuat.

Cara mengatasi tinea corporis secara alami di rumah

Beruntungnya, ada beberapa pengobatan di rumah yang bisa kamu jalankan untuk mengatasi penyakit ini. Yaitu dengan mengandalkan:

  • Air dan sabun
  • Cuka apel
  • Tea tree oil

Apa saja obat tinea corporis yang bisa digunakan?

Berikut ini adalah beberapa obat apotek atau alami yang bisa kamu gunakan:

Obat tinea corporis di Apotek

Untuk mengatasi penyakit tinea corporis, kamu bisa andalkan salep, bedak atau krim berikut:

  • Clotrimazole 
  • Miconazole 
  • Terbinafine
  • Tolfaftate 

Sementara jika tidak kunjung sembuh, dokter bisa memberikan griseofulvin yang lebih keras daripada obat di atas.

Obat tinea corporis alami

Berikut ini adalah obat-obat alami yang dapat kamu pakai untuk mengurangi gejala penyakit tinea corporis:

  • Minyak kelapa
  • Kunyit
  • Lidah buaya
  • Minyak oregano
  • Minyak atau teh lemongrass

Apa saja makanan dan pantangan untuk penderita tinea corporis?

Berikut ini adalah makanan yang dapat kamu konsumsi saat terkena tinea corporis:

  • Gandum utuh
  • Sayur-sayuran
  • Minyak nabati seperti minyak zaitun atau minyak kelapa
  • Telur
  • Daging dan seafood
  • Yoghurt
  • Bawang putih

Sedangkan untuk makanan yang harus kamu hindari adalah sebagai berikut:

  • Gula
  • Alkohol
  • Kacang-kacangan
  • Keju dan susu
  • Kopi
  • Cuka
  • Roti berragi
  • buah-buahan
  • Cokelat

Bagaimana cara mencegah penyakit tinea corporis?

Penyakit ini bisa dicegah dengan cara menghindari kontak dengan mereka yang sudah terinfeksi terlebih dahulu. Kontak ini termasuk yang dilakukan secara langsung atau tidak langsung.

Demikianlah segala sesuatu tentang tinea corporis yang wajib kamu pahami. Selalu jaga kesehatan kamu di manapun, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Healthline, diakses 10 November 2020. Ringworm of the Body (Tinea Corporis)
  2. Healthline, diakses 10 November 2020. Home Remedies for Ringworm
  3. Dermnet NZ, diakses 10 November 2020. Tinea Corporis
  4. mTatva Health, diakses 10 November 2020. Tinea Corporis: Treatment, Diet and Home Remedies
    register-docotr