Kamus Penyakit

Sulit Melihat saat Berkendara di Malam Hari? Cek, Mungkin Ini Penyebabnya

April 24, 2020 | Santi Andriani | dr. Sumeet Vasandani
feature image

Sering mengalami penglihatan buram di malam hari saat berkendara atau sekadar berjalan? Kamu tidak sendirian kok. Ternyata kasus ini juga banyak dialami orang dari belahan dunia lainnya.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh WHO, kasus rabun senja/kesulitan melihat pada malam hari mencapai hampir 1 persen dari jumlah populasi dunia.

Baca Juga: 7 Cara agar ASI Lancar Selama Puasa Ramadhan

Gangguan pada retina jadi faktor penglihatan buram di malam hari

Nyctalopia yaitu penurunan daya penglihatan pada cahaya yang redup. Foto: https://www.news-medical.net/

Kondisi ini sering juga disebut Nyctalopia yaitu penurunan daya penglihatan seseorang pada cahaya yang redup, paling sering disebabkan akibat kerusakan pada fungsi sel batang pada retina kamu. 

Mata adalah salah satu indera paling sensitif diciptakan untuk bisa menyesuaikan dengan kondisi terang maupun gelap dalam waktu singkat. Pada kondisi rabun senja, terjadi penurunan kemampuan mata untuk menyesuaikan penglihatan dengan pencahayaan yang kurang.

Penyebab terjadinya penglihatan buram di malam hari

Terdapat beberapa kondisi medis yang menyebabkan rabun senja, antara lain yang paling sering ditemui adalah:

1. Defisiensi Vitamin A 

Untuk kesehatan mata, pastikan tubuh tidak kekurangan vitamin A. Foto: https://www.openfit.com/

Disebabkan karena kurangnya asupan vitamin A pada diet sehari hari. Kurangnya Vitamin A memengaruhi fungsi kornea dan dapat berakibat pada rabun senja.

2. Miopia 

Disebut juga rabun jauh jika belum dikoreksi maka akan memengaruhi pandangan jauh mata.

3. Katarak 

penglihatan buram di malam hari
Kencing manis dan darah tinggi bisa sebabkan katarak. Foto: https://www.aao.org/

Kondisi ini sering terjadi pada yang berusia lanjut, atau bisa juga pada penderita penyakit kronis seperti kencing manis dan darah tinggi, yang menyebabkan lensa mata tampak buram atau keruh.

4. Retinitis Pigmentosa 

Penyakit genetik yang memengaruhi retina dan dapat menyebabkan penurunan penglihatan perifer dan penglihatan pada cahaya redup.

5. Glaukoma sebabkan penglihatan buram di malam hari

penglihatan buram di malam hari
Peningkatan tekanan dalam mata bisa sebabkan kerusakan pada saraf optik. . Foto: https://www.healthline.com/

Peningkatan tekanan di dalam mata sehingga menimbulkan kerusakan pada saraf optik dan berakibat penurunan penglihatan.

Baca Juga: Jangan Hanya Pakai, Perhatikan Juga Cara Merawat Lensa Kontak yang Benar

Karena kondisi ini dapat menyebabkan gangguan aktivitas sehari-hari serta juga dapat membahayakan keselamatan diri penderitanya, misalkan bila berkendara atau keluar di malam hari, disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter mata. 

Sementara untuk pencegahan dan menjaga kesehatan mata, maka, disarankan agar mengonsumsi makanan dan suplemen yang mengandung Vitamin A  karena  ini merupakan penyebab tersering rabun senja.

Reference

WHO. Global prevalence of night blindness and number of individuals affected in populations of countries at risk of vitamin A deficiency 1995 – 2005. 2005. 28 August 2019.

    register-docotr