Kamus Penyakit

Jangan Panik! Begini Cara Mengatasi Saraf Kejepit di Pinggang Belakang

August 18, 2020 | Felicia Elfriestha | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Saraf kejepit mungkin bisa jadi masalah yang serius dan menggangu aktivitas sehari-hari. Saraf terjepit biasanya disebabkan oleh saraf yang rusak.

Nah, agar tidak salah menanganinya, begini cara mengatasi saraf kejepit di pinggang belakang!

Baca Juga: Alami Saraf Kejepit? Mungkin Ini Penyebabnya

Cara mengatasi saraf kejepit di pinggang belakang

Saraf terjepit biasanya disebabkan oleh saraf yang rusak. Gejalanya dapat berupa rasa sakit, mati rasa, dan lemah. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasi saraf kejepit di pinggang belakang yakni:

1. Sesuaikan postur tubuh

Salah satu cara mengatasi saraf kejepit di pinggang belakang yang paling umum adalah mengubah cara duduk atau berdiri untuk menghilangkan rasa sakit dari penyakit saraf kejepit. 

Cobalah untuk membuat posisi yang membantu agar merasa lebih baik, lalu habiskan waktu sebanyak mungkin dalam posisi tubuh yang nyaman.

2. Berdiri di sela-sela jam kerja

Sebaiknya kamu sempatkan untuk berdiri di sela-sela jam kerja. Sesekali berdiri saat bekerja, terutama bagi mereka yang terlalu lama bekerja dengan duduk di depan komputer. Hal ini sangat penting dilakukan untuk mencegah dan mengatasi saraf kerepit.

Jika kamu tidak diizinkan bekerja sambil berdiri, pastikan untuk bangun dan berjalan-jalan setiap jam di sekitaran kantor. Cara ini bisa menjadi salah satu cara mengatasi saraf terjepit.

3. Istirahat yang cukup

Tidur merupakan hal yang sangat penting untuk penyembuhan saraf. Tubuh memperbaiki dirinya sendiri selama tidur, sehingga memberikan lebih banyak waktu untuk dapat membantu mengurangi gejala sakit lebih cepat. 

Pada beberapa kasus, mengistirahatkan tubuh dan tidur ekstra sudah cukup untuk memungkinkan saraf terjepit sembuh sendiri.

Dalam merawat dan mengatasi saraf terjepit, penting juga untuk tidak menggunakan area tubuh yang memiliki saraf terjepit secara berlebihan. Perlu diketahui bahwa kerusakan saraf bisa diperburuk oleh penggunaan berlebihan. 

Seseorang yang menderita saraf terjepit harus menghindari gerakan yang mengiritasi saraf. Selain itu, kamu juga harus mencoba tidur dalam posisi yang mengurangi tekanan pada saraf.

4. Melakukan peregangan

Kamu harus melakukan peregangan secara lembut untuk membantu meringankan tekanan pada saraf dan gejala. Usahakan jangan melakukan peregangan terlalu kuat. 

Jika mulai merasa sakit atau tidak nyaman, kendurkan peregangan. Ingatlah bahwa gerakan kecil dapat memiliki dampak besar sebagai obat saraf terjepit.

5. Kompres dengan bantalan pemanas

Kamu juga bisa menggunakan terapi panas untuk mengendurkan otot-otot yang mungkin tegang di sekitar saraf kejepit. Panas dapat meningkatkan aliran darah, yang dapat membantu proses pengobatan saraf kejepit.

Bantalan panas dapat kamu temukan dengan mudah dalam berbagai ukuran di apotek. Cara menggunakannya, tekan area yang nyeri dengan bantalan panas tersebut selama 10-15 menit pada suatu waktu.

6. Gunakan kompres es

Jika bagian tubuh kamu yang mengalami saraf kejepit juga bengkak dan nyeri, kamu bisa memanfaatkan kompres es. Es dipercaya dapat mengurangi pembengkakan dan peradangan akibat saraf kejepit.

Caranya mudah, kamu tinggal membungkus es menggunakan handuk dan terapkan langsung pada saraf yang terjepit selama 10-15 menit.

7. Mengangkat kedua kaki

Cara ini bisa dilakukan jika kamu mengalami saraf kejepit di punggung bagian bawah. Caranya dengan mengangkat kaki dengan sudut 90 derajat di bagian pinggul dan lutut selama beberapa saat.

8. Minum obat pereda nyeri

Kamu juga dapat menggunakan obat antiinflamasi nonsteroid yang dijual bebas, seperti ibuprofen atau aspirin.

Sebelum menggunakan kamu harus mengikuti instruksi pada kemasan obat. Jangan lupa, pastikan berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan jenis ini.

9. Perubahan gaya hidup

Sebaiknya kamu juga dapat merubah gaya hidup menjadi lebih baik untuk mengatasi dan mencegah saraf kejepit. Kamu bisa melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki, berenang, atau bersepeda.

Selain itu, kamu juga dapat menurunkan berat badan ekstra dapat membantu mengurangi tekanan pada saraf. Mobilitas tambahan dengan berolahraga secara teratur juga diyakini dapat mengurangi peradangan.

Jadi, jika kamu menderita saraf kejepit usahakanlah untuk melakukan cara-cara yang telah dijelaskan di atas. Tetapi jika tidak kunjung mereda, segera konsultasikan ke dokter agar mendapatkan penanganan lebih lanjut, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. healthline.com (2019) diakses 14 Agustus 2020. 9 Remedies for a Pinched Nerve. 14 Agustus 2020 pukul 20.30.
  2. medicalnewstoday.com (2020) diakses 14 Agustus 2020. How to treat a pinched nerve. 14 Agustus 2020 pukul 21.30.
    register-docotr