Kamus Penyakit

Wajib Tahu! Ini Berbagai Penyebab Mata Mudah Merah dan Berair

June 19, 2020 | Richaldo Hariandja
feature image

Mata merah dan berair bisa jadi pertanda jika mata kamu sedang bersentuhan dengan substansi yang menyebabkan inflamasi. Kondisi ini juga bisa jadi pertanda jika mata kamu sedang mengalami alergi.

Beberapa substansi yang dapat menyebabkan mata menjadi merah dan berair adalah virus, bakteri, debu hingga serbuk sari. Pada beberapa orang yang memiliki alergi, substansi ini dikenal sebagai alergen.

Baca Juga: Raw Food Diet Bisa Bikin Kamu Makin Sehat, Tapi Adakah Risikonya?

Untuk lebih jelasnya tentang penyebab mata merah dan berair kamu mesti simak informasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber berikut ini:

Mata merah dan berari karena alergi konjungtivitis

Alergi pada konjungtiva mata atau biasa disebut sebagai pinkeye terjadi saat ada inflamasi pada bagian selaput bening yang melapisi kelopak mata dan bagian putih dari mata.

Ini bisa terjadi karena adanya reaksi terhadap serbuk sari, jamur atau substansi alergen lainnya. Pada saat bersentuhan dengan alergen ini, tubuh akan melepaskan histamin dan pembuluh darah di konjungtiva akan menjadi bengkak.

Kondisi ini akan membuat mata kamu menjadi merah dan berair dengan cepat, selain itu akan muncul juga rasa gatal. Sejauh ini, tidak ada komplikasi dari penyakit ini kecuali menimbulkan rasa tidak nyaman.

Iritasi eksternal mata

Salah satu penyebab umum lainnya adalah iritasi pada mata. Bisa saja ini terjadi karena kamu menguceknya dengan terlalu keras atau ini bisa terjadi karena kamu lupa melepas lensa kontak sebelum tidur.

Iritasi juga bisa terjadi ketika debu atau pasir masuk ke dalam mata kamu. Namun, apapun penyebabnya, membilas mata dengan air dingin dapat menghilangkan penyebab iritasi tersebut.

Mata kering

Kondisi ini bisa terjadi ketika tubuh kamu tidak bisa menghasilkan air mata yang cukup karena adanya kekeringan di mata yang berlangsung dengan sangat cepat, atau tidak adanya keseimbangan air, minyak dan lendir.

Banyak hal yang menyebabkan mata kamu menjadi kering, mulai dari cuaca yang berangin hingga kondisi medis tertentu. Apapun penyebabnya, ketika kondisi ini muncul, maka mata akan bereaksi dengan membuat lebih banyak air mata.

Mata merah dan berair karena blespharitis

Kondisi ini terjadi ketika kelenjar minyak yang berada di pangkal bulu mata tersumbat dan menyebabkan inflamasi pada kelopak mata. 

Meskipun tidak menular, tapi ini bisa menyakitkan bagi mata dan menyebabkan sensasi berpasir dan terbakar pada mata. Pada saat ini, mata kamu pun akan menjadi merah dan berair.

Tersumbatnya saluran air mata

Dalam kondisi normal, air mata akan mengalir dari kelenjarnya yang berada di atas mata, menyebar membasahi permukaan bola mata dan mengering ke saluran di sudut mata.

Tapi apabila saluran ini tersumbat, air mata akan menumpuk dan menyebabkan mata kamu menjadi berair. Hal ini bisa disebabkan beberapa hal seperti infeksi, cedera pada mata dan juga penuaan.

Masalah pada kelopak mata

Kelopak mata bagaikan wiper pada mobil. Ketika kamu berkedip, dia akan menyebarkan air mata ke seluruh permukaan mata dan memberikan kelembapan ekstra.

Pada beberapa kasus, fungsi ini tidak bisa berjalan dengan baik, kelopak akan terlipat ke dalam sehingga bulu mata menjadi tumbuh ke arah mara, kondisi ini dinamakan entropion.

Ada juga kondisi yang dinamakan ectropion, yaitu ketika kelopak mata melekuk ke luar dan menyebabkan kelopak tidak bisa menjangkau seluruh mata ketika berkedip.

Kedua hal di atas bisa menyebabkan mata kamu menjadi merah dan berair. Untuk mengatasinya, biasanya kamu akan membutuhkan operasi untuk mengatasinya secara permanen.

Mata tergores

Debu, pasir dan lensa kontak dapat menyebabkan goresan pada bagian luar dari bola mata kamu yang disebut dengan kornea. Jika hal ini terjadi, maka mata kamu akan berair, sakit, dan terlihat merah dan sensitif terhadap cahaya.

Kondisi ini biasanya akan sembuh dalam sehari atau dua hari. Meskipun demikian, kamu mungkin membutuhkan perawatan untuk mencegah terjadinya infeksi.

Bintil di kelopak mata

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh bakteri. Saat bintilan, maka mata kamu akan mudah untuk berair.

Umumnya mata menjadi merah dan berair akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari. Oleh karena itu, biarkan saja dan jangan kamu pecahkan supaya infeksinya tidak menyebar.

 Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Webmd.com (2020) diakses 16 juni 2020. https://www.webmd.com/eye-health/ss/slideshow-watery-eyes-causes
  2. Helathyessentials.com (2019) diakses 16 juni 2020. https://www.healthyessentials.com/wellness-solutions/causes-of-itchy-watery-eyes
  3. Helathline.com (2019) diakses 16 juni 2020. https://www.healthline.com/health/allergies/eye-allergies
  4. Intermountainhealthcare.org (2017) diakses 16 juni 2020. https://intermountainhealthcare.org/blogs/topics/live-well/2013/11/red-itchy-and-watery-eyes-oh-my/
    register-docotr