Kamus Penyakit

Mengenal Penyakit Mata Ikan: Penyebab dan Cara Pengobatannya

June 5, 2020 | Dani Kosasih | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Mata ikan atau dalam istilah medis disebut clavus, paling sering terjadi pada tangan, bagian atas dan samping kaki serta di antara jari kaki.

Ini adalah sebuah kondisi penebalan kulit akibat tekanan dan gesekan yang terjadi berulang-ulang hingga menghasilkan hiperkeratosis.

Yuk ketahui lebih dalam tentang mata ikan dan cara pengobatannya!

Apa itu mata ikan?

Mata ikan biasanya berbentuk bulat dan kecil, dan akan terbentuk di bagian kulit yang tebal dan keras.

Pada kondisi umum, kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja dan tidak terlalu berbahaya. Hanya saja memang tidak sedap dipandang.

Namun, jika kamu memiliki diabetes, maka penyakit ini akan memiliki risiko lebih besar mengalami komplikasi.

Jenis-jenis mata ikan

Mata ikan memiliki bentuk yang cenderung kecil dan melingkar. Beberapa jenis yang umum terjadi adalah:

Mata ikan keras

Mata ikan jenis ini biasanya tumbuh di bagian atas kaki dimana di bagian ini kulit sering tertekan oleh tulang. Bentuknya biasanya lebih keras dan ukurannya kecil.

Mata ikan lunak

Mata ikan jenis ini memiliki permukaan yang jauh lebih tipis dan biasanya muncul di antara jari manis dan kelingking pada kaki.

Mata ikan kecil

Mata ikan jenis ini cenderung terjadi di bagian bawah kaki.

Penyebab umum mata ikan

Penyebab paling umum terjadinya kondisi ini biasanya karena penggunaan sepatu yang kurang sesuai dengan ukuran kaki. Bahkan sepatu hak tinggi pada perempuan banyak diaggap sebagai penyebab paling utama bagi wanita.

Ini karena penggunaan sepatu hak tinggi memberi tekanan pada jari kaki dan membuat wanita empat kali lebih mungkin mengalami masalah tersebut.

Selain itu, ada beberapa faktor risiko lain yang juga dapat menimbulkan terjadinya tekanan dan gesekan pada kaki, di antaranya adalah:

  • Mengenakan sepatu atau sandal tanpa kaus kaki
  • Berjalan atau berlari terlalu sering
  • Memiliki kelainan berupa tonjolan tulang yang tidak normal yang terbentuk pada sendi di dasar jempol kaki yang biasa disebut bunion
  • Memiliki kelainan bentuk pada jari kaki seperti cakar

Tanda dan gejala umum

Munculnya kondisi ini ditandai dengan terjadinya penebalan serta penonjolan berbentuk bulat pada kulit, terutama akibat gesekan atau tekanan berulang.

Selain itu, kulit di sekitarnya akan terasa lebih sensitif terhadap sentuhan.

Selanjutnya, benjolan itu akan terus meningkat ukurannya disertai dengan adanya peradangan, kemerahan serta rasa nyeri, terutama saat ditekan.

Pemeriksaan dan diagnosis mata ikan

Pemberian diagnosis bisa dilakukan hanya melalui pemeriksaan visual sederhana pada bagian kulit yang mengalami peradangan.

Dokter akan bertanya pada kamu terkait keluhan, riwayat medis, pekerjaan dan aktivitas sehari-hari yang kamu lakukan.

Jika penebalan berada di kaki, dokter akan meminta kamu untuk berjalan guna mengetahui penyebab-penyebab yang mungkin terjadi.

Jika kondisi kamu dianggap cukup parah, dokter akan merujuk ke ahli penyakit kaki atau podiatris. Podiatris adalah dokter spesialis penyakit dan gangguan pada kaki.

Cara pencegahan munculnya mata ikan

Sebagian besar penyebab munculnya mata ikan disebabkan karena penggunaan sepatu yang kurang sesuai dengan ukuran kaki. Oleh karena itu, langkah pencegahan yang banyak disarankan adalah memilih dan menggunakan sepatu yang sesuai.

Beberapa langkah pencegahan yang disarankan adalah:

  • Lakukan pengukuran pada kedua kaki secara tepat dan presisi sebagai pertimbangan untuk membeli sepatu yang sesuai dengan ukuran kaki
  • Pastikan lebar dan panjang sepatu kamu sesuai dengan ukuran setiap kaki
  • Lebihkan ukuran sepatu hingga setengah inci di antara jari kaki terpanjang kamu dan bagian depan sepatu. Indikatornya adalah jika kamu tidak dapat menggoyangkan jari-jari kaki pada sepatu artinya sepatu kamu terlalu ketat
  • Hindari penggunaan sepatu dengan ujung jari meruncing seperti sepatu hak tinggi
  • Jika kamu terpaksa harus menggunakan sepatu hak tinggi untuk kebutuhan pekerjaan atau gaya, kamu bisa coba untuk mengurangi ketinggian pada tumit
  • Oleskan krim atau salep pelembab khusus kaki
  • Jagalah kaki kamu agar selalu bersih
  • Gunakan selalu kaos kaki agar kaki terhindar dari gesekan
  • Jika kamu memiliki kondisi kaki hammertoes atau kondisi jari kaki yang melengkung ke bawah, pastikan bahwa bentuk sepatu kamu memberikan banyak ruang untuk jari kaki tersebut

Perawatan mata kaki di rumah

Biasanya, perawatan mata ikan tidak hilang hanya dalam satu malam. Namun, untuk penyakit dengan kondisi ringan, kamu bisa melakukan perawatan ringan dengan beberapa cara, seperti:

Menggunakan batu apung

Berikut beberapa cara menggunakan batu apung secara mandiri:

  • Rendam area tersebut dengan air hangat hinga kulit melembut selama lima hingga menit menit setiap hari
  • Basahi batu apung
  • Gosokkan batu apung secara satu arah di area kulit dengan mata yang telah melunak
  • Hati-hati saat menggesekkan batu apung. Jangan terlalu keras karena akan menyebabkan pendarahan
  • Oleskan krim atau lotion pelembap ke area tersebut dan daerah di sekitarnya setiap hari.
  • Gunakan produk pelembap yang mengandung, urea, asam salisilat, atau amonium laktat karena kandungan ini bermanfaat untuk melembutkan kulit.

Perawatan dengan bahan alami

  • Rendam kaki yang mengalami mata ikan dengan campuran air dan cuka apel. Kandungan asam dalam cuka apel dapat mengelupas sel kulit mati yang telah melunak setelah merendam kaki
  • Kamu juga bisa membuat campuran rendaman kaki dengan air dan garam epsom. Kandungan yang terdapat dalam garam epsom dapat membantu melunakkan sel kulit mati
  • Saat mata ikan terasa sakit dan nyeri, kamu bisa meletakkan kompres dingin untuk mengurangi rasa sakit selama 10 hingga 20 menit setiap hari
  • Jangan pernah mencoba memotong, mencukur habis atau menghilangkan mata ikan dengan benda tajam
  • Jangan mencoba untuk melakukan perawatan secara mandiri jika kamu seorang penderita diabetes, rentan terhadap infeksi atau memiliki kulit yang terlalu halus
  • Saat kondisi kamu sedang dalam masa perawatan, gunakanlah sepatu dengan ukuran yang sedikit lebih longgar sehingga membuat kaki terasa lebih nyaman

Obat untuk mata ikan

Pengobatan mata ikan dengan obat salep menjadi pilihan banyak orang. Foto: Freepik.com

Untuk melakukan perawatan dan pengobatan secara mandiri di rumah, kamu bisa membeli beberapa jenis obat salep yang dijual bebas di apotek maupun melalui resep dokter.

Berikut beberapa jenis obat salep untuk mata ikan yang bisa kamu gunakan:

Asam salisilat

Asam salisilat merupakan keratolitik yang dapat melarutkan protein, atau keratin pembentuk mata ikan, dan kulit mati di sekitarnya.

Asam salisilat tidak boleh digunakan untuk mengobati kutil di daerah kelamin, wajah, hidung atau mulut, tahi lalat, atau tanda lahir.

Salah satu obat mata ikan dengan kandungan asam salisilat yang dijual bebas adalah callusol. Jangan lupa untuk selalu mengikuti petunjuk penggunaan pada label kemasan. Bagi penderita diabetes, penggunaan obat mata ikan mengandung asam salisilat sangat tidak disarankan.

Triamcinolone

Triamcinolone termasuk dalam kelas obat kortikosteroid. Obat ini bekerja dengan mengaktifkan zat alami di kulit untuk mengurangi pembengkakan, kemerahan, dan gatal-gatal.

Triamcinolone tersedia dalam bentuk salep, krim, maupun losion, dengan efektivitas yang berbeda-beda untuk digunakan pada kulit.

Triamcinolone merupakan golongan kortikosteroid yang membantu mengobati kulit kering dan pengerasan kulit, termasuk mata ikan. Jangan lupa untuk selalu mengikuti petunjuk pada label resep dengan hati-hati.

Amonium laktat

Amonium laktat digunakan untuk mengobati kulit kering atau bersisik dan kondisi kulit kering yang diturunkan pada orang dewasa dan anak-anak.

Obat ini termasuk dalam kelas asam alfa-hidroksi, yang bekerja dengan meningkatkan hidrasi kulit.

Amonium laktat banyak dijual dalam bentuk krim dan losion yang biasa digunakan untuk membantu menipiskan kulit yang bermasalah.

Perawatan melalui anjuran dokter

Meskipun penggunaan salep atau krim pelembap cukup disarankan, namun penggunaan salep dengan kandungan urea tetap harus memerhatikan anjuran dokter. Ini karena urea memiliki kandungan dengan sifat yang lebih kuat dibandingkan asam salisilat.

Meskipun penggunaan salep berbahan urea diyakini lebih efektif, namun tetap harus melalui resep dokter.

Dokter juga akan memberikan rekomendasi antibiotik untuk mencegah infeksi pada perawatan yang dilakukan secara mandiri.

Mengatasi mata ikan dengan operasi

Pilihan operasi untuk mengobati kondisi ini memang masih jarang terjadi, namun pada beberapa kasus serius, operasi dapat menjadi pertimbangan. Apalagi jika kamu memiliki kelainan bentuk struktural pada kaki atau jari kaki.

Namun meskipun setelah operasi mata ikan berhasil disembuhkan, tidak ada jaminan bahwa kondisi tersebut tidak kembali lagi. Kamu tetap harus memerhatikan kondisi kebersihan dan kesehatan kaki serta penggunaan sepatu yang lebih baik.

Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

1. healtline.com (2017). Diakses 28 Mei 2020. https://www.healthline.com/health/foot-corn
2. webmd.com. Diakses 28 Mei 2020. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/understanding-corns-calluses-basics
3. mayoclinic.org. Diakses 28 Mei 2020. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/corns-and-calluses/symptoms-causes/syc-20355946
4. clevelandclinic.org. Diakses 28 Mei 2020. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/16896-corns-and-calluses
5. clevelandclinic.org. Diakses 28 Mei 2020. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/16896-corns-and-calluses/management-and-treatment
6. medlineplus.gov. Diakses 28 Mei 2020. https://www.medlineplus.gov/druginfo/meds/a607072.html
7. medlineplus.gov. Diakses 28 Mei 2020. https://www.medlineplus.gov/druginfo/meds/a617028.html
8. medlineplus.gov. Diakses 28 Mei 2020. https://www.medlineplus.gov/druginfo/meds/a601124.html

    register-docotr