Kamus Penyakit

Gejala Kanker Usus Jangan Disepelekan, Yuk, Kenali Sedari Dini!

June 13, 2020 | Dhiamara Arradea
feature image

Mempunyai gejala yang kerap disepelekan, di Indonesia sendiri kanker usus telah menjadi penyakit yang sudah cukup dikenal.

Dilansir dari Medicaldaily.com, sebuah riset mengatakan bahwa walaupun sebagian besar penderita berumur 50 tahun ke atas, tetapi penyakit ini bisa saja menyerang orang dewasa bahkan remaja sekalipun.

Oleh sebab itu, agar terhindar dari keterlambatan tindakan maka kamu harus mengenali gejala-gejala kanker usus sedari dini.

Apa itu kanker usus?

Kanker usus atau yang biasa disebut kanker kolorektal adalah kanker yang menyerang bagian pencernaan. The American Cancer Society memperkirakan 1 dari 22 pria dan 1 dari 24 wanita telah terkena kanker kolorektal selama masa hidup mereka.

Jika sudah melakukan pemeriksaan kepada dokter, penting untuk seorang dokter mengetahui stadium kanker agar bisa mendapatkan tindakan yang sesuai.

Seperti kanker pada umumnya, stadium 1 pada kanker kolorektal adalah tahap paling awal. Tahap-tahap berlangsung hingga ke tahap terakhir yaitu stadium 4. Apa sih dampak yang dirasakan pada masing-masing stadium?

  • Stadium 1: pada stadium awal ini kanker sudah menembus lapisan atau mukosa usus besar tetapi belum sampai menembus ke dinding organ.
  • Stadium 2: kanker sudah menyebar ke dinding usus besar tetapi belum mempengaruhi kelenjar getah bening dan jaringan-jaringan yang berada di dekatnya.
  • Stadium 3: pada fase ini, kanker sudah berpindah ke kelenjar getah bening tetapi belum  menyebar ke bagian lain dari tubuh. Biasanya, satu hingga tiga kelenjar betah bening telah terdampak pada tahap ini.
  • Stadium 4: kanker telah menyebar ke organ lain, bahkan hingga hati dan paru-paru.

Gejala-gejala kanker usus

Kanker usus atau kolorektal biasanya tidak menunjukkan gejala apapun, terutama pada tahap awal. Padahal pada tahap awal sebenarnya sudah ada gejala-gejala yang mungkin kamu rasakan, seperti:

  • Perubahan kebiasaan buang air besar, yang meliputi sembelit dan diare
  • Perubahan warna tinja
  • Perubahan bentuk tinja
  • Mengeluarkan darah saat buang air besar
  • Mengeluarkan gas yang berlebihan
  • Merasa kram dan sakit pada perut, serta merasa ketidaknyamanan pada perut secara terus-menerus

Berbeda dengan stadium 3 dan 4, jika kamu mengalami gejala-gejala seperti ini maka segeralah melakukan pemeriksaan ke dokter. Gejala-gejala tersebut meliputi:

  • Kelelahan yang berlebihan
  • Merasa lemas tanpa adanya alasan
  • Penurunan berat badan secara tiba-tiba
  • Perubahan feses yang terjadi selama lebih dari satu bulan
  • Merasa seperti usus tidak pernah kosong
  • Muntah

Jika sel kanker menyebar ke bagian lain dari tubuh kamu, maka kamu akan mengalami:

  • Penyakit kuning (mata dan kulit kuning)
  • Bengkak di tangan atau kaki
  • Kesulitan bernapas
  • Sakit kepala kronis
  • Penglihatan kabur
  • Patah tulang

Jenis-jenis kanker usus

Kanker usus sebenarnya memiliki lebih dari satu jenis, lho. Perbedaan jenis kanker biasanya berkaitan dengan jenis sel yang berubah menjadi kanker serta di bagian mana mereka terbentuk.

Jenis kanker usus besar yang paling umum dimulai dari adenokarsinoma. Menurut American Cancer Society, adenokarsinoma membentuk 96% dari semua kasus kanker usus besar, kecuali jika dokter menentukan sebaliknya.

Adenokarsinoma terbentuk di dalam sel-sel lendir di usus besar atau rektum. Tidak jarang kanker kolorektal disebabkan oleh jenis tumor lain, seperti:

  • Limfoma, terbentuk di kelenjar betah bening atau di usus besar terlebih dahulu
  • Carcinoids, terbentuk dari sel-sel pembuat hormon di dalam usus
  • Sarkoma, terbentuk di jaringan lunak seperti otot di usus besar
  • Tumor stroma gastrointestinal, berawal dari tumor jinak dan kemudian berubah menjadi kanker (biasanya terbentuk di saluran pencernaan, tetapi jarang terjadi di usus besar)

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar kanker usus? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Medicaldaily.com (2019) diakses 10 Juni 2020. Colon Cancer Warning Sign You Shouldn’t Ignore
  2. Healthline.com (2019) diakses 10 Juni 2020. Colorectal (Colon) Cancer
  3. Cancer.org (2018) diakses 10 Juni 2020. What is Colorectal Cancer?
  4. Cancer.org (2018) diakses 10 Juni 2020. Key Statistic For Colorectal Cancer
    register-docotr